Mengikat orang kuat sebelum merampok rumahnya
Markus 3:27
Panen Murid dan Murka Musuh
“Tidak ada orang yang dapat masuk ke rumah orang kuat dan merampok harta bendanya, tanpa terlebih dahulu mengikat orang kuat itu, maka barulah dia dapat merampok rumahnya.””Markus 3:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu.”Markus 3:27 · TB
Terjemahan Baru
“Tidak seorang pun dapat masuk ke dalam rumah seorang yang kuat dan merampas hartanya kalau ia tidak terlebih dahulu mengikat orang kuat itu. Sesudah itu, baru ia dapat merampas hartanya.”Markus 3:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku di sini sebagai musuh iblis yang datang untuk merampas harta darinya. Tidak ada pencuri yang berani masuk begitu saja ke dalam rumah orang yang sangat kuat. Sebelum masuk, dia harus lebih dulu mengikat orang kuat itu, barulah dia bisa masuk ke rumahnya dan merampas barang-barangnya.”Markus 3:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“No man can enter into a strong man’s house, and spoil his goods, except he will first bind the strong man; and then he will spoil his house.”Markus 3:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 3:27?
Yesus mengibaratkan diri-Nya sebagai orang yang lebih kuat dari Iblis. Dia mampu mengusir setan karena Dia telah mengikat Iblis, menunjukkan kuasa-Nya yang lebih besar.
Latar belakang
Yesus adalah perampok yang mengikat orang kuat
Ini gambaran yang mengejutkan: Yesus menyebut diri-Nya seperti perampok yang masuk ke rumah orang kuat. 'Orang kuat' adalah setan. 'Rumah-nya' adalah dunia atau manusia yang dikuasainya. Dan Yesus adalah yang lebih kuat — yang sudah mengikat setan sehingga bisa 'merampok' kembali apa yang setan curi.
Di mana
Kapernaum
Klimaks argumentasi dengan gambaran yang kuat
Kapan
~30 M
Pernyataan misi Yesus dalam bahasa perumpamaan
Yang berbicara
Yesus
yang mengungkapkan identitas dan misi-Nya melalui gambaran yang mengejutkan
Kepada
Ahli-ahli Taurat dari Yerusalem
yang mendengar perumpamaan yang membalikkan tuduhan mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἰσχυρός
ischyros · orang kuat
Yang kuat atau yang berkuasa — dipakai untuk tokoh yang tidak bisa dikalahkan secara biasa. Ini julukan untuk setan/iblis.
δήσῃ
dēsē · mengikat
Mengikat atau membelenggu — tindakan yang mendahului penguasaan. Pertarungan sudah dimenangkan sebelum harta dirampas.
διαρπάσαι
diarpasai · merampok
Merampas atau mengambil paksa — kata yang kuat untuk pengambilan dengan kekerasan.
'Ischyros' (orang kuat = setan) harus diikat ('dēsē') sebelum 'diarpasai' (merampas kembali). Yesus menyatakan bahwa pengusiran setan bukan kebetulan — itu operasi militer yang terencana.
Tahukah kamu
Gambaran yang diulangi di Wahyu
Di Wahyu 20:1-2, gambaran 'mengikat' setan muncul lagi secara literal: seorang malaikat mengikat iblis dengan rantai untuk seribu tahun. Markus 3:27 adalah fondasi teologis dari gambaran apokaliptik itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 3:27
Wahyu 20:2
gambaran mengikat iblis yang dieksplisitkan di Wahyu
“Ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Setan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya.”
Lukas 11:21-22
Lukas mengembangkan gambaran ini lebih panjang
“Apabila seorang yang kuat dan bersenjata lengkap menjaga istananya sendiri, maka amanlah miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya menyerang dan mengalahkannya...”
Yesaya 53:12
gambaran pemenang yang membagi rampasan
“Ia membagi-bagikan jarahan dengan orang-orang kuat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 3:27
✕ Sering dikira
Yesus mengaku sebagai perampok yang mencuri
✓ Yang sebenarnya
Ini perumpamaan — 'merampok' di sini berarti membebaskan manusia dari cengkeraman setan yang sudah 'mencuri' mereka. Yesus merampas kembali milik Allah.
✕ Sering dikira
Pengusiran setan Yesus adalah tindakan spontan belas kasihan
✓ Yang sebenarnya
Gambaran ini menunjukkan ada strategi: mengikat dulu baru merampas. Pelayanan Yesus adalah perang terencana melawan kerajaan setan.
Renungan
Renungan Singkat Markus 3:27
Kita tidak perlu takut pada kuasa gelap karena Yesus telah menang. Saat menghadapi tantangan rohani, ingatlah bahwa Dia lebih kuat dan siap menolong kita.
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau lebih kuat dari segala kuasa jahat. Amin.