Penyewa berkomplot membunuh ahli waris

Matius 21:38

Perumpamaan Penyewa Kebun Anggur

Akan tetapi, ketika para petani itu melihat anaknya, mereka berkata di antara mereka sendiri, ‘Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia dan merampas warisannya.’

Matius 21:38 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Matius 21:38?

Para pengurus kebun melihat anak pemilik kebun sebagai ahli waris, lalu berencana membunuhnya untuk merampas warisan. Ini menggambarkan para pemimpin agama yang menolak Yesus karena takut kehilangan pengaruh dan kuasa mereka. Mereka lebih memilih mempertahankan kepentingan sendiri daripada menerima kehendak Allah.

Latar belakang

Perampasan yang mereka anggap logis

Para penyewa melihat anak sang pemilik dan pikiran mereka langsung ke keuntungan: kalau tidak ada ahli waris, kebun anggur ini bisa jadi milik kami. Logika mereka sesat — membunuh ahli waris tidak otomatis membuat mereka punya hak atas properti. Tapi keserakahan sering membutakan logika.

Di mana

Dalam perumpamaan: kebun anggur

Momen konspirasi yang menjadi titik balik cerita

Kapan

~30 M

Minggu Sengsara — hari Selasa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemilik utus anak sebagai langkah terakhir
Penyewa melempar anak ke luar dan membunuhnya
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus (narator — suara penyewa)

Mengungkap niat jahat para penyewa saat melihat sang anak

P

Kepada

Para pemimpin agama

Yang tidak sadar sedang mendengar rencana mereka sendiri

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

κληρονόμος

klēronomos · heir

Ahli waris — yang berhak mewarisi setelah kematian pemilik

δεῦτε ἀποκτείνωμεν αὐτόν

deute apokteinōmen auton · come, let us kill him

Mari, kita bunuh dia — undangan ke kejahatan kolektif

κληρονομίαν

klēronomian · inheritance

Warisan — yang ingin mereka rampas

Kata 'klēronomos' dan 'klēronomian' (ahli waris dan warisan) muncul berdampingan — ini adalah pikiran yang terkait: musnahkan ahli waris, rampas warisan. Logika yang sama ada di belakang rencana membunuh Yesus.

Tahukah kamu

Konspirasi ini cermin dari konspirasi nyata

Matius 26:3-4 mencatat bahwa beberapa hari setelah perumpamaan ini, imam kepala dan tua-tua benar-benar berkumpul di istana Kayafas untuk merancang penangkapan dan pembunuhan Yesus. Perumpamaan ini nyaris menjadi laporan intelijen tentang apa yang akan segera terjadi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:38

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Matius 21:38

✕  Sering dikira

Secara hukum, membunuh ahli waris memang membuat properti jatuh ke tangan orang yang menguasainya

✓  Yang sebenarnya

Secara hukum Romawi, warisan bisa diklaim secara 'adverse possession' dalam beberapa situasi — tapi pembunuhan tetap tidak memberikan hak waris yang sah

✕  Sering dikira

Perumpamaan ini dibuat-buat dan tidak realistis

✓  Yang sebenarnya

Kondisi sosial-ekonomi di Palestina abad pertama yang ditandai ketegangan antara pemilik tanah absen dan petani penggarap membuat skenario ini sangat bisa dipahami

Renungan

Renungan Singkat Matius 21:38

Jangan biarkan ambisi atau ketakutan membuat kita menolak kebenaran Allah. Renungkan: apakah ada 'warisan' yang kita pegang erat sehingga kita menolak kehendak-Nya?

Bapa, ampunilah aku jika ada keegoisan dalam hatiku yang membuatku menolak otoritas-Mu; ubah aku menjadi rendah hati. Amin.