Roh jahat yang menyakiti anak itu tanpa ampun
Lukas 9:39
Diutus, Dimuliakan, dan Diajar untuk Mengikut
“Lihatlah, ada roh yang menguasainya, dan tiba-tiba ia berteriak-teriak. Roh itu juga mengguncang-guncangkannya sehingga mulutnya berbusa, roh itu terus menyakitinya dan tidak mau meninggalkannya.”Lukas 9:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sewaktu-waktu ia diserang roh, lalu mendadak ia berteriak dan roh itu menggoncang-goncangkannya sehingga mulutnya berbusa. Roh itu terus saja menyiksa dia dan hampir-hampir tidak mau meninggalkannya.”Lukas 9:39 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila roh jahat menyerang dia, ia mendadak berteriak dan badannya kejang-kejang sampai mulutnya berbusa. Roh itu terus menyiksa dia dan tidak mau keluar dari dia!”Lukas 9:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia sering diserang roh jahat sehingga berteriak-teriak, badannya kejang-kejang, dan mulutnya berbusa. Roh jahat itu jarang sekali meninggalkannya dan terus saja menyiksa dia.”Lukas 9:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, lo, a spirit taketh him, and he suddenly crieth out; and it teareth him that he foameth again, and bruising him hardly departeth from him.”Lukas 9:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 9:39?
Ayah itu menjelaskan gejala-gejala yang dialami anaknya: roh jahat menguasainya, membuatnya berteriak, mengguncang-guncang, dan berbusa, serta terus menyakitinya tanpa henti.
Latar belakang
Gambaran penderitaan yang brutal dan tanpa henti
Ayah itu mendeskripsikan kondisi anaknya: roh menguasainya, membuat berteriak-teriak, mengguncangnya sampai berbusa mulut, terus menyakitinya, tidak mau pergi. Ini adalah penderitaan yang brutal dan berkelanjutan. Tidak ada istirahat, tidak ada jeda. Sang ayah sudah menyaksikan ini terus-menerus dan kehabisan akal.
Di mana
Kaki gunung, Galilea
Di depan kerumunan, ayah melaporkan kondisi anaknya
Kapan
~29 M
Keesokan hari setelah transfigurasi
Yang berbicara
Ayah anak itu
Yang mendeskripsikan penderitaan anaknya dengan detail menyedihkan
Kepada
Yesus
Yang mendengarkan deskripsi kondisi anak itu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πνεῦμα
roh · spirit
Pneuma — bisa berarti roh, angin, atau napas; di sini jelas merujuk kepada roh jahat
σπαράσσει
mengguncang · convulses
Merenggangkan atau menyobek — gerakan kekerasan yang menyakitkan
μόγις ἀποχωρεῖ
tidak mau meninggalkan · hardly departs
Dengan susah payah pergi — roh itu enggan pergi dan terus kembali
Kegigihan roh jahat ini menunjukkan betapa kuatnya cengkeramannya — dan sekaligus menyiapkan panggung untuk demonstrasi kuasa Yesus yang lebih besar.
Tahukah kamu
Gejala yang mirip dengan epilepsi
Gejala yang dijelaskan — kejang, berbusa mulut, tiba-tiba berteriak — mirip dengan deskripsi serangan epilepsi dalam istilah medis modern. Lukas yang dokter ini mungkin mendeskripsikan gejala yang dia kenal. Tapi teks mengidentifikasi ini sebagai roh jahat yang perlu diusir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 9:39
Markus 9:20-22
Markus memberi deskripsi lebih detail termasuk bahaya api dan air
“Roh itu segera mengguncangnya dengan kejang-kejang... sudah dari kecil. Seringkali roh itu mencampakkannya ke dalam api dan ke dalam air”
Lukas 8:29
Roh jahat yang kuat dan sulit diusir — tema yang muncul sebelumnya juga
“Yesus telah memerintahkan roh jahat itu keluar dari orang itu, karena sering kali roh itu mencengkeram dia”
Efesus 6:12
Perjuangan melawan kekuatan roh yang nyata
“Karena perjuangan kita bukan melawan darah dan daging tetapi melawan penguasa-penguasa dan kuasa-kuasa kegelapan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 9:39
✕ Sering dikira
Sang ayah lebay dalam menggambarkan kondisi anaknya
✓ Yang sebenarnya
Deskripsinya detail dan konsisten dengan gejala yang serius — bukan dramatisasi
✕ Sering dikira
Roh jahat ini lemah dan tidak berbahaya
✓ Yang sebenarnya
Bahkan murid-murid Yesus tidak mampu mengusirnya — ini roh yang sangat kuat
Renungan
Renungan Singkat Lukas 9:39
Kita tidak perlu merinci semua masalah kita untuk membuat Yesus peduli, tetapi berbagi beban kita dengan jujur adalah bagian dari doa yang menyenangkan hati-Nya.
Bapa, Engkau tahu perjuanganku; tolong aku berseru kepada-Mu dengan jujur. Amin.