Dua belas duduk melingkari meja terakhir
Lukas 22:14
Malam Terakhir Sebelum Salib
“Ketika sudah tiba waktunya, Yesus dan para rasul duduk makan di sekeliling meja.”Lukas 22:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul- rasul-Nya. Lukas 22.15–20 157”Lukas 22:14 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika sudah waktunya untuk makan makanan Paskah itu, Yesus duduk bersama para pengikut-Nya di tempat perjamuan.”Lukas 22:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika tiba waktunya, Yesus dan kedua belas murid-Nya— yang juga disebut para rasul— duduk bersama untuk merayakan perjamuan Paskah.”Lukas 22:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the hour was come, he sat down, and the twelve apostles with him.”Lukas 22:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 22:14?
Ketika tiba waktunya, Yesus dan para rasul duduk makan bersama di meja. Ini adalah momen penting, perjamuan Paskah terakhir sebelum penderitaan-Nya. Kata 'waktunya' menegaskan bahwa semua terjadi sesuai rencana Allah; Yesus sengaja menghabiskan waktu bersama murid-murid-Nya.
Latar belakang
Momen yang ditunggu-tunggu
Kata 'sudah tiba waktunya' menandai transisi dari persiapan ke pelaksanaan. Ini bukan makan malam biasa — ini adalah Paskah formal dengan urutan ritual yang sudah ditetapkan. Lukas menyebut mereka 'rasul' di sini, bukan 'murid' — menekankan identitas resmi mereka sebagai yang diutus.
Di mana
Yerusalem — Ruang Atas
Meja Paskah dengan tiga belas orang — Yesus dan dua belas rasul
Kapan
~30 M
Malam Paskah, setelah matahari terbenam
Yang berbicara
Lukas
dokter dan sejarawan, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
pembaca terhormat, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐγένετο ἡ ὥρα
egeneto hē hōra · sudah tiba waktunya
Tiba jam-nya — 'hōra' bukan sekadar jam di jam tangan, tapi momen yang ditentukan dalam rencana ilahi.
ἀπόστολοι
apostoloi · rasul
Yang diutus — di sini Lukas memilih kata ini secara khusus, bukan 'murid' (mathētai), untuk menekankan status resmi mereka.
ἀνέπεσεν
anepesen · duduk makan
Berbaring (untuk makan) — kata ini menggambarkan postur formal perjamuan Yunani-Romawi, bukan duduk di kursi.
Lukas menyebut 'hōra' (jam/momen) dan 'apostoloi' (rasul) secara bersamaan — ini bukan makan malam santai, tapi pertemuan para utusan resmi di momen yang ditentukan Allah.
Tahukah kamu
Berbaring, bukan duduk
Di zaman Yesus, perjamuan formal dilakukan dengan berbaring bersandar pada tangan kiri, bukan duduk di kursi. Ini diambil dari kebiasaan Yunani-Romawi. Ironisnya, tradisi ini dipinjam dari budaya pagan, tapi pada saat Paskah artinya orang Israel sudah bebas dan merdeka — tidak lagi makan dalam terburu-buru seperti di Mesir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 22:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 22:14
✕ Sering dikira
Ini adalah makan malam biasa yang kemudian menjadi ritual sakramen
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah Paskah Yahudi yang sudah ada ritualnya — Yesus mengisi ulang maknanya, bukan menciptakan ritual dari nol.
✕ Sering dikira
Yudas tidak hadir di meja ini karena sudah berkhianat
✓ Yang sebenarnya
Yudas ada di sana — ayat 21 menyebutnya secara eksplisit ('tangan orang yang menyerahkan Aku ada bersama dengan Aku di meja ini').
Renungan
Renungan Singkat Lukas 22:14
Yesus menghargai kebersamaan, dan kita pun perlu meluangkan waktu berkualitas dengan orang-orang terkasih, terutama di momen-momen penting. Jangan biarkan kesibukan menghalangi waktu untuk membangun hubungan.
Tuhan, berikan aku hati untuk menghargai dan meluangkan waktu bersama orang-orang terkasih, seperti Engkau bersama murid-murid-Mu. Amin.