Yesus membela yang dimarahi
Markus 14:6
Malam Tergelap Sebelum Fajar
“Namun, Yesus berkata, “Biarkan dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Dia telah melakukan perbuatan yang indah bagi-Ku.”Markus 14:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.”Markus 14:6 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Yesus berkata, "Biarkan dia! Mengapa kalian menyusahkan dia? Ia melakukan sesuatu yang baik dan terpuji terhadap-Ku.”Markus 14:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Biarkanlah dia! Tidak usah kalian menegurnya. Perempuan ini sudah melakukan hal yang indah bagi-Ku.”Markus 14:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jesus said, Let her alone; why trouble ye her? she hath wrought a good work on me.”Markus 14:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 14:6?
Yesus membela perempuan itu dan meminta orang lain untuk tidak menyusahkannya. Ia menyebut tindakan itu sebagai perbuatan yang indah bagi-Nya, bukan tindakan yang sia-sia.
Latar belakang
Pembelaan yang tegas dan hangat
Yesus tidak membiarkan perempuan ini dipermalukan sendirian. Dia langsung memotong dengan 'Biarkan dia' — dalam bahasa Yunani ini perintah yang kuat, bukan bujukan lembut. Lalu Dia membalik narasi: bukan perempuan ini yang salah, tapi cara pandang para pengkritik yang perlu dikoreksi. Perbuatan itu 'indah' — kata Yunaninya 'kalon', bermakna baik sekaligus indah.
Di mana
Betania
Meja makan Simon si Kusta
Kapan
~30 M
Setelah para tamu memarahi perempuan itu
Yang berbicara
Yesus
yang berbicara langsung membela perempuan itu di depan semua
Kepada
Para tamu yang baru memarahi perempuan itu
orang-orang yang perlu dikoreksi cara pandangnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄφετε
aphete · biarkan
Perintah: tinggalkan atau bebaskan — akar kata yang sama dengan 'pengampunan'. Yesus memerintahkan mereka berhenti menyerang.
κόπους παρέχετε
kopous parechete · menyusahkan
Membuat repot atau memberi beban — 'kopos' berarti kerja keras yang melelahkan. Mereka sudah membebani perempuan ini cukup berat.
καλὸν
kalon · indah
Baik dan indah sekaligus — kata favorit filsafat Yunani untuk menggambarkan kebajikan sejati yang mengandung keindahan.
Dari 'aphete' (bebaskan) ke 'kalon' (indah-baik), Yesus membangun ulang narasi: bukan si perempuan yang bermasalah, tapi cara pandang yang mengukur kasih dengan dompet.
Tahukah kamu
Kalon — indah sekaligus baik
Yesus memakai kata 'kalon' yang dalam budaya Yunani menggabungkan keindahan estetika dan kebaikan moral. Bukan hanya 'tindakan yang benar' (moral) atau 'tindakan yang indah' (estetika) — tapi keduanya sekaligus. Orang Yunani percaya yang benar-benar baik itu selalu indah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 14:6
Roma 12:10
memberi kehormatan kepada yang lain, bukan mencela
“Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.”
Filipi 4:8
kalon — kategori yang indah sekaligus baik
“Pikirkanlah semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji.”
1 Korintus 13:4-5
kasih yang sejati tidak mengkritik ekspresi kasih orang lain
“Kasih itu tidak memegahkan diri... tidak mencari keuntungannya sendiri, tidak pemarah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 14:6
✕ Sering dikira
Yesus tidak peduli pada orang miskin karena membela 'pemborosan' ini
✓ Yang sebenarnya
Yesus di ayat berikutnya sendiri menyebut orang miskin — Dia tidak menolak kepedulian sosial, hanya menolak pemakaiannya untuk menyerang tindakan kasih.
✕ Sering dikira
'Perbuatan yang indah' hanya bermakna sentimental
✓ Yang sebenarnya
Kata 'kalon' punya bobot filosofis — ini standar tertinggi kebaikan dalam dunia Yunani. Yesus memberikan penilaian moral tertinggi pada tindakan perempuan ini.
Renungan
Renungan Singkat Markus 14:6
Tuhan menghargai pelayanan yang lahir dari kasih, bahkan ketika orang lain tidak memahaminya. Mari kita berani melayani Tuhan dengan cara yang mungkin tampak aneh bagi sebagian orang.
Bapa, terima kasih Engkau melihat dan menghargai setiap tindakan kasihku. Tolong aku untuk terus melayani-Mu dengan tulus. Amin.