Murid yang memilih sisi yang salah
Markus 14:10
Malam Tergelap Sebelum Fajar
“Kemudian, Yudas Iskariot, salah satu dari dua belas murid, pergi kepada imam-imam kepala untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.”Markus 14:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.”Markus 14:10 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Yudas Iskariot, seorang dari kedua belas pengikut Yesus, pergi kepada imam-imam kepala dengan maksud mengkhianati Yesus kepada mereka.”Markus 14:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yudas dari desa Kariot, salah satu dari kedua belas murid Yesus, pergi kepada imam-imam kepala untuk memberitahukan bahwa dia bersedia membantu mereka menangkap Yesus.”Markus 14:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Judas Iscariot, one of the twelve, went unto the chief priests, to betray him unto them.”Markus 14:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 14:10?
Yudas Iskariot, salah satu dari dua belas murid, pergi kepada imam-imam kepala untuk menyerahkan Yesus. Ini menunjukkan bahwa bahkan orang terdekat pun bisa mengkhianati. Motif Yudas tidak dijelaskan di sini, tetapi tindakannya menjadi awal penderitaan Yesus.
Latar belakang
Dari meja kasih ke meja konspirasi
Penempatan kisah Yudas tepat setelah kisah perempuan adalah kontras yang Markus sengaja buat. Perempuan tanpa nama memberikan segalanya — minyak senilai setahun gaji — untuk Yesus. Yudas, salah satu dari dua belas, menjual Yesus. Satu memberikan yang mahal untuk seorang; satu menerima uang untuk menyerahkan seseorang.
Di mana
Yerusalem
Kediaman imam-imam kepala, pertemuan rahasia
Kapan
~30 M
Segera setelah perjamuan di Betania
Yang berbicara
Markus (narasi)
yang mencatat keputusan Yudas tepat setelah kisah pengurapan
Kepada
Pembaca Injil
yang melihat kontras tajam antara perempuan di Betania dan Yudas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παραδοῖ
paradoi · menyerahkan
Menyerahkan atau mengkhianati — kata ini dipakai berulang untuk seluruh proses penderitaan Yesus: diserahkan Yudas, diserahkan ke Pilatus, diserahkan ke penyaliban.
Ἰσκαριώθ
Iskariōth · Iskariot
Kemungkinan dari 'Ish Kerioth' (orang dari Kerioth) — satu-satunya dari dua belas yang bukan orang Galilea. Orang luar di dalam lingkaran dalam.
ἀπῆλθεν
apēlthen · pergi
Berangkat atau pergi meninggalkan — kata yang biasa tapi di sini punya bobot: Yudas meninggalkan komunitas murid menuju musuh mereka.
Kata 'paradoi' (menyerahkan) adalah kata kunci seluruh narasi sengsara. Yudas memulai rantai penyerahan yang akan terus berlanjut sampai Yesus 'diserahkan' ke kematian.
Tahukah kamu
Berapa Yudas dibayar?
Markus tidak menyebut jumlahnya. Matius 26:15 menyebut tiga puluh keping perak — harga seorang budak di Perjanjian Lama (Keluaran 21:32). Dibanding 300 dinar minyak narwastu yang baru saja dituangkan, ini sangat rendah. Yudas menjual Yesus dengan harga seorang budak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 14:10
Mazmur 41:10
nubuat pengkhianatan oleh teman makan
“Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.”
Zakharia 11:12-13
nubuat harga pengkhianatan
“Timbanglah upahku, jika itu baik menurut pandanganmu... Mereka menimbang upahku: tiga puluh keping perak.”
Yohanes 13:27
Yohanes menambahkan dimensi spiritual dari keputusan Yudas
“Yudas menerima roti itu, ia kerasukan iblis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 14:10
✕ Sering dikira
Yudas terpaksa mengkhianati Yesus karena sudah 'ditakdirkan' demikian
✓ Yang sebenarnya
Markus menggambarkan ini sebagai keputusan aktif Yudas — 'pergi kepada imam-imam kepala' adalah tindakan yang dia pilih. Takdir tidak menghapus pilihan.
✕ Sering dikira
Yudas berkhianat karena motif ideologis — dia ingin memaksa Yesus bertindak sebagai Mesias politik
✓ Yang sebenarnya
Markus tidak memberikan motivasi apa pun. Spekulasi tentang motif Yudas tidak ada dasarnya di teks — yang ada hanya tindakan dan konsekuensinya.
Renungan
Renungan Singkat Markus 14:10
Jaga hatimu dari godaan untuk mengkhianati Tuhan atau sesama demi keuntungan pribadi. Integritas adalah hal yang mahal, jangan sampai rusak oleh hal-hal duniawi.
Tuhan, jauhkan aku dari pengkhianatan dan beri aku kesetiaan hati yang teguh kepada-Mu. Amin.