Anak sendiri diutus — mereka pasti akan menghormatinya
Matius 21:37
Perumpamaan Penyewa Kebun Anggur
“Akhirnya, pemilik kebun itu mengutus anaknya kepada mereka, katanya, ‘Mereka akan menghormati anakku.’”Matius 21:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.”Matius 21:37 · TB
Terjemahan Baru
“Akhirnya tuan tanah itu mengirim kepada mereka anaknya sendiri. 'Pasti anak saya akan dihormati,' pikirnya.”Matius 21:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akhirnya dia mengutus anaknya sendiri kepada para petani itu dengan pikiran, ‘Tentu mereka akan menghormati anakku.’”Matius 21:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But last of all he sent unto them his son, saying, They will reverence my son.”Matius 21:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 21:37?
Dalam perumpamaan ini, pemilik kebun anggur adalah Allah, dan anaknya adalah Yesus. Setelah para pengurus kebun menolak dan menganiaya para utusan (nabi), sang pemilik tetap mengirim anaknya dengan harapan mereka akan menghormatinya. Ini menunjukkan kesabaran dan kasih Allah yang luar biasa, yang memberikan kesempatan terakhir melalui Anak-Nya.
Latar belakang
Logika kasih yang tidak logis
Setelah dua gelombang hamba diserang, pemilik memilih mengirim anaknya sendiri. Dari logika bisnis, ini adalah keputusan paling berisiko. Tapi dari logika kasih, ini adalah langkah terakhir yang paling mulia. Dan alasannya: 'Mereka akan menghormati anakku.' Ini bukan naivitas — ini harapan terakhir seorang ayah.
Di mana
Dalam perumpamaan: di rumah pemilik kebun
Keputusan terakhir dan paling berani dari seorang ayah
Kapan
~30 M
Minggu Sengsara — hari Selasa
Yang berbicara
Yesus (narator dalam perumpamaan)
Sampai pada puncak cerita: pengiriman sang anak
Kepada
Para pendengar di Bait Allah
Yang sudah menanti kemana cerita ini akan berujung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
υἱόν
huion · son
Anak laki-laki, keturunan langsung — posisi paling tinggi setelah pemilik
ὕστερον δέ
hysteron de · last of all
Terakhir dari semuanya — puncak dari serangkaian pengiriman
ἐντραπήσονται
entrapēsontai · they will respect
Mereka akan segan, menghormati — harapan yang tersirat dalam pengiriman
Kata 'hysteron' (terakhir) menandai puncak narasi — tidak ada lagi yang bisa diutus setelah anak. Kata 'huion' (anak) membawa bobot teologis: Allah mengutus Anak-Nya sendiri sebagai langkah terakhir cinta-Nya.
Tahukah kamu
Kata 'anak' dalam bahasa Yunani sangat khas
Kata yang digunakan untuk 'anak' di sini adalah 'huios' — anak laki-laki, keturunan langsung. Ini bukan sekadar 'pelayan lebih tinggi' — ini anak kandung sang pemilik. Bagi telinga Kristen mula-mula, kata ini langsung mengingatkan pada 'Anak Allah'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:37
Yohanes 3:16
Motif pengutusan Anak oleh Bapa karena kasih
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal”
Ibrani 1:1-2
Anak sebagai utusan terakhir Allah setelah para nabi
“Pada zaman akhir ini, Allah berbicara kepada kita melalui Anak-Nya”
Roma 8:3
Pengutusan Anak sebagai puncak rencana Allah
“Allah mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 21:37
✕ Sering dikira
Pemilik sangat naif karena tidak bisa membayangkan anaknya akan disakiti
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menunjukkan naivitas — ini adalah harapan yang disengaja, langkah iman terakhir dari kasih yang tidak mau menyerah
✕ Sering dikira
Ini hanya perumpamaan tentang pertanian, tidak ada makna teologis dalam 'anak'
✓ Yang sebenarnya
Kata 'huion' dipilih secara cermat dan Yesus sendiri diidentifikasi sebagai Anak Allah — hubungan ini tidak bisa diabaikan
Renungan
Renungan Singkat Matius 21:37
Allah selalu memberi kesempatan kedua, bahkan ketika kita gagal berulang kali. Jangan sia-siakan kesempatan yang diberikan-Nya; sambutlah Yesus dengan hati terbuka, bukan dengan penolakan.
Tuhan, terima kasih atas kesabaran-Mu yang tak pernah berkesudahan; ajar aku untuk menghormati Yesus dalam setiap aspek hidupku. Amin.