Tiga hari kemudian: anak itu di antara para guru
Lukas 2:46
Yesus di Bait Allah pada Usia 12
“Setelah tiga hari, mereka menemukan Yesus di Bait Allah sedang duduk di antara guru-guru agama, sambil mendengarkan dan mengajukan pertanyaan kepada mereka.”Lukas 2:46 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.”Lukas 2:46 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah tiga hari mencari, mereka mendapati Dia di dalam Rumah Tuhan. Ia sedang duduk mendengarkan para guru agama dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan.”Lukas 2:46 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tiga hari kemudian, mereka menemukan Yesus di teras rumah Allah. Dia sedang duduk di antara ahli-ahli Taurat sambil mendengarkan dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.”Lukas 2:46 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, that after three days they found him in the temple, sitting in the midst of the doctors, both hearing them, and asking them questions.”Lukas 2:46 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 2:46?
Setelah tiga hari, Yesus ditemukan di Bait Allah, duduk di antara para guru agama, mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan. Ini menunjukkan bahwa Yesus, meskipun masih muda, memiliki pemahaman yang dalam tentang firman Tuhan dan haus akan pengetahuan ilahi.
Latar belakang
Anak 12 tahun duduk sejajar dengan para ahli Taurat
Bait Allah adalah pusat pembelajaran juga — para rabi mengajar di serambi-serambinya, dan orang-orang bebas datang mendengarkan dan bertanya. Tapi Yesus tidak hanya mendengarkan — ia 'duduk di antara' para guru, mendengarkan sekaligus mengajukan pertanyaan. Posisi ini menunjukkan ia diperlakukan seperti rekan dialog, bukan murid biasa.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Ruang pengajaran atau serambi di kompleks Bait Allah
Kapan
~6 M
Tiga hari setelah meninggalkan Yerusalem
Yang berbicara
Lukas (narator)
Dokter Yunani, penulis Injil, teman Paulus
Kepada
Teofilus
Pembaca Yunani terpandang, mungkin pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μετὰ ἡμέρας τρεῖς
meta hemeras treis · after three days
Setelah tiga hari — hitungan inklusif: hari kepergian, hari pencarian, hari ditemukan
καθεζόμενον
kathezomenon · sitting
Duduk — posisi murid yang belajar, tapi juga posisi guru yang mengajar
διδασκάλων
didaskalon · teachers
Para guru — ahli-ahli Taurat yang terlatih; Yesus duduk di antara mereka setara
Posisi duduk di antara para guru — bukan di antara murid-murid lain — menunjukkan pengakuan implisit bahwa ada sesuatu yang berbeda dari anak ini.
Tahukah kamu
Tiga hari adalah simbolisme yang Lukas mungkin sengaja pilih
Banyak pembaca Alkitab langsung teringat pada 'tiga hari' Kebangkitan Yesus ketika membaca ini. Lukas mungkin sengaja memilih frasa ini — momen 'hilang' dan 'ditemukan' di Bait Allah setelah tiga hari adalah prefigurasi dari pola yang lebih besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 2:46
Lukas 4:20-22
Pengajaran Yesus selalu mengundang perhatian yang lebih dari biasa
“Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pelayan... Dan semua orang memandang Dia”
Yohanes 7:15
Orang-orang konsisten heran dengan pengetahuan Yesus yang tidak bisa dijelaskan secara normal
“Bagaimana Ia mempunyai pengetahuan demikian, sedangkan Ia tidak belajar!”
Yesaya 50:4
Nubuat tentang hamba yang menerima pengajaran dari Allah langsung
“Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya aku tahu menopang orang yang lelah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 2:46
✕ Sering dikira
Yesus sedang mengajar para guru dan mereka jadi muridnya
✓ Yang sebenarnya
Lukas mengatakan ia 'mendengarkan dan mengajukan pertanyaan' — ini posisi yang menghormati para guru sambil menunjukkan pemahaman yang luar biasa
✕ Sering dikira
Yesus sengaja bersembunyi dari orang tuanya
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi itu; Yesus tampaknya sungguh-sungguh asyik berdiskusi dan tidak sadar orang tuanya sudah mencarinya
Renungan
Renungan Singkat Lukas 2:46
Marilah kita seperti Yesus, yang mencari kesempatan untuk belajar tentang Tuhan di rumah-Nya. Jadikan setiap kesempatan untuk mendengar dan bertanya tentang kebenaran sebagai prioritas, bukan sekadar rutinitas.
Roh Kudus, tanamkan dalam kami kerinduan untuk bertumbuh dalam pengertian akan firman-Mu, Amin.