Tidak Akan Ada Batu di atas Batu
Lukas 19:44
Yesus Menangisi Yerusalem
“Mereka akan meruntuhkanmu, engkau beserta anak-anakmu yang berlindung pada tembokmu. Dan, mereka tidak akan menyisakan satu batu pun tersusun di atas batu yang lain di dalammu sebab kamu tidak mengenali waktu ketika Allah melawatmu.””Lukas 19:44 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."”Lukas 19:44 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka akan menghancurkan engkau bersama seluruh pendudukmu; dan tidak satu batu pun akan mereka biarkan tinggal tersusun pada tempatnya, sebab engkau tidak memperhatikan saat ketika Allah datang untuk menyelamatkan engkau!"”Lukas 19:44 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka akan membunuh semua penduduk kota ini dan menghancurkan seluruh tembokmu sampai rata dengan tanah, sehingga tidak ada batu yang masih tersusun. Hal itu akan terjadi karena kalian tidak menyadari arti hari-hari yang sedang terjadi sekarang ini, yaitu waktu Aku mengunjungi kalian sebagai wakil Allah.””Lukas 19:44 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And shall lay thee even with the ground, and thy children within thee; and they shall not leave in thee one stone upon another; because thou knewest not the time of thy visitation.”Lukas 19:44 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 19:44?
Yesus menubuatkan kehancuran total Yerusalem karena mereka tidak mengenali waktu kunjungan Allah. Ini adalah peringatan bahwa ada saat-saat tertentu di mana Allah datang membawa keselamatan, dan jika kita melewatkannya, akibatnya bisa tragis.
Latar belakang
Kehancuran yang menjadi kenyataan pada 70 M
Yesus menubuatkan tiga hal yang semuanya terjadi: anak-anak yang berlindung di tembok dibunuh, tidak ada satu batu pun tersusun di atas batu yang lain, dan alasannya adalah mereka 'tidak mengenali waktu ketika Allah melawatmu.' Kehancuran Yerusalem oleh Titus pada 70 M menggenapi semuanya.
Di mana
Lereng Bukit Zaitun, memandang Yerusalem
Tempat di mana Yesus menangisi dan menubuatkan nasib kota
Kapan
~30 M
Hari Minggu Palma
Yang berbicara
Yesus
Menyelesaikan ratapan dengan gambaran kehancuran total Yerusalem
Kepada
Kota Yerusalem (dipersonifikasikan)
Yang dalam 40 tahun akan mengalami kehancuran yang dinubuatkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐδαφιοῦσίν
meruntuhkanmu · dash to the ground
Kata yang sangat kuat — meratakan sampai ke tanah, tidak menyisakan struktur
λίθον ἐπὶ λίθῳ
satu batu pun tersusun di atas batu · stone upon stone
Kehancuran total — tidak ada yang tersisa, bahkan pondasi
ἐπισκοπῆς
waktu ketika Allah melawatmu · visitation
Kunjungan ilahi yang penting — saat Allah hadir secara khusus untuk menyelamatkan
Kata 'melawatmu' (ἐπισκοπή) adalah kunci: kehancuran bukan karena Allah acuh, tapi karena mereka tidak mengenali momen saat Allah datang menawarkan keselamatan.
Tahukah kamu
Arkeologi mengonfirmasi nubuat ini
Para arkeolog menemukan lapisan kehancuran dari 70 M di bawah Yerusalem modern — batu-batu besar bangunan dari era Herodes ditemukan tersebar di jalan-jalan, tepat seperti yang dinubuatkan. Beberapa batu besar ini kini ditampilkan di Museum Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 19:44
Matius 24:2
Versi paralel yang lebih panjang dari nubuat yang sama
“Kamu melihat semuanya ini? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”
1 Petrus 2:12
'Hari melawat' (ἐπισκοπῆς) digunakan Petrus untuk hari keselamatan — sama persis
“Hiduplah dengan baik di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi... supaya mereka... mau memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.”
Lukas 1:68
Di awal Lukas, 'kunjungan Allah' adalah tema keselamatan — di sini pengabaiannya berakibat tragis
“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia telah mengunjungi umat-Nya dan membawa kelepasan baginya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 19:44
✕ Sering dikira
Nubuat ini hanya berlaku untuk generasi itu dan tidak relevan sekarang
✓ Yang sebenarnya
Nubuat ini mengajarkan prinsip universal: penolakan terhadap 'waktu kunjungan Allah' memiliki konsekuensi serius
✕ Sering dikira
Kehancuran Yerusalem adalah hukuman langsung dari Allah yang marah
✓ Yang sebenarnya
Yesus menangisi kota ini — bukan dengan kemarahan tapi duka. Kehancuran adalah konsekuensi dari penolakan, bukan murka yang impulsif
Renungan
Renungan Singkat Lukas 19:44
Jangan sia-siakan momen ketika Tuhan berbicara atau bergerak dalam hidupmu. Jadilah peka terhadap kehadiran-Nya dan responsilah dengan iman.
Ya Tuhan, ajari aku mengenali kunjungan-Mu dalam hidupku dan merespons dengan rendah hati. Amin.