Akar kenajisan ada di dalam hati manusia
Markus 7:20
Apa yang Benar-benar Menajiskan
“Lalu, Dia berkata, “Apa yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.”Markus 7:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,”Markus 7:20 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Yesus berkata lagi, "Yang keluar dari orang, itulah yang mengotorkan dia.”Markus 7:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Tetapi ucapan mulut yang berasal dari dalam diri, itulah yang menentukan apakah seseorang najis atau tidak di hadapan Allah!”Markus 7:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, That which cometh out of the man, that defileth the man.”Markus 7:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 7:20?
Yesus menegaskan bahwa sumber kenajisan sejati adalah apa yang keluar dari dalam diri manusia, bukan yang masuk dari luar. Pikiran, perkataan, dan tindakan yang lahir dari hati yang jahat itulah yang menajiskan seseorang. Ini menggeser fokus dari ritual eksternal ke kondisi internal hati.
Latar belakang
Pergeseran dari luar ke dalam
Setelah menjelaskan mengapa yang masuk tidak menajiskan, Yesus sekarang memberikan tesis positifnya: yang menajiskan adalah apa yang keluar dari manusia. Ini bukan sekadar kebalikan dari argumen sebelumnya — ini pernyataan tentang kondisi dasar manusia: sumber kerusakan ada di dalam, bukan di luar sana.
Di mana
Sebuah rumah di Galilea
Penjelasan privat setelah pengajaran publik tentang kenajisan
Kapan
~29 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
guru yang menunjuk sumber kenajisan yang sebenarnya: hati manusia
Kepada
Murid-murid Yesus
para pengikut yang sedang menerima diagnosa Yesus tentang kondisi hati manusia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐκ
ek · out of
Dari dalam, keluar dari — preposisi yang menunjukkan asal. Bukan melalui manusia, tapi berasal dari dalam dirinya.
ἀνθρώπου
anthropou · man
Manusia — bukan laki-laki saja. Kata generik untuk seluruh umat manusia, tidak terbatas gender.
κοινοῖ
koinoi · defiles
Menajiskan, membuat menjadi umum/profan — sama dengan kata di awal pasal tentang tangan yang najis.
Preposisi ek (dari dalam) yang kecil membawa bobot besar: masalah bukan di luar diri kita, tapi di dalam. Ini adalah diagnosa yang jauh lebih serius dan tidak bisa diselesaikan dengan ritual cuci tangan.
Tahukah kamu
Daftar yang akan datang bukan exhaustive
Daftar 12 hal di ayat 21-22 bukan daftar lengkap semua yang jahat — ini representatif. Para moralis Yunani-Romawi juga punya daftar serupa 'catalogues of vices'. Yesus memakai format retorika yang familiar untuk audiensnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 7:20
Mazmur 51:10
Daud mengakui bahwa hati yang bersih hanya bisa datang dari Allah, bukan dari upaya manusia sendiri
“Ciptakanlah hati yang bersih dalam diriku, ya Allah”
Yeremia 17:9
Diagnosa Perjanjian Lama yang sama tentang kondisi hati manusia
“Hati manusia lebih licik dari segala sesuatu, hatinya sudah membatu, siapakah yang dapat mengetahuinya?”
Yakobus 1:14
Yakobus menggemakan prinsip yang sama tentang sumber pencobaan dari dalam
“Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 7:20
✕ Sering dikira
Yesus bilang semua manusia itu jahat dan tidak bisa berbuat baik
✓ Yang sebenarnya
Yesus mendiagnosa sumber kenajisan moral, bukan menyatakan setiap tindakan manusia itu jahat. Diagnosa yang tepat adalah langkah pertama menuju solusi.
✕ Sering dikira
Yang dimaksud 'dari dalam manusia' adalah dari pengaruh budaya sekitarnya
✓ Yang sebenarnya
Konteks jelas menunjukkan bahwa sumber masalah adalah hati manusia itu sendiri — bukan lingkungan eksternal.
Renungan
Renungan Singkat Markus 7:20
Perhatikan kata-kata dan tindakanmu. Jika ada hal-hal negatif yang keluar dari dirimu, itu menunjukkan isi hatimu. Mintalah Tuhan untuk membersihkan hatimu.
Bapa, bersihkan hatiku agar apa yang keluar dari diriku hanya yang baik dan memuliakan-Mu. Amin.