Yesus memberitahu lagi: Anak Manusia akan dibunuh
Markus 9:31
Perjalanan Terakhir Dimulai
“Sebab, Dia sedang mengajar murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke tangan manusia, dan mereka akan membunuh-Nya. Sesudah Dia dibunuh, tiga hari kemudian Dia akan bangkit.””Markus 9:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sebab Ia sedang mengajar murid- murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit."”Markus 9:31 · TB
Terjemahan Baru
“sebab Ia sedang mengajar pengikut-pengikut-Nya. "Anak Manusia akan diserahkan kepada kuasa manusia," begitu kata Yesus, "dan Ia akan dibunuh, tetapi pada hari ketiga Ia akan bangkit!"”Markus 9:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena Dia sedang memberitahu murid-murid-Nya, “Aku, Sang Anak Adam, akan diserahkan ke tangan orang-orang jahat dan akan mati dibunuh. Tetapi pada hari ketiga sesudah Aku mati, Aku akan hidup kembali.””Markus 9:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he taught his disciples, and said unto them, The Son of man is delivered into the hands of men, and they shall kill him; and after that he is killed, he shall rise the third day.”Markus 9:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 9:31?
Yesus mengajar murid-murid-Nya bahwa Dia akan diserahkan, dibunuh, dan bangkit setelah tiga hari. Ini adalah pemberitahuan kedua tentang penderitaan-Nya, menunjukkan bahwa kematian dan kebangkitan-Nya adalah bagian dari rencana Allah.
Latar belakang
Pengulangan yang diperlukan: murid-murid perlu mendengar ini lagi
Yesus pernah memberitahu ini sebelumnya di pasal 8, tapi murid-murid tidak memahaminya. Sekarang Dia mengulanginya dengan lebih jelas: diserahkan ke tangan manusia, dibunuh, tiga hari kemudian bangkit. Formula yang sama, kebenaran yang sama — tapi seperti yang akan terlihat, murid-murid masih belum mengerti.
Di mana
Wilayah Galilea
Dalam perjalanan · percakapan privat dengan murid-murid
Kapan
~30 M
Prediksi kedua penderitaan Yesus
Yang berbicara
Yesus
rabi dari Nazaret, ~30 tahun
Kepada
Murid-murid Yesus
kelompok pengikut yang terus belajar dalam perjalanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παραδίδοται
paradidotai · diserahkan
Diserahkan ke tangan orang lain — kata teknis untuk pengkhianatan dan penyerahan resmi
ἀποκτενοῦσιν
apoktenusin · akan dibunuh
Mereka akan membunuh-Nya — futur aktif yang pasti terjadi
ἀναστήσεται
anastessetai · bangkit
Akan bangkit — juga futur aktif, kepastian yang sama dengan kematian
Yesus menempatkan kematian dan kebangkitan dalam futur yang sama — keduanya sama-sama pasti. Paradidotai (diserahkan) menunjukkan ini bukan kecelakaan tapi rencana yang sudah diketahui Yesus.
Tahukah kamu
Kata 'diserahkan' bukan kecelakaan
Kata 'diserahkan' (paradidotai) adalah kata teknis yang dipakai untuk pengkhianatan Yudas dan penyerahan resmi ke otoritas Romawi. Yesus menggunakan kata yang sangat tepat untuk menggambarkan apa yang akan terjadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 9:31
Markus 8:31
prediksi pertama — hampir identik
“Anak Manusia harus menderita banyak hal... dibunuh, dan sesudah tiga hari bangkit kembali.”
Markus 10:33-34
prediksi ketiga — lebih detail
“Anak Manusia akan diserahkan... mereka akan menghukum mati Dia dan akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi.”
Yesaya 53:6
nubuat tentang penyerahan Hamba Allah
“TUHAN telah menyebabkan kita semua ditimpa hukuman yang seharusnya ditanggung oleh dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 9:31
✕ Sering dikira
'Yesus tidak tahu siapa yang akan menyerahkan-Nya'
✓ Yang sebenarnya
Penggunaan kata paradidotai yang sangat spesifik menunjukkan Yesus tahu persis mekanisme penangkapan-Nya.
✕ Sering dikira
'Yesus sedang membangun simpati atau mencari perlindungan'
✓ Yang sebenarnya
Ini pengajaran yang sangat deliberat — Yesus mempersiapkan murid-muridnya untuk tidak syok saat ini terjadi.
Renungan
Renungan Singkat Markus 9:31
Yesus tahu apa yang akan terjadi dan tetap melangkah maju. Dalam hidup kita, kita mungkin menghadapi kesulitan yang tak terhindarkan; percayalah bahwa Allah punya rencana pemulihan setelah penderitaan, seperti kebangkitan setelah kematian.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk menghadapi tantangan, percaya bahwa Engkau akan membawa kami melewatinya menuju kemenangan. Amin.