Api unggun di tengah halaman
Lukas 22:55
Malam Terakhir Sebelum Salib
“Setelah orang-orang itu menyalakan api di tengah-tengah halaman dan duduk bersama-sama, Petrus juga duduk di antara mereka.”Lukas 22:55 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka.”Lukas 22:55 · TB
Terjemahan Baru
“Di tengah-tengah halaman itu api unggun sudah dinyalakan dan Petrus pergi duduk bersama dengan orang-orang yang duduk di sekelilingnya.”Lukas 22:55 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang sudah menyalakan api di tengah halaman rumah itu, dan mereka duduk menghangatkan badan di sekelilingnya. Petrus juga duduk di situ di antara mereka.”Lukas 22:55 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they had kindled a fire in the midst of the hall, and were set down together, Peter sat down among them.”Lukas 22:55 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 22:55?
Petrus mengikuti Yesus dari jauh setelah Yesus ditangkap dan dibawa ke rumah Imam Besar. Di halaman rumah itu, orang-orang menyalakan api dan Petrus duduk di antara mereka, mencoba menyamar sebagai orang biasa.
Latar belakang
Bergabung tanpa dikenal
Petrus berhasil masuk dan duduk di tengah orang-orang yang berkumpul di sekitar api. Di kegelapan malam, dengan api yang menerangi wajah, ia bisa menjadi anonim sementara. Tapi justru cahaya api itulah yang kemudian membuat wajahnya terlihat dan dikenali.
Di mana
Halaman rumah Imam Besar, Yerusalem
Halaman dalam yang dikelilingi orang-orang yang berjaga malam
Kapan
~30 M
Larut malam Kamis menuju Jumat
Yang berbicara
Lukas
dokter dan sejarawan, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
pembaca pertama Injil Lukas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
περιαψάντων
periapstantōn · menyalakan api
Setelah menyalakan api di tengah — tindakan yang menciptakan pusat kebersamaan dan sekaligus sumber cahaya.
αὐλή
aulē · halaman
Halaman dalam rumah — ruang yang tertutup, lebih privat dari jalanan tapi lebih terbuka dari dalam rumah.
καθίσαντος
kathisantos · duduk bersama
Duduk bersama — Petrus duduk di tengah-tengah orang yang berpotensi musuh, mencoba tampak biasa.
Api yang seharusnya memberikan kehangatan dan anonimitas justru menjadi sumber cahaya yang mengekspos Petrus. Apa yang kita cari untuk perlindungan bisa menjadi sumber kerentanan kita.
Tahukah kamu
Api di malam Nisan — Yerusalem yang ramai
Pada malam Paskah, banyak orang masih terjaga di Yerusalem — peziarah, pengawal, pelayan. Cuaca Jerusalem di bulan April bisa dingin malam hari (sekitar 10-15°C). Api untuk menghangatkan diri adalah hal yang sangat wajar dan membuat berkumpul bersama orang asing juga wajar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 22:55
Yohanes 18:18
detail yang sama dalam versi Yohanes
“Sementara itu hamba-hamba dan penjaga-penjaga sudah membuat api arang karena hari dingin, lalu mereka berdiri berdiang. Petrus pun berdiri bersama-sama dengan mereka.”
Ayub 29:3
cahaya yang mengekspos dan yang memimpin
“Pada waktu pelita-Nya bercahaya di atasku dan pada waktu terang-Nya memimpin aku melalui kegelapan.”
Yohanes 3:20
cahaya yang mengekspos — konteks yang ironis bagi Petrus
“Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 22:55
✕ Sering dikira
Petrus masuk ke halaman untuk mencari kesempatan membebaskan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Lukas tidak memberikan informasi tentang motivasi strategis Petrus. Yang jelas ia mengikuti dari jauh dan duduk bersama orang-orang — kemungkinan untuk mengamati situasi dari jarak aman.
✕ Sering dikira
Halaman itu sepi sehingga Petrus bisa bersembunyi dengan mudah
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — banyak orang berkumpul di halaman itu. Petrus bergabung dengan kerumunan, berharap tidak menonjol.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 22:55
Saat kita takut atau cemas, kita cenderung menjauh dan menyembunyikan identitas kita sebagai pengikut Kristus. Ingatlah bahwa Tuhan tetap melihat kita, bahkan di saat kita sedang berjuang.
Ya Tuhan, kuatkan aku untuk tetap setia kepada-Mu, bahkan ketika aku merasa takut dan sendirian. Amin.