Anjing menghibur yang tidak dihibur manusia
Lukas 16:21
Uang, Kesetiaan, dan Dunia yang Akan Datang
“Ia berharap diberi makan apa pun yang jatuh dari meja makan orang kaya itu; bahkan anjing-anjing datang dan menjilati boroknya.”Lukas 16:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.”Lukas 16:21 · TB
Terjemahan Baru
“Ia ingin mengisi perutnya dengan remah-remah yang jatuh dari meja orang kaya itu. Anjing bahkan datang menjilat boroknya.”Lukas 16:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lazarus sangat lapar dan hanya berharap bisa makan sisa-sisa makanan yang jatuh terbuang dari meja makan orang kaya itu. Dan yang lebih mengenaskan, anjing-anjing biasa datang menjilati luka-lukanya.”Lukas 16:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And desiring to be fed with the crumbs which fell from the rich man’s table: moreover the dogs came and licked his sores.”Lukas 16:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 16:21?
Lazarus hanya berharap diberi makan dari remah-remah yang jatuh dari meja orang kaya, tetapi bahkan itu tidak diberikan. Anjing-anjing justru datang menjilati boroknya, menambah penderitaannya. Ini menggambarkan betapa terabaikannya Lazarus dan betapa kerasnya hidupnya.
Latar belakang
Dua hal yang Lazarus inginkan — dan yang lebih mudah didapat
Lazarus berharap mendapat remah-remah (makanan sisa) dari meja si kaya. Ia tidak mendapatkannya. Yang datang malah anjing — yang menjilati boroknya. Ironi gelap: hewan tidak punya pilihan untuk peduli, tapi manusia di dalam pesta itu punya pilihan dan memilih tidak peduli.
Di mana
Gerbang rumah si orang kaya (dalam perumpamaan)
Sudut paling menyedihkan dari seluruh perumpamaan
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret yang melanjutkan gambaran penderitaan Lazarus
Kepada
Para Farisi dan murid
pendengar yang merasakan ironi pahit dari gambaran ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ψιχίων
psichion · crumbs
Remah-remah — potongan terkecil dari roti. Ia tidak minta piring penuh, hanya sisa yang jatuh. Ini permintaan yang paling rendah yang mungkin.
κύνες
kynes · dogs
Anjing (liar) — bukan hewan peliharaan. Di budaya Yahudi, anjing sering diasosiasikan dengan kenajisan dan kehinaan.
ἀπέλειχον
apeleichon · licking
Menjilati terus-menerus — imperfek yang menunjukkan tindakan berulang. Gambaran yang sangat konkret dan menyedihkan.
Kontras antara 'meja pesta' dan 'remah yang jatuh', antara 'tamu dalam rumah' dan 'anjing liar di gerbang' — membentuk gambar yang tidak bisa dilupakan tentang kesenjangan yang brutal.
Tahukah kamu
Anjing dalam budaya Yahudi bukan hewan peliharaan
Berbeda dengan anjing peliharaan modern, anjing di Palestina abad pertama adalah anjing liar atau penjaga yang berkeliaran di jalanan. Mereka tidak dianggap hewan yang menyenangkan — lebih ke hama. Anjing menjilati luka Lazarus bisa dibaca sebagai puncak kehinaan, bukan penghiburan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 16:21
Matius 15:27
remah dari meja tuan yang jatuh — gambaran yang sama
“Kata perempuan itu: 'Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.'”
Mazmur 22:17
anjing sebagai simbol bahaya dan kehinaan
“Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku.”
Lukas 16:3
mengemis sebagai kondisi paling rendah — Lazarus sudah berada di kondisi bahkan di bawah itu
“Aku tidak cukup kuat untuk mencangkul dan malu untuk mengemis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 16:21
✕ Sering dikira
Anjing yang menjilati borok Lazarus adalah tanda belas kasihan Allah atas dirinya
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak memberikan interpretasi itu — ini justru bagian dari gambaran penderitaan Lazarus yang paling dalam, bukan tanda penghiburan ilahi.
✕ Sering dikira
Si orang kaya sengaja menyuruh anjing dilepas untuk menyiksa Lazarus
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyatakan itu. Anjing berkeliaran bebas di jalanan — ini gambaran keterabaian Lazarus, bukan penyiksaan aktif dari si kaya.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 16:21
Kadang kita terlalu sibuk dengan urusan sendiri sampai lupa bahwa ada orang yang sangat membutuhkan uluran tangan. Mari belajar untuk memperhatikan mereka yang tersisih dan terabaikan di sekitar kita.
Tuhan, mampukan kami untuk tidak hanya melihat kebutuhan orang lain, tetapi juga bertindak untuk menolong mereka, sekecil apa pun. Amin.