Hamba Ketiga Datang dengan Sapu Tangan
Lukas 19:20
Zakheus dan Perjalanan ke Yerusalem
“Kemudian, datanglah hamba yang satu lagi dan berkata, ‘Tuan, ini uang 1 mina milikmu yang aku simpan dalam sapu tangan.”Lukas 19:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.”Lukas 19:20 · TB
Terjemahan Baru
“Pelayan yang lain datang dan berkata, 'Tuan, ini uang Tuan; saya menyimpannya dalam sapu tangan.”Lukas 19:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Lalu pegawai yang lain datang dan berkata, ‘Ya Raja, ini satu uang logam emas yang Tuan berikan itu. Saya menyimpannya dalam sehelai kain.”Lukas 19:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And another came, saying, Lord, behold, here is thy pound, which I have kept laid up in a napkin:”Lukas 19:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 19:20?
Ada pelayan yang menyimpan mina itu dalam sapu tangan, tidak memanfaatkannya sama sekali. Alasan dia adalah takut kepada tuannya yang keras. Ini menggambarkan orang yang tidak menggunakan karunia Tuhan karena takut atau salah paham tentang sifat Tuhan.
Latar belakang
Menyimpan bukan mengelola
Hamba ini menyimpan mina dalam sapu tangan — objek yang paling tidak aman dan paling tidak menghasilkan. Ia tidak mencuri, tidak membelanjakan untuk diri sendiri. Tapi ia juga tidak melakukan apa-apa. Dan nanti terbukti bahwa ketidakaktifan adalah masalah besar.
Di mana
Dalam perumpamaan (istana raja)
Momen paling tegang dalam perumpamaan — hamba yang tidak berbuah
Kapan
~30 M
Hari-hari terakhir sebelum Minggu Palma
Yang berbicara
Hamba ketiga (dalam perumpamaan)
Hamba yang menyimpan mina alih-alih mengelolanya
Kepada
Sang raja dalam perumpamaan
Raja yang memeriksa laporan dan siap menghakimi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἕτερος
yang satu lagi · another
Yang lain — berbeda jenis, bukan sekadar berbeda urutan
εἶχον
simpan · kept
Imperfek — terus menyimpan selama waktu yang panjang, bukan sesekali
σουδαρίῳ
sapu tangan · handkerchief
Kain kecil yang dilipat, tempat paling tidak layak untuk modal bisnis
Menyimpan dalam sapu tangan menggambarkan ketakutan yang membekukan — bukan kejahatan aktif tapi kelumpuhan yang berakibat sama buruknya.
Tahukah kamu
Sapu tangan bukan tempat menyimpan uang yang baik
Di dunia kuno, cara aman menyimpan uang adalah menguburnya (seperti perumpamaan talenta di Matius). Menyimpan di sapu tangan justru lebih berisiko hilang atau rusak. Pilihan sang hamba tidak hanya tidak produktif tapi juga tidak bijaksana secara praktis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 19:20
Matius 25:24-25
Versi Matius: hamba yang takut juga menyembunyikan dan tidak mengembangkan
“Kemudian datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam... karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah.”
Amsal 26:13
Ketakutan yang dibesar-besarkan sebagai alasan tidak bertindak
“Pemalas berkata: Ada singa di jalan, ada singa di lorong!”
Yakobus 4:17
Ketidakaktifan yang disengaja adalah juga dosa — bukan hanya perbuatan jahat
“Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 19:20
✕ Sering dikira
Hamba ini melakukan yang paling aman dengan menyimpan mina itu
✓ Yang sebenarnya
Menyimpan dalam sapu tangan justru tidak aman dan tidak bertanggung jawab secara finansial maupun rohani
✕ Sering dikira
Ia tidak berdosa karena tidak mencuri atau melakukan kejahatan
✓ Yang sebenarnya
Dosa kelalaian — tidak menggunakan apa yang dipercayakan — sama seriusnya dengan dosa tindakan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 19:20
Terkadang kita menyimpan potensi yang Tuhan beri karena takut gagal atau merasa Tuhan itu kejam. Padahal Tuhan adalah pemurah dan ingin kita bertumbuh. Jangan biarkan ketakutan menghalangimu untuk mencoba.
Bapa, jauhkanlah aku dari ketakutan yang membuatku tidak memakai talenta yang Engkau berikan. Tokong aku untuk percaya pada kebaikan-Mu. Amin.