Pesan rendah hati dari pintu gerbang
Lukas 7:6
Iman yang Membuat Yesus Takjub
“Berangkatlah Yesus bersama mereka. Ketika Dia sudah dekat ke rumah perwira itu, perwira itu mengutus beberapa temannya untuk berkata kepada Yesus, “Tuan, janganlah Engkau menyusahkan diri sebab aku tidak layak menerima-Mu di rumahku.”Lukas 7:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku Lukas 7.7–11 47 tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku;”Lukas 7:6 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Yesus hampir sampai di rumah itu, perwira itu mengutus kawan-kawannya kepada-Nya untuk mengatakan, "Tak usah Bapak bersusah-susah ke rumah saya. Saya tidak patut menerima Bapak di rumah saya.”Lukas 7:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yesus pun pergi bersama mereka ke rumah orang itu. Ketika mereka hampir sampai, komandan itu mengutus beberapa orang sahabatnya menemui Yesus dengan pesan, “Tuhan, Engkau tidak usah repot-repot datang ke rumah saya. Saya tidak pantas menerima Engkau di rumah.”Lukas 7:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Jesus went with them. And when he was now not far from the house, the centurion sent friends to him, saying unto him, Lord, trouble not thyself: for I am not worthy that thou shouldest enter under my roof:”Lukas 7:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:6?
Yesus berangkat bersama mereka, tetapi saat dekat ke rumah, perwira itu mengutus teman-temannya untuk mengatakan bahwa ia tidak layak menerima Yesus di rumahnya. Ini menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa dan iman yang besar, percaya bahwa Yesus bisa menyembuhkan dari jauh.
Latar belakang
Gelombang utusan kedua
Sebelum Yesus sampai ke pintu rumah, perwira mengirim rombongan kedua — teman-temannya. Ia agaknya cemas Yesus akan masuk ke rumahnya. Bukan karena tidak mau menerima Yesus, justru sebaliknya: ia merasa tidak pantas menerima kunjungan sebesar itu.
Di mana
Dekat rumah perwira, Kapernaum
Di jalan sebelum mencapai rumah perwira
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Teman-teman perwira (mewakili pesan sang perwira)
utusan kedua, membawa pesan langsung dari perwira
Kepada
Yesus
rabi dari Nazaret yang sedang dalam perjalanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μὴ σκύλλου
mē skyllou · janganlah menyusahkan diri
Skyllomai artinya diganggu, direpotkan, bahkan 'dikoyak'. Kata yang kuat — perwira sungguh tidak ingin merepotkan Yesus.
ἱκανός
hikanos · layak
Cukup, memadai — beda dari axios (pantas/sepadan). Hikanos berarti 'punya kapasitas untuk'.
οἰκίαν
oikian · rumahku
Oikos — rumah dan seluruh isinya, termasuk budak, keluarga. Rumah sebagai unit sosial.
Perwira tidak merasa 'tidak pantas secara moral' — ia merasa tidak setara secara spiritual. Ia tahu siapa Yesus dan ia tahu siapa dirinya.
Tahukah kamu
Dua gelombang utusan
Lukas menggambarkan dua gelombang utusan: pertama tua-tua (ayat 3), lalu teman-teman (ayat 6). Ini menunjukkan perwira yang sangat terlibat emosional — ia tidak bisa hanya duduk menunggu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:6
Lukas 5:8
reaksi 'tidak layak' di hadapan Yesus
“Ketika Simon Petrus melihat hal itu, ia tersungkur di depan Yesus dan berkata, 'Tuhan, pergi dari padaku, karena aku ini orang berdosa.'”
Yohanes 13:8
penolakan karena merasa tidak layak
“Petrus berkata kepada-Nya, 'Tidak, Engkau tidak akan pernah membasuh kakiku!'”
Matius 3:11
Yohanes mengakui ketidaklayakannya
“Membuka kasut-Nya pun aku tidak layak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:6
✕ Sering dikira
Perwira tidak mau Yesus datang ke rumahnya karena ia sombong atau malu
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya — ia merasa terlalu tidak layak. Pesannya adalah kerendahan hati yang dalam, bukan penolakan.
✕ Sering dikira
Masuk ke rumah non-Yahudi adalah larangan keras dalam hukum Yahudi
✓ Yang sebenarnya
Ini memang jadi pertimbangan, tapi Yesus tidak menolak pergi — Ia berangkat. Kekhawatiran itu dari sisi perwira, bukan Yesus.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:6
Terkadang kita merasa tidak layak, tetapi justru kerendahan hati dan iman seperti inilah yang menyenangkan hati Yesus. Datanglah kepada-Nya dengan rendah hati, percaya pada kuasa-Nya.
Tuhan, aku datang dengan rendah hati, sadar akan ketidaklayakanku, tetapi percaya pada kuasa-Mu yang sanggup menyembuhkan. Amin.