Mengapa kamu menyebut Aku baik?
Lukas 18:19
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Jawab Yesus kepadanya, “Mengapa kamu menyebut Aku baik? Tidak ada seorang pun yang baik kecuali Allah sendiri.”Lukas 18:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.”Lukas 18:19 · TB
Terjemahan Baru
“"Mengapa kaukatakan Aku baik?" tanya Yesus kepadanya. "Tidak ada yang baik, selain Allah sendiri.”Lukas 18:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Yesus balik bertanya, “Mengapa kamu mengatakan Aku baik? Hanya Allah yang baik. Tidak ada yang lain.”Lukas 18:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jesus said unto him, Why callest thou me good? none is good, save one, that is, God.”Lukas 18:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:19?
Seorang pemimpin agama bertanya kepada Yesus, 'Guru yang baik, apa yang harus kulakukan untuk mewarisi hidup yang kekal?' Pertanyaan ini menunjukkan keinginan untuk memperoleh keselamatan melalui perbuatan baik. Panggilan 'Guru yang baik' mungkin hanyalah formalitas, karena Yesus kemudian menegaskan bahwa hanya Allah yang baik.
Latar belakang
Pertanyaan balik yang mengejutkan
Alih-alih langsung menjawab, Yesus bertanya balik tentang penggunaan kata 'baik'. Ini bukan karena Yesus tidak tahu Ia baik — tapi Ia mendorong pemimpin ini untuk memikirkan siapa Yesus sesungguhnya, dan apa implikasinya jika hanya Allah yang benar-benar baik.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem
Jalan di Yudea atau Perea
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Mempertanyakan asumsi di balik gelar 'Guru yang baik'
Kepada
Pemimpin muda yang kaya
Pemimpin yang baru bertanya tentang hidup kekal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀγαθέ
baik · good
Kebaikan intrinsik dan moral yang sempurna — bukan sekedar ramah atau baik hati
διδάσκαλε
guru · teacher
Rabi, pengajar hukum — posisi yang dihormati dalam masyarakat Yahudi
εἰ μὴ εἷς
kecuali · except
Pembatasan mutlak — hanya satu yang memenuhi standar kebaikan sejati
Dengan menegaskan bahwa hanya Allah yang ἀγαθός (benar-benar baik), Yesus mengundang pemimpin ini pada sebuah pilihan: jika Yesus memang baik dalam arti yang sejati, maka Ia lebih dari sekadar guru manusia.
Tahukah kamu
Gelar 'Guru yang baik' tidak umum
Dalam tradisi Yahudi, tidak lazim memanggil rabi dengan 'guru yang baik' — gelar itu terlalu tinggi untuk manusia biasa. Para rabi sendiri menolak gelar itu. Penggunaan pemimpin ini mencerminkan respek yang sangat besar, atau ketidaktahuan tentang konvensi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:19
Mazmur 25:8
Kebaikan sejati hanya milik Allah
“Tuhan itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat”
Yohanes 10:11
Yesus sendiri mengklaim menjadi gembala yang baik
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”
Markus 10:18
Versi paralel dari pertanyaan yang sama
“Jawab Yesus: Mengapa kamu menyebut Aku baik? Tidak ada seorangpun yang baik selain dari pada Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:19
✕ Sering dikira
Yesus menyangkal bahwa diri-Nya baik atau ilahi
✓ Yang sebenarnya
Yesus sedang mengajak pemimpin itu berpikir lebih dalam — bukan menyangkal kebaikan-Nya, melainkan mengundangnya mengakui implikasi penuh dari memanggilnya 'baik'
✕ Sering dikira
Ayat ini membuktikan Yesus hanya manusia biasa
✓ Yang sebenarnya
Konteks keseluruhan menunjukkan Yesus mengklaim otoritas ilahi secara konsisten. Pertanyaan ini adalah undangan refleksi, bukan pengakuan keterbatasan diri
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:19
Kita sering bertanya tentang cara mendapatkan keselamatan dengan melakukan ini-itu. Namun, Yesus mengarahkan kita untuk melihat kepada Allah sebagai sumber kebaikan sejati. Jangan-jangan kita lebih mengandalkan usaha sendiri daripada kasih karunia Allah.
Ya Allah, ajari aku untuk tidak mencari keselamatan lewat perbuatan, melainkan bersandar pada kebaikan-Mu yang sempurna. Amin.