Sabat pertama di sinagoge Kapernaum
Markus 1:21
Awal Yang Langsung: Yohanes dan Yesus
“Lalu, mereka pergi ke Kapernaum. Pada hari Sabat, segera Yesus masuk ke sinagoge dan mengajar.”Markus 1:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.”Markus 1:21 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tiba di kota Kapernaum. Pada hari Sabat berikutnya, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat dan mulai mengajar.”Markus 1:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke kota Kapernaum. Pada hari Sabat Dia masuk ke rumah pertemuan orang Yahudi dan mengajar di situ.”Markus 1:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they went into Capernaum; and straightway on the sabbath day he entered into the synagogue, and taught.”Markus 1:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 1:21?
Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke Kapernaum, dan pada hari Sabat, Yesus masuk ke sinagoge untuk mengajar. Ini menunjukkan kebiasaan Yesus untuk beribadah dan mengajar di tempat umum pada hari yang ditetapkan, serta menegaskan otoritas-Nya sebagai pengajar.
Latar belakang
Sinagoge bukan gereja
Sinagoge adalah tempat belajar dan beribadah komunitas — bukan Bait Allah yang hanya ada di Yerusalem. Setiap kota Yahudi punya sinagoge. Yesus memilih sinagoge sebagai tempat pertama Dia mengajar secara publik — bukan di jalanan, bukan di ladang, tapi di ruang yang sudah ada dan diakui masyarakat.
Di mana
Kapernaum
Kota nelayan di pantai utara Danau Galilea, pusat pelayanan Yesus di Galilea
Kapan
~28-29 M
Hari Sabat pertama Yesus bersama murid di Kapernaum
Yang berbicara
Markus
penulis Injil, mencatat pelayanan Yesus di Kapernaum
Kepada
Penduduk Kapernaum
warga kota nelayan dan pajak di tepi Danau Galilea utara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Καφαρναούμ
Kapharnaum · Kapernaum
Dari bahasa Aram 'Kfar Nahum' yang berarti 'desa Nahum' — kota penting di jalur perdagangan utara Danau Galilea.
σάββατον
sabbaton · Sabat
Hari istirahat ke-tujuh (Sabtu) — hari yang dikuduskan dalam Taurat, ketika orang Yahudi berkumpul untuk membaca Kitab Suci dan berdoa.
ἐδίδασκεν
edidasken · mengajar
Mengajar secara terus-menerus — bentuk imperfect menunjukkan ini bukan ceramah sekali, tapi pengajaran yang berlangsung.
Yesus masuk ke sinagoge (institusi yang ada), pada Sabat (waktu yang sudah ada), dan mengajar (edidasken, terus-menerus). Dia tidak meruntuhkan struktur yang ada — Dia mengisinya dengan konten yang baru.
Tahukah kamu
Reruntuhan sinagoge Kapernaum masih ada
Para arkeolog telah menemukan fondasi sinagoge di Kapernaum — kemungkinan besar dibangun di atas atau dekat sinagoge yang Yesus kunjungi. Penggalian juga menemukan rumah yang diyakini sebagai rumah Petrus, hanya beberapa meter dari sinagoge itu. Ini bukan legenda — ada alamatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 1:21
Lukas 4:16-17
kebiasaan Yesus masuk sinagoge pada hari Sabat
“Ia masuk ke sinagoge pada hari Sabat... dan berdiri untuk membacakan Kitab Suci.”
Matius 4:13
Kapernaum sebagai basis pelayanan Yesus
“Ia pindah ke Kapernaum, kota yang di tepi danau itu...”
Nehemia 8:1-3
tradisi membaca Kitab Suci di depan komunitas yang Yesus ikuti
“Mereka berkumpul... Ezra membacakan kitab itu dengan nyaring... dari pagi hari hingga tengah hari.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 1:21
✕ Sering dikira
Yesus mengajar di sinagoge berarti Dia mendirikan gereja baru di sana
✓ Yang sebenarnya
Sinagoge adalah lembaga Yahudi yang sudah ada — bukan gereja Kristen. Yesus mengajar di dalam sistem yang sudah ada, bukan langsung mendirikan institusi baru.
✕ Sering dikira
Kapernaum dipilih secara acak sebagai tempat pertama Yesus mengajar
✓ Yang sebenarnya
Kapernaum adalah kota strategis di jalur perdagangan utama dan rumah Simon Petrus. Ini pilihan yang logis dan terencana sebagai basis operasi di Galilea.
Renungan
Renungan Singkat Markus 1:21
Yesus tidak menganggap remeh ibadah bersama. Kita pun bisa belajar dari teladan-Nya untuk setia beribadah, sekaligus mempersiapkan diri untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain melalui apa yang kita lakukan.
Tuhan, jadikan aku setia dalam ibadah dan peka untuk belajar dari firman-Mu setiap hari. Amin.