Kebun Diserahkan ke Tangan Lain
Lukas 20:16
Debat Besar di Bait Allah
“Ia akan datang dan membinasakan petani-petani itu, lalu menyewakan kebunnya kepada orang lain.” Ketika orang banyak mendengar perumpamaan ini, mereka berkata, “Janganlah hal ini sampai terjadi!””Lukas 20:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, dan mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain." Mendengar itu mereka berkata: "Sekali-kali jangan!"”Lukas 20:16 · TB
Terjemahan Baru
“Pasti ia akan datang dan membunuh penggarap-penggarap itu, lalu menyerahkan kebun itu kepada penggarap-penggarap yang lain." Mendengar itu, berkatalah orang-orang kepada Yesus, "Sekali-kali tidak!"”Lukas 20:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tentu dia sendiri yang akan datang dan membinasakan para petani itu, lalu menyewakan kebunnya kepada petani-petani lain.” Orang-orang yang mendengarkan Yesus berkata, “Wah! Jangan sampai hal itu terjadi!””Lukas 20:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He shall come and destroy these husbandmen, and shall give the vineyard to others. And when they heard it, they said, God forbid.”Lukas 20:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 20:16?
Pemilik kebun akan datang dan membinasakan petani jahat itu serta memberikan kebun anggurnya kepada orang lain. Ini menunjukkan penghakiman Allah atas para pemimpin Israel yang menolak Yesus, dan pengalihan berkat Allah kepada bangsa-bangsa lain yang percaya.
Latar belakang
Reaksi ngeri pendengar
Ketika Yesus menyimpulkan perumpamaan — pemilik akan datang membinasakan para petani dan menyewakan ke orang lain — orang banyak bereaksi spontan dengan Jangan sampai hal ini terjadi! Mereka paham bahwa orang lain itu bisa berarti non-Yahudi. Ini mengancam identitas eksklusif mereka sebagai umat pilihan.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Halaman luar Bait Allah — ketegangan emosional memuncak
Kapan
~30 M
Pekan terakhir Yesus
Yang berbicara
Yesus
Mengumumkan konsekuensi penolakan Israel terhadap utusan Allah
Kepada
Orang banyak di Bait Allah
Bereaksi dengan ngeri: Jangan sampai terjadi!
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπολέσει
membinasakan · destroy
Menghancurkan sepenuhnya — konsekuensi dari pengkhianatan
δώσει
menyewakan · give
Memberikan kepercayaan kepada yang lain — pemindahan mandat
μὴ γένοιτο
Janganlah hal ini sampai terjadi · perish
Ekspresi Yunani untuk penolakan keras: Semoga tidak! — biasa dipakai Paulus di Roma
Semoga tidak terjadi (me genoito) adalah ungkapan paling kuat dalam bahasa Yunani untuk menolak sesuatu. Orang banyak sangat tersentak — mereka paham apa yang Yesus maksud.
Tahukah kamu
Orang lain yang membuat orang Yahudi ngeri
Kata orang lain di sini mengandung ancaman eksistensial bagi pendengar Yahudi. Ini berarti Kerajaan Allah tidak lagi menjadi hak eksklusif Israel etnisitas — tapi akan diwarisi oleh bangsa-bangsa lain yang berbuah (Matius 21:43).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 20:16
Matius 21:43
Matius membuat kesimpulan Yesus lebih eksplisit: Kerajaan Allah dialihkan ke bangsa-bangsa lain
“Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
Roma 11:11
Paulus menggunakan me genoito yang sama untuk penolakan keras
“Maka aku bertanya: adakah mereka tersandung sehingga benar-benar jatuh? Sekali-kali tidak!”
Ulangan 32:21
Allah sudah memperingatkan sejak Musa bahwa Israel bisa digantikan oleh yang bukan bangsa
“Mereka membuat Aku cemburu dengan yang bukan Allah... maka Aku akan membuat mereka cemburu dengan yang bukan bangsa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 20:16
✕ Sering dikira
Respons Jangan sampai terjadi menunjukkan orang banyak mendukung Yesus
✓ Yang sebenarnya
Reaksi itu justru menunjukkan mereka tidak mau menerima konsekuensi perumpamaan — bukan setuju dengan Yesus
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Allah menolak Israel sepenuhnya dan selamanya
✓ Yang sebenarnya
Ini soal pengalihan mandat kepemimpinan dari pemimpin yang korup — bukan penolakan terhadap seluruh bangsa Israel
Renungan
Renungan Singkat Lukas 20:16
Allah adil dan tidak main-main dengan dosa. Namun, bagi kita yang percaya, ada kasih karunia. Mari kita tidak sombong, tetapi hidup dalam rasa syukur dan ketaatan, karena kita telah menerima berkat yang semula untuk orang lain.
Ya Allah, mampukan kami hidup layak sebagai penerima kasih karunia-Mu, dan jangan biarkan kami menjadi seperti petani yang jahat. Amin.