Prinsip: Yang Punya Diberi Lebih
Lukas 19:26
Zakheus dan Perjalanan ke Yerusalem
“Jawab raja itu, ‘Aku berkata kepadamu, setiap orang yang mempunyai akan diberi lebih, tetapi dari orang yang tidak mempunyai apa pun, semua yang dimilikinya akan diambil.”Lukas 19:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.”Lukas 19:26 · TB
Terjemahan Baru
“Raja itu menjawab, 'Ingat: orang yang sudah mempunyai, kepadanya akan diberi lebih banyak lagi. Tetapi orang yang tidak mempunyai sesuatu, apa yang ada padanya akan diambil pula dari dia.”Lukas 19:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jawab raja itu, ‘Saya katakan kepada kalian: Setiap orang yang setia mengusahakan apa yang diberikan Allah kepadanya akan diberi lebih banyak lagi. Tetapi setiap orang yang tidak setia mengusahakan apa yang diberikan kepadanya, maka apa yang masih ada padanya pun akan diambil.”Lukas 19:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For I say unto you, That unto every one which hath shall be given; and from him that hath not, even that he hath shall be taken away from him.”Lukas 19:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 19:26?
Yesus menegaskan bahwa mereka yang setia akan diberi lebih banyak, tetapi mereka yang tidak akan kehilangan segalanya. Ini adalah hukum sebab-akibat dalam kehidupan rohani: berkat mengalir kepada yang bertanggung jawab, dan mereka yang menyia-nyiakan kesempatan akan kehilangan berkat yang ada.
Latar belakang
Hukum rohani yang terdengar tidak adil tapi logis
Ayat ini mengungkapkan prinsip yang terkesan keras: yang punya diberi lebih, yang tidak punya kehilangan segalanya. Tapi kuncinya adalah konteks: 'punya' di sini bukan soal kekayaan materi tapi soal kesetiaan yang aktif. Yang setia mendapat lebih banyak kepercayaan. Yang tidak setia, bahkan yang sedikit pun diambil.
Di mana
Dalam perumpamaan (istana raja)
Pernyataan prinsip yang menjadi inti perumpamaan
Kapan
~30 M
Hari-hari terakhir sebelum Minggu Palma
Yang berbicara
Sang raja (dalam perumpamaan, suara Yesus)
Raja yang menjelaskan prinsip di balik keputusannya
Kepada
Para saksi dan semua pendengar perumpamaan
Orang-orang yang perlu memahami logika Kerajaan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
λέγω ὑμῖν
Aku berkata kepadamu · I tell you
Formula otoritatif Yesus yang memperkenalkan kebenaran penting
δοθήσεται
akan diberi · will be given
Pasif ilahi — Allah yang memberi, bukan manusia yang mengambil sendiri
ἀρθήσεται
akan diambil · taken away
Juga pasif ilahi — Allah yang mengambil, bukan pencuri
Kedua kata kunci dalam ayat ini adalah pasif ilahi — Allah yang memberi dan Allah yang mengambil. Ini bukan hukum alam tapi keputusan yang aktif dari Allah.
Tahukah kamu
Prinsip ini muncul di empat tempat berbeda dalam Injil
Yesus mengucapkan prinsip serupa di Matius 13:12, Matius 25:29, Markus 4:25, dan Lukas 8:18 selain di sini. Ini bukan pernyataan satu kali — ini adalah prinsip Kerajaan yang Yesus ajarkan berulang kali dalam berbagai konteks.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 19:26
Lukas 8:18
Prinsip yang sama diajarkan Yesus dalam konteks mendengar firman
“Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”
Amsal 13:4
Kesetiaan dan kerajinan dihargai sementara kemalasan tidak menghasilkan apa-apa
“Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin akan dipuaskan.”
Matius 13:12
Pernyataan identik dalam konteks yang berbeda
“Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun yang ada padanya akan diambil dari padanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 19:26
✕ Sering dikira
Prinsip ini mengajarkan bahwa orang kaya makin kaya dan orang miskin makin miskin
✓ Yang sebenarnya
'Punya' di sini bukan kekayaan materi tapi kesetiaan aktif — yang setia mendapat lebih banyak kepercayaan
✕ Sering dikira
Ini hukum yang kejam dan tidak bisa diubah
✓ Yang sebenarnya
Ini konsekuensi dari pilihan kita sendiri — kesetiaan atau kelalaian menentukan hasilnya
Renungan
Renungan Singkat Lukas 19:26
Perhatikan bagaimana kamu memperlakukan berkat-berkat kecil seperti kesehatan, keluarga, atau pekerjaan. Jangan biarkan rasa takut atau malas membuat kamu tidak menggunakan semua yang Tuhan berikan.
Bapa, jangan biarkan aku menyia-nyiakan berkat-Mu, tetapi pakailah aku untuk menghasilkan buah bagi kemuliaan-Mu. Amin.