Yesus memecah roti dan mengucap syukur

Matius 14:19

Raja yang Gelisah dan Roti yang Berlipat Ganda

Kemudian, Dia menyuruh orang banyak itu duduk di rumput, dan Dia mengambil 5 roti dan 2 ikan itu, lalu sambil memandang ke langit, Dia mengucap syukur dan memecah-mecahkan roti itu. Setelah itu, Dia memberikannya kepada murid-murid-Nya, dan murid-murid-Nya kepada orang banyak.

Matius 14:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Matius 14:19?

Yesus menyuruh orang banyak duduk di rumput, mengambil lima roti dan dua ikan, menengadah ke langit, mengucap syukur, memecah-mecahkan roti, lalu memberikannya kepada murid-murid untuk dibagikan kepada orang banyak. Ini menunjukkan kuasa-Nya dan cara-Nya memberkati dari yang sedikit.

Latar belakang

Ritual makan Yahudi yang dikenal semua orang

Urutan yang dilakukan Yesus — mengambil, mendongak ke langit, mengucap syukur, memecah-mecah, memberikan kepada murid — adalah tata cara doa makan standar orang Yahudi. Tapi ada yang berbeda: murid yang kemudian meneruskan membagi ke ribuan orang. Yesus bukan sekadar berdoa, Dia mentransformasi.

Di mana

Padang terpencil, tepi Danau Galilea

Ribuan orang duduk di atas rumput

Kapan

~29 M

Mukjizat penggandaan roti

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesus minta roti dibawa ke hadapan-Nya
Ribuan orang makan dan kenyang
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Matius

mantan pemungut cukai, murid Yesus

P

Kepada

Pembaca Injil Matius

komunitas Yahudi Kristen generasi pertama

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

εὐλόγησεν

eulogēsen · mengucap syukur

Dari eu (baik) + logos (kata) — berbicara baik, memberkati. Doa syukur standar Yahudi sebelum makan.

κατέκλασεν

kateklasen · memecah-mecahkan

Kata kerja yang berarti mematahkan habis — roti dipecah menjadi bagian-bagian yang bisa dibagi-bagi.

ἐδίδου

edidou · memberikannya

Imperfek — memberikan terus-menerus, tidak berhenti. Proses pembagian berlangsung lama, tidak sekaligus.

Kata 'memberikan' dalam bentuk imperfek menunjukkan proses yang tidak selesai dalam sekejap — Yesus terus dan terus memberikan sampai semua kenyang. Itu gambaran belas kasih yang tidak pernah kehabisan.

Tahukah kamu

Kemiripan dengan Perjamuan Malam Terakhir

Empat kata kerja yang sama persis dipakai Matius dalam kisah Perjamuan Terakhir (26:26): mengambil, memberkati/mengucap syukur, memecah, memberikan. Matius sengaja memakai bahasa yang sama untuk menghubungkan kedua peristiwa ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Matius 14:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Matius 14:19

✕  Sering dikira

'Yesus hanya melakukan doa makan biasa dan orang banyak tiba-tiba membagi makanan tersembunyi'

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada indikasi dalam teks bahwa mujizat ini hanya soal berbagi — teks dengan jelas menyebut 12 keranjang sisa, yang berarti terjadi penggandaan nyata.

✕  Sering dikira

'Murid-murid yang memecah rotinya dan mendistribusikan sendirian'

✓  Yang sebenarnya

Murid membagi setelah menerima dari Yesus — mereka adalah saluran, tapi sumbernya tetap Yesus.

Renungan

Renungan Singkat Matius 14:19

Ketika kita merasa punya sedikit, bawa apa yang ada kepada Yesus dengan ucapan syukur. Dia bisa memakai hal kecil kita untuk jadi berkat bagi banyak orang, seperti roti dan ikan yang diberkati-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk membawa semua yang kumiliki, sekecil apa pun, kepada-Mu dengan ucapan syukur, dan percaya bahwa Engkau bisa melipatgandakannya. Amin.