Prinsip: yang punya akan diberi lebih, yang tidak punya akan kehilangan
Matius 25:29
Modal yang Harus Dikelola, Bukan Disimpan
“Sebab, setiap orang yang memiliki akan diberi lagi, dan ia akan berkelimpahan. Akan tetapi, dari orang yang tidak memiliki, bahkan apa yang ia miliki akan diambil.”Matius 25:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”Matius 25:29 · TB
Terjemahan Baru
“Karena orang yang sudah mempunyai, akan diberi lebih banyak lagi, dan ia akan berkelebihan. Tetapi orang yang tidak punya, sedikit yang masih ada padanya akan diambil juga.”Matius 25:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Buanglah pegawai yang tidak berguna ini ke luar, ke dalam penjara yang paling gelap. Orang-orang yang berada di situ akan selalu menangis dan sangat menderita.’” Lalu Yesus menyimpulkan perumpamaan-Nya, “Setiap orang yang setia mengerjakan apa yang dipercayakan Allah kepadanya akan diberi lebih banyak lagi, sampai dia berkelimpahan. Tetapi setiap orang yang tidak setia mengerjakan apa yang dipercayakan kepadanya, maka apa pun yang masih ada padanya akan diambil.””Matius 25:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For unto every one that hath shall be given, and he shall have abundance: but from him that hath not shall be taken away even that which he hath.”Matius 25:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 25:29?
Prinsip Kerajaan Surga: yang punya akan diberi lagi sampai berkelimpahan, tetapi yang tidak punya, bahkan yang dimilikinya akan diambil.
Latar belakang
Prinsip yang tampak tidak adil tapi logis
Yesus merumuskan hukum yang terasa keras: yang punya akan dapat lebih, yang tidak punya akan kehilangan bahkan yang sedikit. Ini bukan soal kekayaan materi — ini tentang bagaimana kepercayaan dan tanggung jawab bekerja. Yang mengelola dengan baik layak dipercayakan lebih.
Di mana
Bukit Zaitun, Yerusalem
Di luar tembok kota · sore hari
Kapan
~30 M
Minggu terakhir pelayanan Yesus
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazareth, menyimpulkan prinsip dari perumpamaan
Kepada
Murid-murid Yesus
Empat murid bertanya soal akhir zaman di Bukit Zaitun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τῷ γὰρ ἔχοντι παντί
to gar echonti panti · to everyone who has/setiap orang yang memiliki
Kepada setiap orang yang punya (dalam arti mengelola dengan bertanggung jawab) — bukan sekadar menyimpan.
περισσευθήσεται
perisseuthesetai · abundance/berkelimpahan
Akan berkelimpahan — passive divine, artinya Allah yang menyebabkan kelimpahan itu, bukan usaha sendiri.
καὶ ὃ ἔχει
kai ho echei · even what he has/bahkan apa yang ia miliki
Bahkan yang tersisa — penekanan bahwa inaksi total tidak netral; itu pengurangan dari apa yang sudah ada.
Prinsip ini bukan tentang kekayaan material — ini tentang respons terhadap kepercayaan. Mengelola dengan setia membuka pintu kepercayaan yang lebih besar. Mengabaikan kepercayaan justru menyusutkan bahkan yang sudah ada.
Tahukah kamu
Prinsip ini muncul di empat tempat berbeda dalam Injil-injil sinoptik
Yesus mengucapkan variasi prinsip ini di Mat 13:12, Mat 25:29, Mrk 4:25, dan Luk 8:18. Pengulangan di berbagai konteks menunjukkan ini bukan pernyataan kebetulan tapi prinsip yang Dia ajarkan secara konsisten.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 25:29
Matius 13:12
prinsip yang sama diajarkan di konteks berbeda
“Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun yang ada padanya akan diambil dari padanya.”
Markus 4:24
respons yang proporsional terhadap apa yang diterima
“Perhatikan apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.”
Lukas 12:48
penerimaan besar menghasilkan tuntutan yang besar pula
“Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 25:29
✕ Sering dikira
"Ini janji bahwa orang kaya akan semakin kaya secara finansial"
✓ Yang sebenarnya
Konteks perumpamaan ini adalah kepercayaan yang dikelola — bukan akumulasi kekayaan material. Prinsip ini berlaku di ranah rohani.
✕ Sering dikira
"Yang tidak punya akan selalu dihukum lebih keras"
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini bicara tentang respons terhadap kepercayaan yang diberikan — bukan status ekonomi seseorang secara umum.
Renungan
Renungan Singkat Matius 25:29
Semakin kita menggunakan talenta untuk Tuhan, semakin bertambah berkat-Nya. Sebaliknya, jika tidak dipakai, berkat itu bisa hilang. Mari aktif bertumbuh.
Bapa, tolong aku untuk terus bertumbuh dan memakai talenta-Mu agar berkat-Mu melimpah, Amin.