Yang sudah terbiasa dengan lama, sulit beralih
Lukas 5:39
Jala yang Penuh dan Hidup yang Baru
“Tidak seorang pun yang setelah minum anggur lama, mau meminum anggur baru sebab mereka berkata, ‘Anggur yang lama itu lebih enak.’””Lukas 5:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik."”Lukas 5:39 · TB
Terjemahan Baru
“Begitu juga tidak ada orang yang mau minum anggur baru setelah minum anggur tua. 'Anggur tua itu lebih enak,' katanya."”Lukas 5:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi orang yang sudah pernah minum anggur lama tidak akan langsung mau menerima anggur yang baru, karena menurut dia anggur yang lama lebih enak.””Lukas 5:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“No man also having drunk old wine straightway desireth new: for he saith, The old is better.”Lukas 5:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 5:39?
Yesus mengamati bahwa orang sering lebih menyukai yang lama dan sudah dikenal, seperti anggur tua yang terasa lebih enak. Ini menunjukkan bahwa banyak orang pada zaman-Nya, terutama pemimpin agama, menolak kabar baik-Nya karena mereka sudah nyaman dengan tradisi lama dan tidak mau berubah.
Latar belakang
Paradoks penutup: yang sudah biasa tidak mau beralih
Ayat ini sangat mengejutkan karena terdengar seperti Yesus memvalidasi preferensi untuk yang lama. Tapi ini bukan validasi — ini adalah observasi realistis tentang hambatan psikologis perubahan. Orang yang sudah terbiasa dengan sistem lama, dengan anggur yang sudah matang dan familiar, tidak mau beralih ke yang baru meskipun yang baru lebih baik. Ini penjelasan mengapa para Farisi sulit menerima Yesus.
Di mana
Kapernaum
Penutup dari serangkaian percakapan yang dimulai dari pertanyaan tentang puasa
Kapan
~28 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabbi dari Nazaret yang menutup seri perumpamaan tentang yang baru dan lama
Kepada
Para penanya dan pendengar
Semua yang mendengar diskusi tentang puasa dan perumpamaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παλαιόν
anggur lama · old/aged wine
Anggur yang sudah berumur — matang, stabil, rasanya sudah terbentuk sempurna. Ini yang baik dari sudut pandang penikmatnya, bukan yang buruk
εὐθέως
setelah minum anggur lama · immediately
Pergerakan cepat: setelah minum yang lama, tidak ada jeda refleksi — langsung berkata bahwa yang lama lebih baik. Respons yang otomatis dan tidak dikritisi
χρηστός
lebih enak · better
Bukan hanya lebih enak tapi lebih baik secara karakter dan kualitas. Kata yang juga dipakai untuk baik hati atau murah hati. Preferensi yang sangat dalam
Anggur 'lama yang sudah matang' (παλαιόν), 'langsung' tanpa pikir (εὐθέως), berkata yang lama 'lebih baik secara kualitas' (χρηστός). Tiga kata yang menangkap inersia manusiawi: yang familiar terasa lebih baik, dan hampir tidak ada waktu untuk mencoba yang baru.
Tahukah kamu
Ayat ini hanya ada di Lukas — Matius dan Markus tidak mencatatnya
Matius 9:17 dan Markus 2:22 berakhir di anggur baru di kantong baru. Lukas menambahkan ayat 39 yang unik ini — tentang orang yang sudah minum yang lama tidak mau yang baru. Ini khas Lukas: dia menambahkan nuansa psikologis tentang hambatan manusia terhadap perubahan, tidak hanya prinsip teologis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 5:39
Yohanes 2:10
Anggur terbaik Yesus disimpan untuk terakhir — ironi dengan perumpamaan ini
“...tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”
Ibrani 5:12-13
Hambatan serupa: orang yang seharusnya bergerak maju tapi tetap di yang familiar
“Karena sungguhpun kamu, ditinjau dari sudut waktu, seharusnya sudah menjadi pengajar, kamu masih perlu diajarkan lagi tentang dasar-dasar pokok firman Allah...”
Lukas 9:62
Bahaya melihat ke belakang ketika dipanggil untuk maju
“Tetapi Yesus berkata, 'Setiap orang yang siap membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 5:39
✕ Sering dikira
Yesus menyetujui bahwa yang lama memang lebih baik dari yang baru
✓ Yang sebenarnya
Ini observasi realistis tentang psikologi manusia, bukan persetujuan. Yesus sedang menjelaskan mengapa orang sulit menerima yang baru — bukan menjustifikasi sikap itu
✕ Sering dikira
Ayat ini tidak berkaitan dengan perumpamaan sebelumnya
✓ Yang sebenarnya
Ini penutup yang menjelaskan hambatan manusiawi: mengapa orang tidak mau kantong baru itu? Karena yang lama sudah terasa lebih baik
Renungan
Renungan Singkat Lukas 5:39
Hati-hati dengan kenyamanan rohani yang membuat kita alergi terhadap hal baru dari Tuhan. Tetaplah haus akan kebenaran dan pertumbuhan, meskipun itu berarti meninggalkan kebiasaan lama yang enak.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari sikap skeptis yang membuatku menolak kebenaran baru dari-Mu; buatlah aku selalu haus akan hadirat-Mu. Amin.