Orang banyak mengikuti ke Betsaida
Lukas 9:11
Diutus, Dimuliakan, dan Diajar untuk Mengikut
“Akan tetapi, orang banyak mengetahui hal itu dan mereka pun mengikuti-Nya. Maka, sambil menyambut mereka, Yesus berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah dan juga mereka yang membutuhkan kesembuhan.”Lukas 9:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akan tetapi orang banyak mengetahuinya, lalu mengikuti Dia. Ia menerima mereka dan berkata-kata kepada mereka tentang Kerajaan Allah dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan.”Lukas 9:11 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi ketika orang-orang mengetahui tentang hal itu, mereka mengikuti Yesus. Ia menerima mereka, lalu berbicara kepada mereka tentang bagaimana Allah memerintah sebagai Raja. Dan Ia juga menyembuhkan orang sakit di antara mereka.”Lukas 9:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi orang banyak mengetahui hal itu, lalu mereka mengikuti Dia. Yesus pun menyambut mereka, mengajar mereka tentang kerajaan Allah, dan menyembuhkan semua orang yang sakit.”Lukas 9:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the people, when they knew it, followed him: and he received them, and spake unto them of the kingdom of God, and healed them that had need of healing.”Lukas 9:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 9:11?
Orang banyak mengetahui tempat Yesus dan murid-murid-Nya pergi, lalu mengikuti-Nya. Yesus menyambut mereka, berbicara tentang Kerajaan Allah, dan menyembuhkan yang sakit. Ini menunjukkan hati Yesus yang penuh belas kasihan: meskipun ingin menyendiri, Dia tidak menolak orang-orang yang mencari-Nya.
Latar belakang
Rencana istirahat berubah menjadi pelayanan
Yesus berencana menyingkir bersama para rasul, tapi orang banyak mengikuti. Daripada mengirim mereka pulang, Yesus menyambut mereka — kata kerjanya aktif dan hangat. Dia tidak kesal dengan gangguan ini; dia mengajar mereka dan menyembuhkan yang sakit.
Di mana
Betsaida
Daerah terbuka di sekitar Betsaida, tepi Danau Galilea
Kapan
~29 M
Pelayanan Galilea Yesus
Yang berbicara
Lukas (narator)
Penulis yang mencatat respons Yesus terhadap kerumunan
Kepada
Teofilus dan pembaca Injil Lukas
Pembaca yang ingin melihat bagaimana Yesus merespons kerumunan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀποδεξάμενος
menyambut · welcomed
Menerima dengan hangat — lebih dari sekadar membiarkan, tapi aktif memeluk kedatangan mereka
ἐλάλει
berbicara · spoke
Imperfek — terus-menerus berbicara, bukan hanya sekali ceramah
ἰᾶτο
menyembuhkan · healing
Imperfek juga — terus-menerus menyembuhkan, satu per satu
Dua imperfek ('berbicara' dan 'menyembuhkan') menggambarkan Yesus yang tidak buru-buru — Dia sabar melayani satu per satu sepanjang hari.
Tahukah kamu
Yesus tidak pernah menolak orang yang datang
Sepanjang Injil Lukas, tidak ada satu pun momen di mana Yesus mengirim orang pergi karena waktunya tidak tepat atau Dia sedang sibuk. Ini sangat berbeda dengan pola pemimpin agama zaman itu yang punya jadwal ketat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 9:11
Markus 6:34
Markus menjelaskan motivasi Yesus: belas kasihan
“Ketika Yesus mendarat Dia melihat orang banyak dan tergerak oleh belas kasihan atas mereka”
Matius 14:14
Matius juga mencatat belas kasihan sebagai motivasi
“Ketika Yesus melihat orang banyak, Ia tergerak oleh belas kasihan dan menyembuhkan orang-orang sakit mereka”
Yohanes 6:2
Yohanes mencatat motivasi orang banyak mengikuti
“Dan banyak orang mengikuti Dia karena mereka melihat tanda-tanda yang dibuat-Nya pada orang sakit”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 9:11
✕ Sering dikira
Yesus kesal karena rencana istirahat-Nya diganggu orang banyak
✓ Yang sebenarnya
Teks justru mengatakan Dia menyambut mereka dengan hangat — tidak ada tanda kesal atau terpaksa
✕ Sering dikira
Yesus hanya berkhotbah tapi tidak menyembuhkan orang sakit hari itu
✓ Yang sebenarnya
Lukas secara eksplisit mencatat Yesus menyembuhkan mereka yang membutuhkan kesembuhan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 9:11
Yesus selalu siap menyambut kita, bahkan saat kita mengganggu waktu pribadi-Nya. Kita pun harus belajar peka terhadap kebutuhan orang lain dan tidak egois dengan waktu kita. Sambutlah sesama dengan kasih, seperti Yesus.
Tuhan, ubah hatiku menjadi peka terhadap kebutuhan orang lain dan mau melayani dengan kasih, seperti Engkau. Amin.