Makan, minum, menikah — lalu banjir datang
Lukas 17:27
Pengampunan, Iman, dan Kedatangan Anak Manusia
“Orang-orang makan dan minum, menikah dan dinikahkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera dan datanglah banjir besar lalu membunuh mereka semua.”Lukas 17:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.”Lukas 17:27 · TB
Terjemahan Baru
“Orang makan minum, dan kawin; begitulah terus-menerus sampai Nuh masuk ke dalam kapal dan banjir datang serta menewaskan orang-orang itu semua.”Lukas 17:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dulu mereka tidak berpikir bahwa bencana akan menimpa mereka. Mereka sibuk makan dan minum, laki-laki menikahi perempuan, dan perempuan dinikahi laki-laki. Mereka terus hidup seperti biasa sampai tiba waktunya Nuh masuk ke dalam perahu besar, lalu datanglah banjir membinasakan mereka semua.”Lukas 17:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“They did eat, they drank, they married wives, they were given in marriage, until the day that Noe entered into the ark, and the flood came, and destroyed them all.”Lukas 17:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 17:27?
Ayat ini melanjutkan gambaran tentang zaman Nuh. Aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, dan menikah bukanlah hal yang salah, tetapi orang-orang pada waktu itu tidak peduli pada peringatan Nuh. Mereka terus hidup seperti biasa sampai bencana datang.
Latar belakang
Detail kehidupan biasa yang mendahului bencana besar
Yesus merinci: makan, minum, menikah, dinikahkan. Empat aktivitas paling manusiawi dan paling normal. Sampai satu hari — hari Nuh masuk bahtera — semuanya berakhir. Banjir tidak mengumumkan dirinya. Yang membedakan Nuh dari yang lain bukan bahwa dia tahu lebih banyak tapi bahwa dia percaya dan bersiap.
Di mana
Dalam perjalanan menuju Yerusalem
Yesus mendetailkan gambar kehidupan biasa yang terganggu penghakiman tiba-tiba
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea, melanjutkan gambaran zaman Nuh
Kepada
Para murid
Kelompok inti pengikut Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἤσθιον ἔπινον
ēsthion epinon · eating and drinking
terus makan terus minum — bentuk imperfek menunjukkan aktivitas yang berlanjut tanpa henti
ἦλθεν ὁ κατακλυσμός
ēlthen ho kataklusmos · flood came
datanglah air bah — tiba-tiba, mengakhiri semua aktivitas yang sedang berlangsung
ἀπώλεσεν
apōlesen · destroyed
membinasakan semua — kata yang dipakai juga untuk kerusakan total
Kontras antara ēsthion epinon (imperfek — terus-menerus makan minum) dan ēlthen ho kataklusmos (aorist — tiba-tiba datang) menciptakan efek dramatis: kehidupan yang terus berlanjut lalu tiba-tiba diputus. Ini bukan tentang kesalahan aktivitas tapi tentang ketidaksiapan.
Tahukah kamu
Bahtera Nuh menjadi simbol keselamatan yang tiba-tiba tertutup pintunya
Dalam Kejadian, setelah Nuh dan keluarganya masuk ke bahtera, 'TUHAN menutup pintunya dari luar' (Kej. 7:16). Ini detail yang kuat: bukan Nuh yang menutup pintu, tapi Allah sendiri. Peluang itu tertutup dari luar. Waktu kesiapan ada batasnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 17:27
Kejadian 7:7–10
Kisah asli yang Yesus jadikan analogi
“Dan Nuh serta anak-anaknya, isterinya dan isteri anak-anaknya masuk ke dalam bahtera menyelamatkan diri dari air bah.”
2 Petrus 2:5
Nuh sebagai contoh keselamatan di tengah penghakiman
“Dan jika Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu.”
Ibrani 11:7
Nuh sebagai contoh iman yang diwujudkan dalam tindakan kesiapan
“Karena iman, Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 17:27
✕ Sering dikira
Menikah dan makan adalah tanda-tanda kemerosotan moral yang menyebabkan banjir
✓ Yang sebenarnya
Aktivitas ini normal dan sah — yang menjadi masalah adalah orang-orang asyik dengan kehidupan biasa tanpa merespons peringatan yang sudah ada
✕ Sering dikira
Ini janji bahwa ada banjir global lagi di masa depan
✓ Yang sebenarnya
Yesus memakai banjir sebagai analogi untuk penghakiman yang akan datang — bukan prediksi banjir literal. Allah sudah berjanji tidak akan mengulangi banjir global (Kej. 9:11)
Renungan
Renungan Singkat Lukas 17:27
Tidak ada yang salah dengan menikmati hidup, tetapi kita perlu menjaga hati agar tidak menjadi acuh tak acuh terhadap perkara rohani. Jangan sampai kita terlalu sibuk sampai melupakan Tuhan.
Tuhan, tolong kami untuk tetap waspada dan tidak larut dalam rutinitas, sehingga kami selalu siap menyambut kedatangan-Mu. Amin.