Siapa bertelinga, biarlah mendengar
Matius 13:9
Kerajaan Surga dalam Perumpamaan
“Siapa yang bertelinga, biarlah ia mendengar.””Matius 13:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"”Matius 13:9 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah menceritakan perumpamaan itu Yesus berkata, "Kalau punya telinga, dengarkan!"”Matius 13:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nah, renungkanlah itu baik-baik, jangan sampai ajaran-Ku tadi masuk telinga kanan keluar telinga kiri!””Matius 13:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who hath ears to hear, let him hear.”Matius 13:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 13:9?
Yesus mengajak pendengar-Nya untuk benar-benar memperhatikan dan merenungkan apa yang Dia ajarkan. Mempunyai telinga berarti bersedia mendengar dengan hati yang terbuka, bukan sekadar mendengar dengan telinga fisik.
Latar belakang
Penutup perumpamaan: tantangan untuk mendengar sungguh-sungguh
Kalimat penutup ini seperti Yesus berhenti di tengah cerita dan menatap kerumunan. 'Siapa yang bertelinga, biarlah ia mendengar' bukan pernyataan bahwa semua orang bisa mendengar secara harfiah — semua orang di sana punya telinga. Ini tantangan: kamu punya perangkat pendengarnya, tapi apakah kamu sungguh-sungguh mau menggunakannya?
Di mana
Danau Galilea, dekat Kapernaum
Yesus di perahu mengajar dengan perumpamaan
Kapan
~28–29 M
Puncak pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
guru dari Nazaret, berkhotbah dari atas perahu
Kepada
Orang banyak di tepi danau
campuran petani, nelayan, dan warga Galilea
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὦτα
ota · bertelinga
Telinga — dalam bentuk jamak. Punya telinga secara biologis bukan jaminan mendengar secara rohani.
ἀκουέτω
akoueto · mendengar
Imperativ present aktif — bukan sekadar mendengar suara, tapi mendengar dengan perhatian penuh dan respons.
ἀκουέτω
akoueto · biarlah ia
Bentuk perintah orang ketiga — tantangan terbuka: kalau kamu punya kapasitasnya, gunakanlah!
Punya telinga (ota) tidak otomatis berarti mendengar (akoueto) — ada jarak antara kemampuan fisik dan kemauan rohani untuk benar-benar menyerap firman.
Tahukah kamu
Kalimat ini muncul tujuh kali dalam Wahyu
Frasa 'siapa bertelinga, biarlah ia mendengar' diulang Yesus berkali-kali dalam pelayanan-Nya dan kemudian muncul tujuh kali dalam surat-surat ke tujuh jemaat di Kitab Wahyu. Ini semacam stempel kepentingan — ketika Yesus mengatakannya, artinya apa yang baru disampaikan sangat krusial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 13:9
Wahyu 2:7
frasa yang sama diulang ke tujuh jemaat dalam Wahyu
“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat”
Yesaya 6:9-10
pendengaran tanpa pengertian yang dikutip Yesus di ayat 14-15
“Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi tidak akan pernah mengerti”
Amsal 8:32-33
seruan mendengar hikmat dalam tradisi kebijaksanaan Yahudi
“Dengarkanlah aku... Dengarlah didikan dan jadilah bijak”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 13:9
✕ Sering dikira
'Ini hanya basa-basi penutup yang biasa dipakai guru zaman itu'
✓ Yang sebenarnya
Frasa ini adalah undangan serius yang memisahkan mereka yang sungguh-sungguh mau merespons dari yang hanya hadir secara fisik. Yesus menggunakannya di momen-momen paling penting.
✕ Sering dikira
'Siapa yang bertelinga berarti hanya orang tertentu yang bisa mengerti firman'
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — semua orang punya telinga, semua bisa mendengar. Pertanyaannya adalah apakah kamu sungguh-sungguh mau menggunakannya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 13:9
Saat membaca Alkitab, luangkan waktu untuk merenungkan dan bertanya kepada Roh Kudus, 'Apa yang Engkau mau aku pelajari hari ini?' Jangan terburu-buru, tetapi biarkan firman itu meresap.
Tuhan, bukalah telinga dan hatiku untuk mendengar suara-Mu dengan jelas, dan beri aku kerinduan untuk taat pada firman-Mu. Amin.