Anak yang dikasihi diutus sebagai harapan terakhir

Markus 12:6

Perdebatan Besar di Bait Allah

Pemilik kebun itu masih memiliki satu lagi, yaitu anak yang dikasihinya. Akhirnya, dia mengirim anaknya itu kepada mereka, katanya, ‘Mereka akan menghormati anakku.’

Markus 12:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Markus 12:6?

Akhirnya pemilik mengirim anaknya yang dikasihi, melambangkan Yesus sendiri. Ini menunjukkan betapa besar kasih Allah, yang rela mengirim Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan umat-Nya.

Latar belakang

Kartu terakhir yang dimainkan

Setelah semua pelayan gagal, pemilik mengirim satu-satunya anak yang dikasihinya. Frasa 'anak yang dikasihi' (huios agapetos) persis sama dengan yang diucapkan suara dari surga saat pembaptisan Yesus di Markus 1:11. Ini bukan kebetulan — Yesus sedang berbicara tentang diri-Nya sendiri.

Di mana

Bait Allah, Yerusalem

Pelataran luar Bait Allah

Kapan

~30 M

Minggu Suci — Selasa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Banyak pelayan dibunuh
Anak diutus dan dibunuh juga
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

mengungkap lapisan teologis terdalam perumpamaan

P

Kepada

Pemimpin Yahudi dan orang banyak

yang ingat frasa 'anak yang dikasihi' dari pembaptisan Yesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

υἱὸν ἀγαπητόν

huion agapeton · beloved son

Anak yang sangat dikasihi — kombinasi kata yang persis sama dengan suara ilahi di pembaptisan dan transfigurasi Yesus.

ἔσχατον

eschaton · last

Terakhir atau pada akhirnya — kata yang mengandung nuansa 'eskatologis'; ini adalah pengutusan terakhir yang menentukan.

ἐντραπήσονται

entrapesontai · they will respect

Merasa hormat atau segan — harapan pemilik bahwa kehadiran anak akan mengubah sikap penggarap.

Huion agapeton menghubungkan perumpamaan ini langsung ke identitas Yesus — kata yang sama yang dipakai Allah Bapa di pembaptisan. Ini sekaligus perumpamaan dan pengakuan diri.

Tahukah kamu

Koneksi ke pembaptisan Yesus

Di Markus 1:11 suara dari surga berkata: 'Engkau adalah Anak-Ku yang terkasih (ho huios mou ho agapetos).' Di sini pemilik menyebut anaknya dengan kata yang persis sama. Frasa ini juga muncul di transfigurasi (Markus 9:7). Pembaca yang jeli langsung menangkap koneksi ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Markus 12:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Markus 12:6

✕  Sering dikira

Pemilik mengirim anak karena sudah tidak punya opsi lain

✓  Yang sebenarnya

Pengiriman anak adalah pilihan kasih yang aktif — di dunia hukum kuno, mengutus anak berarti anak itu bertindak dengan otoritas penuh sang ayah.

✕  Sering dikira

'Anak yang dikasihi' adalah frasa biasa dalam cerita perumpamaan

✓  Yang sebenarnya

Frasa ini sangat spesifik dan diulang di momen paling penting dalam Markus — pembaptisan, transfigurasi, dan kini perumpamaan ini.

Renungan

Renungan Singkat Markus 12:6

Allah telah memberikan yang terbaik, yaitu Yesus, bagi kita. Bagaimana kita menyambut pemberian terbesar ini? Mari kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita dengan penuh syukur.

Bapa, terima kasih atas Yesus, Putra-Mu yang terkasih; ajari aku menghargai kasih karunia-Mu dan hidup dalam ketaatan. Amin.