Yesus balik bertanya sebelum menjawab
Markus 11:29
Iman, Doa, dan Pengampunan
“Yesus berkata kepada mereka, “Aku akan bertanya satu pertanyaan kepadamu. Jawablah Aku, dan Aku akan katakan kepadamu dengan kuasa apa Aku melakukan hal-hal ini.”Markus 11:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Yesus kepada mereka: "Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”Markus 11:29 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Aku juga mau bertanya kepada kalian. Jawablah dan Aku akan mengatakan kepadamu dengan hak siapa Aku melakukan hal-hal ini.”Markus 11:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yesus, “Aku juga mau menanyakan sesuatu kepada kalian. Kalau kalian menjawab-Ku, maka Aku akan memberitahukan Siapa yang memberikan wewenang itu kepada-Ku.”Markus 11:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jesus answered and said unto them, I will also ask of you one question, and answer me, and I will tell you by what authority I do these things.”Markus 11:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 11:29?
Yesus menjawab pertanyaan mereka dengan mengajukan pertanyaan balik tentang baptisan Yohanes: apakah dari surga atau dari manusia. Ini adalah cara Yesus untuk mengungkap hati mereka dan membuat mereka berpikir tentang otoritas-Nya.
Latar belakang
Pertanyaan dengan pertanyaan
Yesus tidak langsung menjawab tapi mengusulkan pertukaran: Ia akan menjawab jika mereka menjawab pertanyaan-Nya terlebih dulu. Ini bukan penghindaran — ini adalah teknik pengajaran Rabbinik yang sah, di mana mengajukan pertanyaan balik adalah cara mengungkap asumsi tersembunyi di balik pertanyaan asal. Yesus akan menggunakan jawaban mereka untuk mengekspos inkonsistensi posisi mereka.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Di halaman Bait Allah, dalam konfrontasi publik
Kapan
~30 M
Selasa dalam minggu terakhir
Yang berbicara
Yesus
Guru yang ahli mengubah pertanyaan jebakan menjadi pengajaran
Kepada
Koalisi pemimpin agama
tiga kelompok yang datang menantang legitimasi Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπερωτήσω ὑμᾶς
eperōtēsō hymas · Aku akan bertanya
Aku akan menanyai kamu — future tense yang tegas; Yesus mengambil kendali percakapan dengan mengumumkan langkah selanjutnya.
ἕνα λόγον
hena logon · satu pertanyaan
Satu firman atau perkataan — secara harfiah 'satu kata'; Yesus tidak meminta banyak hal, hanya satu jawaban yang akan membuka segalanya.
ἀποκρίθητέ μοι
apokrithēte moi · Jawablah Aku
Jawablah kepada-Ku — imperatif yang langsung; Yesus menetapkan syarat dengan percaya diri dan jelas.
Struktur 'Aku akan bertanya... Jawablah... maka Aku akan katakan' menunjukkan Yesus yang memegang kendali dialog sepenuhnya — bukan posisi defensif tapi posisi yang memimpin.
Tahukah kamu
Teknik debat rabbinik
Dalam tradisi pengajaran Yahudi, menjawab pertanyaan dengan pertanyaan adalah teknik yang sangat terhormat — bukan penghindaran. Rabbi-rabbi terkenal sering melakukannya untuk membantu penanya menemukan jawaban sendiri, atau untuk mengekspos bahwa pertanyaan asal sudah cacat sejak awal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 11:29
Lukas 20:3
paralel langsung kisah yang sama
“Ia menjawab mereka: Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu.”
Ayub 38:3
pola Allah yang menjawab pertanyaan dengan pertanyaan
“Bersiaplah engkau seperti laki-laki — Aku akan menanyai engkau, dan haruslah engkau memberitahu Aku.”
Markus 12:34
konteks Yesus yang terus mengajar dengan otoritas di minggu yang sama
“Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 11:29
✕ Sering dikira
Yesus menghindar karena takut menjawab pertanyaan mereka
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah strategi pengajaran yang disengaja — Yesus akan menjawab, tapi dengan cara yang mengekspos ketidakjujuran pertanyaan asal.
✕ Sering dikira
Syarat Yesus tidak adil karena Ia tidak mau menjawab lebih dulu
✓ Yang sebenarnya
Ini teknik Rabbinik yang sah — Yesus menggunakan metode yang diakui dalam tradisi intelektual Yahudi.
Renungan
Renungan Singkat Markus 11:29
Kadang jawaban terbaik dalam konflik adalah mengajukan pertanyaan yang membuka sudut pandang baru. Bersikaplah reflektif, bukan defensif, saat menghadapi pertanyaan sulit.
Tuhan, ajari aku untuk merespons dengan bijaksana dan tidak tergesa-gesa, serta gunakan setiap kesempatan untuk menunjukkan kebenaran-Mu. Amin.