Utusan yang Mempersiapkan Jalan
Maleakhi 3:1
Tuhan Datang, Siapa yang Sanggup?
““Lihat, Aku mengirim utusan-Ku dan akan mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dan, TUHAN, yang kamu cari itu, akan datang dengan tiba-tiba di rumah-Nya! Dan, utusan perjanjian yang kamu rindukan itu, lihatlah, dia akan datang,” TUHAN semesta alam berfirman.”Maleakhi 3:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.”Maleakhi 3:1 · TB
Terjemahan Baru
“Jawab TUHAN Yang Mahakuasa, "Aku akan mengirim utusan-Ku untuk menyiapkan jalan bagi-Ku. Maka dengan tiba-tiba Aku, TUHAN yang kamu cari, akan datang ke Rumah-Ku. Utusan-Ku yang kamu rindukan itu akan datang dan mengumumkan perjanjian-Ku."”Maleakhi 3:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka berkatalah TUHAN Panglima Semesta, “Ketahuilah, Aku akan mengirim seorang utusan untuk mempersiapkan jalan bagi-Ku. Lalu pada waktu yang tidak kalian duga, Penguasa yang katamu kalian tunggu-tunggu akan datang ke rumah-Ku. Dialah Pemberita yang akan menegakkan perjanjian-Ku dengan umat Israel.”Maleakhi 3:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Behold, I will send my messenger, and he shall prepare the way before me: and the LORD, whom ye seek, shall suddenly come to his temple, even the messenger of the covenant, whom ye delight in: behold, he shall come, saith the LORD of hosts.”Maleakhi 3:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 3:1?
Allah mengirim utusan-Nya untuk mempersiapkan jalan, dan Tuhan sendiri akan datang tiba-tiba ke rumah-Nya. Ini menunjuk pada Yohanes Pembaptis dan kedatangan Yesus, yang dinantikan banyak orang.
Latar belakang
Janji Kedatangan Tuhan
Tuhan berfirman bahwa Dia akan mengirim utusan untuk mempersiapkan jalan-Nya, dan kemudian Tuhan sendiri akan datang ke bait-Nya secara tiba-tiba. Ini adalah penghiburan sekaligus peringatan bagi umat yang merindukan kedatangan-Nya.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem yang dibangun kembali, di area bait suci
Kapan
~440 SM
Pasca-pembuangan (Periode Persia)
Yang berbicara
TUHAN semesta alam
Allah Israel yang berfirman melalui Maleakhi
Kepada
Umat Israel pasca-pembuangan
Orang Yehuda yang kembali dari Babel, hidup di bawah Persia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַלְאָךְ
mal'akh · utusan
utusan atau malaikat, seseorang yang diutus dengan wewenang
דֶּרֶךְ
derekh · jalan
jalan, jalur, atau cara hidup
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian atau ikatan kesetiaan yang resmi
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Tuhan mengirim utusan untuk menyiapkan jalan, dan utusan perjanjian yang dinanti-nanti itu adalah Tuhan sendiri—sebuah identitas yang mengejutkan.
Tahukah kamu
Kata yang sama untuk malaikat
Kata Ibrani untuk 'utusan' di ayat ini adalah malak, yang juga diterjemahkan sebagai 'malaikat'. Dalam Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis dipandang sebagai penggenapannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:1
Matius 11:10
Kutipan langsung
“Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.”
Yesaya 40:3
Jalan bagi Tuhan
“Ada suara yang berseru-seru di padang gurun...”
Lukas 1:17
Pembaptis sebagai utusan
“...untuk mempersiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:1
✕ Sering dikira
Menganggap 'utusan' di sini adalah malaikat surgawi biasa.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Perjanjian Baru, utusan ini adalah Yohanes Pembaptis sebagai manusia.
✕ Sering dikira
Menyangka 'Tuhan yang kamu cari' adalah Allah Bapa, bukan Yesus.
✓ Yang sebenarnya
Penggenapan menunjukkan bahwa yang datang adalah Yesus sebagai Tuhan yang datang ke bait-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 3:1
Tuhan sering datang dengan cara yang tidak terduga. Apakah kita siap menyambut-Nya? Mari kita periksa hati dan hidup kita, apakah kita benar-benar merindukan kehadiran-Nya atau hanya rutinitas.
Tuhan, siapkan hatiku untuk menyambut kedatangan-Mu, dan jadikan hidupku jalan yang layak bagi-Mu. Amin.