Tahan! Tinggallah Bersama Kami
Lukas 24:29
Di Jalan ke Emaus
“Akan tetapi, mereka menahan Dia dengan berkata, “Tinggallah bersama kami sebab hari sudah hampir malam dan matahari hampir terbenam.” Maka, Yesus masuk untuk tinggal bersama mereka.”Lukas 24:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.”Lukas 24:29 · TB
Terjemahan Baru
“tetapi mereka menahan-Nya. "Tinggallah di tempat kami," kata mereka kepada-Nya, "sekarang sudah hampir malam dan sudah mulai gelap juga." Maka Yesus masuk untuk bermalam di tempat mereka.”Lukas 24:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kedua orang itu mendesak Dia dengan berkata, “Tinggallah bersama kami karena matahari hampir terbenam dan hari sudah mau gelap.” Maka Yesus pun setuju dan ikut bermalam bersama mereka.”Lukas 24:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But they constrained him, saying, Abide with us: for it is toward evening, and the day is far spent. And he went in to tarry with them.”Lukas 24:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 24:29?
Murid-murid mendesak Yesus untuk tinggal karena hari sudah malam. Mereka tidak mau kehilangan teman perjalanan yang telah membuka pemahaman mereka akan Kitab Suci. Keramahan mereka menjadi momen penting: saat mereka berbagi makanan, mata mereka terbuka. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering menyatakan diri-Nya dalam momen-momen sederhana sehari-hari.
Latar belakang
Undangan yang mengubah segalanya
Dua murid itu mendesak Yesus untuk tinggal. Alasan mereka sederhana dan sangat manusiawi: hari sudah hampir gelap. Tapi ada sesuatu dalam pengajaran orang asing ini yang membuat mereka tidak mau berpisah. Mereka belum tahu mengapa, tapi hati mereka sudah merasakan sesuatu.
Di mana
Pintu desa Emaus
Mereka menahan Yesus agar tinggal sebelum hari gelap
Kapan
~30 M
Dua murid mengundang Yesus untuk bermalam
Yang berbicara
Kleopas dan murid lain
Dua pengikut Yesus yang sangat mau orang asing ini tinggal
Kepada
Yesus (yang tidak dikenali)
Yesus yang berpura-pura mau melanjutkan perjalanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παρεβιάσαντο
menahan Dia · they urged him strongly
Kuat dan mendesak — lebih dari sekedar undangan sopan, mereka benar-benar menahan
μεῖνον μεθ' ἡμῶν
tinggallah bersama kami · stay with us
Perintah — 'meinon' adalah 'meno' (tinggal) yang sering dipakai Yohanes untuk 'berdiam'
ἑσπέρα
hampir malam · evening
Sore menjelang malam — alasan praktis tapi juga metafor kegelapan yang akan datang
Undangan untuk 'tinggal' (meinon) adalah undangan teologis yang dalam — 'berdiam' dengan Yesus adalah kunci pengenalan yang akan terjadi sesaat kemudian.
Tahukah kamu
Mendesak, bukan sekadar meminta
Kata Yunani 'parebiasanto' berarti 'memaksa dengan mendesak' — lebih kuat dari sekadar memohon. Mereka benar-benar tidak mau orang asing ini pergi. Ini seperti rasa lapar spiritual yang tidak bisa mereka jelaskan tapi sangat nyata.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 24:29
Yohanes 1:38-39
Undangan untuk 'tinggal' bersama Yesus sebagai langkah awal pemuridan
“Mereka bertanya... 'Di manakah Engkau tinggal?' Ia berkata kepada mereka, 'Marilah dan kamu akan melihat.' Maka pergilah mereka dan mereka tinggal bersama-Nya.”
Yohanes 15:4
Tema 'tinggal' (meno) sebagai inti hubungan dengan Yesus
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.”
Mazmur 23:6
Kerinduan untuk berdiam bersama Tuhan
“Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 24:29
✕ Sering dikira
Mereka mengundang Yesus hanya karena hari sudah gelap dan itu sopan santun biasa
✓ Yang sebenarnya
Ada sesuatu yang mendorong mereka — setelah sesi pengajaran yang luar biasa, mereka tidak mau berpisah
✕ Sering dikira
Undangan ini tidak penting dalam narasi
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah titik balik — tanpa undangan ini, Yesus tidak akan makan bersama mereka dan tidak ada pengenalan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 24:29
Jangan terburu-buru mengakhiri waktu bersama Tuhan. Beri Dia ruang dalam rutinitas kita—saat makan, bekerja, atau bersantai. Saat kita meluangkan waktu untuk-Nya, kita akan mengalami kehadiran-Nya yang nyata.
Yesus, ajar aku untuk memberi-Mu tempat di setiap momen hidupku, agar aku selalu sadar akan kehadiran-Mu. Amin.