Dua belas dipilih dan diberi kuasa
Matius 10:1
Diutus: Misi Pertama Para Rasul
“Dan, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya serta memberi mereka kuasa atas roh-roh najis untuk mengusir roh-roh itu dan untuk menyembuhkan segala macam penyakit maupun segala macam kesakitan.”Matius 10:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”Matius 10:1 · TB
Terjemahan Baru
“Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas orang pengikut-Nya berkumpul. Lalu Ia memberi kepada mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan segala macam penyakit dan segala macam cacat badan.”Matius 10:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari lain, Yesus mengumpulkan kami kedua belas murid-Nya, lalu memberi kuasa kepada kami untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan segala macam penyakit.”Matius 10:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when he had called unto him his twelve disciples, he gave them power against unclean spirits, to cast them out, and to heal all manner of sickness and all manner of disease.”Matius 10:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 10:1?
Yesus memberdayakan kedua belas murid-Nya dengan kuasa ilahi untuk mengusir roh jahat dan menyembuhkan penyakit. Ini menunjukkan bahwa otoritas Yesus diberikan kepada para pengikut-Nya untuk melanjutkan pelayanan-Nya, bukan sebagai kekuatan pribadi, melainkan sebagai alat untuk mewujudkan Kerajaan Surga.
Latar belakang
Kuasa yang didelegasikan
Yesus tidak sekadar memberi instruksi — Dia memberi kuasa nyata. Ini bukan seminar motivasi, ini transfer otoritas. Para murid yang selama ini hanya menonton kini bisa melakukan hal yang sama yang mereka lihat Yesus lakukan.
Di mana
Galilea
Tempat terbuka, kemungkinan di sekitar Kapernaum
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Matius (penulis)
mantan pemungut cukai, saksi mata peristiwa ini
Kepada
Pembaca Injil Matius
komunitas Yahudi-Kristen abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξουσίαν
exousian · kuasa
Otoritas atau hak yang diberikan oleh pihak yang lebih tinggi — bukan kekuatan fisik, tapi wewenang legal.
μαθητάς
mathetas · murid
Secara harfiah 'orang yang belajar' — tapi dalam konteks ini sudah mencakup komitmen hidup penuh, bukan sekadar siswa.
πνευμάτων ἀκαθάρτων
pneumaton akathartoon · roh najis
Roh yang 'tidak bersih' — antonim dari yang kudus; istilah ini menunjukkan kontaminasi rohani, bukan sekadar 'jahat'.
Yesus memberi exousian — otoritas resmi — kepada para mathetas untuk menghadapi pneumaton akathartoon. Ini bukan delegasi simbolis; ini pelimpahan kuasa yang nyata dan bisa dipakai.
Tahukah kamu
Dua belas bukan angka sembarangan
Dua belas murid sengaja dipilih untuk mengingatkan dua belas suku Israel. Yesus sedang membentuk ulang Israel — bukan dengan tentara, tapi dengan dua belas orang biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 10:1
Lukas 9:1
pemberian kuasa kepada dua belas
“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi mereka kuasa dan wewenang untuk mengusir semua roh jahat...”
Markus 3:14-15
pemilihan dan pengutusan dua belas
“Ia menetapkan dua belas orang... untuk diutus memberitakan Injil dan memiliki kuasa mengusir setan.”
Yohanes 20:21
pola pengutusan yang diteruskan
“Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 10:1
✕ Sering dikira
'Kuasa mengusir roh adalah karunia khusus yang tidak semua orang miliki'
✓ Yang sebenarnya
Di sini Yesus secara aktif memberikan kuasa itu kepada dua belas orang — artinya ini sesuatu yang bisa didelegasikan, bukan bawaan lahir.
✕ Sering dikira
'Menyembuhkan penyakit berarti Yesus hanya peduli soal fisik'
✓ Yang sebenarnya
Kata 'penyakit' dan 'kesakitan' menunjuk pada dua lapisan — penyakit klinis dan penderitaan yang lebih luas; Yesus peduli keseluruhan kondisi manusia.
Renungan
Renungan Singkat Matius 10:1
Yesus memanggil murid-murid biasa dan memberi mereka kuasa. Kita juga dipanggil untuk melayani dengan apa yang Tuhan berikan, percaya bahwa Dia yang memberi tugas juga menyediakan kemampuan. Jangan takut untuk melayani, karena kuasa-Nya cukup bagi kita.
Tuhan, terima kasih karena Engkau memanggil dan memperlengkapi kami untuk melayani. Kiranya kami setia menggunakan kuasa-Mu untuk kebaikan. Amin.