Petrus Menegur Yesus
Matius 16:22
Jalan yang Tidak Pernah Mereka Bayangkan
“Kemudian, Petrus menarik Yesus ke samping, menegur-Nya, dan berkata, “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu dari Engkau! Hal ini tidak akan pernah terjadi pada-Mu.””Matius 16:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."”Matius 16:22 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur Dia, katanya, "Mudah-mudahan Allah menjauhkan hal itu, Tuhan! Jangan sampai hal itu terjadi pada Tuhan!"”Matius 16:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Petrus berpikir bahwa Raja Penyelamat tidak mungkin menderita. Maka dia menarik Yesus menjauh sedikit dari kami dan menegur-Nya, “Tuhan, tidak mungkin Allah mengizinkan itu terjadi. Jangan berpikir bahwa Engkau akan mengalami hal-hal itu.””Matius 16:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Peter took him, and began to rebuke him, saying, Be it far from thee, Lord: this shall not be unto thee.”Matius 16:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 16:22?
Petrus, yang baru saja mengaku Yesus sebagai Mesias, menolak gagasan bahwa Yesus harus menderita. Dia menarik Yesus ke samping dan menegur-Nya, menunjukkan bahwa dia masih memiliki pemikiran duniawi tentang Mesias yang berkuasa, bukan yang menderita.
Latar belakang
Dari pahlawan ke hambatan dalam satu ayat
Petrus yang baru saja mendapat pujian luar biasa dari Yesus kini menarik-Nya ke samping dan menegur-Nya. 'Hal ini tidak akan pernah terjadi pada-Mu' — ini bukan keberanian tapi kepanikan. Mesias yang mati tidak masuk dalam peta harapan Petrus.
Di mana
Kaisarea Filipi (Banias)
Momen langsung setelah pemberitahuan penderitaan Yesus
Kapan
~29 M
Pemberitahuan pertama tentang penderitaan Yesus
Yang berbicara
Petrus
Murid yang baru saja dipuji Yesus — kini menegur-Nya
Kepada
Yesus
Yang baru saja memberitahukan tentang penderitaan-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προσλαβόμενος
menarik Yesus ke samping · took him aside
Mengambil seseorang untuk bicara secara pribadi — gestur sopan
ἐπιτιμᾶν
menegur · rebuked
Kata keras — sama yang dipakai Yesus saat mengusir roh jahat
ἵλεώς σοι
kiranya Allah menjauhkan hal itu · God forbid
Ungkapan Ibrani: 'Belas kasihan kepadamu!' — ekspresi syok dan penolakan
Kata 'menegur' (epitiman) yang Petrus gunakan terhadap Yesus adalah kata yang sama ketika Yesus mengusir roh jahat. Tanpa sadar, Petrus mengambil posisi yang sangat berbahaya — mencoba menghalangi rencana Allah.
Tahukah kamu
Menarik orang ke samping adalah gestur yang sangat sopan di budaya Mediterania
Petrus tidak menegur Yesus di depan semua orang — dia menarik-Nya ke samping secara pribadi. Ini cara sopan untuk memberikan koreksi tanpa mempermalukan. Ironisnya, respons Yesus sangat publik dan keras.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 16:22
Yesaya 55:8-9
Jurang antara perspektif manusia dan perspektif Allah
“Pikiran-Ku bukan pikiranmu, dan jalanmu bukan jalan-Ku”
Zakaria 9:9
Gambaran PL tentang Mesias yang berbeda dari harapan umum
“Lihatlah, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai keledai”
Roma 8:7
Pikiran manusia yang menentang rencana Allah
“Keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 16:22
✕ Sering dikira
'Petrus jahat karena menegur Yesus.'
✓ Yang sebenarnya
Petrus bertindak dari kasih dan harapan yang keliru — dia tidak mau kehilangan Yesus. Kesalahannya adalah menempatkan pikiran manusia di atas rencana Allah.
✕ Sering dikira
'Teguran Petrus menunjukkan dia tidak sungguh-sungguh percaya.'
✓ Yang sebenarnya
Justru karena dia percaya Yesus adalah Mesias, dia tidak bisa menerima konsep Mesias yang mati — pemikirannya tentang Mesias yang salah, bukan imannya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 16:22
Kita sering juga menolak rencana Allah yang melibatkan penderitaan atau kesulitan, karena kita ingin jalan yang nyaman. Namun, kita perlu belajar untuk menerima kehendak Allah, bahkan ketika itu tidak sesuai keinginan kita.
Ya Bapa, ampuni kami ketika kami mencoba menghalangi rencana-Mu karena takut atau tidak mengerti. Ajarkan kami untuk percaya bahwa jalan-Mu adalah yang terbaik. Amin.