Ingin menangkap tapi takut kepada orang banyak
Matius 21:46
Perumpamaan Penyewa Kebun Anggur
“Akan tetapi, ketika mereka berusaha untuk menangkap Yesus, mereka takut kepada orang banyak karena orang banyak itu menganggap bahwa Yesus adalah nabi.”Matius 21:46 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.”Matius 21:46 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi mereka berusaha menangkap Dia. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, sebab orang banyak itu menganggap Yesus seorang nabi.”Matius 21:46 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka mereka mencari cara untuk menangkap Dia, tetapi tidak berhasil karena mereka takut pada orang banyak yang percaya bahwa Yesus adalah nabi.”Matius 21:46 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But when they sought to lay hands on him, they feared the multitude, because they took him for a prophet.”Matius 21:46 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 21:46?
Meskipun para pemimpin agama ingin menangkap Yesus, mereka takut kepada orang banyak yang menganggap Yesus sebagai nabi. Ketakutan ini menghalangi mereka untuk bertindak, menunjukkan bahwa popularitas Yesus melindungi-Nya untuk sementara waktu.
Latar belakang
Waktu bukan sekarang, tapi belum lama
Para pemimpin ingin menangkap Yesus — keinginan sudah bulat. Tapi massa yang menganggap Yesus sebagai nabi menjadi penghalang. Mereka harus menunggu momen yang tepat: ketika Yesus sendirian, jauh dari kerumunan. Dan momen itu akan tiba di taman Getsemani, malam sebelum Paskah.
Di mana
Pelataran Bait Allah, Yerusalem
Di tengah kerumunan yang masih menganggap Yesus sebagai nabi
Kapan
~30 M
Minggu Sengsara — hari Selasa
Yang berbicara
Matius (narator)
Mencatat hambatan terakhir yang menghentikan penangkapan Yesus saat ini
Kepada
Pembaca Injil
Yang melihat betapa tipisnya pengamanan Yesus — hanya opini publik
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ζητοῦντες αὐτὸν κρατῆσαι
zētountes auton kratēsai · sought to arrest
Berusaha menangkap-Nya — kata kerja yang terus berlangsung, bukan satu upaya
ἐφοβήθησαν
ephobēthēsan · they feared
Mereka takut — aorist yang menunjukkan ketakutan pada momen itu
εἶχον αὐτὸν ὡς προφήτην
eichon auton hōs prophētēn · they held him as a prophet
Mereka menganggapnya sebagai nabi — opini publik yang melindungi Yesus sementara
Kata 'ephobēthēsan' (mereka takut) menutup pasal 21 dengan ironi: pemimpin agama yang seharusnya takut kepada Allah justru takut kepada opini publik. Ketakutan yang salah arah inilah yang menjadi pola berulang dalam kehancuran mereka.
Tahukah kamu
Opini publik sebagai faktor perlindungan yang sementara
Sepanjang Injil Matius, 'ketakutan kepada orang banyak' muncul berkali-kali sebagai faktor yang menghambat tindakan para pemimpin (Matius 14:5, 21:26, 21:46). Tapi ketika Yudas menawarkan cara menangkap Yesus secara diam-diam (Matius 26:14-16), hambatan itu pun hilang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:46
Matius 26:3-5
Rencana yang akhirnya dijalankan ketika momen tepat tiba
“Imam kepala dan tua-tua berkumpul... untuk menangkap Yesus secara licik dan membunuh-Nya... jangan saat hari raya”
Matius 26:14-16
Solusi untuk masalah 'takut kepada massa' — penangkapan diam-diam
“Yudas pergi ke imam kepala dan menawarkan untuk menyerahkan Yesus”
Yohanes 7:13
Pola ketakutan yang mempengaruhi tindakan
“Tidak ada yang terang-terangan berbicara tentang Dia karena takut kepada orang Yahudi”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 21:46
✕ Sering dikira
Ketakutan mereka kepada massa berarti mereka masih menghormati opini publik
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan penghormatan tapi kalkulasi strategis — mereka hanya menunggu momen yang lebih aman untuk bertindak
✕ Sering dikira
Karena tidak bisa menangkap Yesus, para pemimpin menyerah dan melepaskannya
✓ Yang sebenarnya
Mereka tidak menyerah — hanya menunggu. Beberapa hari kemudian Yudas memberikan cara yang mereka butuhkan
Renungan
Renungan Singkat Matius 21:46
Jangan biarkan rasa takut pada manusia mengendalikan keputusanmu. Integritas dan kebenaran harus lebih utama daripada kekhawatiran akan pendapat orang lain.
Ya Bapa, lepaskan aku dari ketakutan akan manusia, agar aku berani berdiri di pihak-Mu. Amin.