Tidak ada yang bisa menjawab, tidak ada yang berani bertanya lagi
Matius 22:46
Undangan yang Ditolak & Pertanyaan Jebakan
“Tidak seorang pun yang dapat menjawab satu kata pun kepada-Nya. Dan, sejak hari itu, tidak ada orang yang berani menanyakan pertanyaan-pertanyaan lagi kepada-Nya.”Matius 22:46 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya.”Matius 22:46 · TB
Terjemahan Baru
“Tidak seorang pun dapat menjawab Yesus. Dan semenjak hari itu, tidak ada yang berani menanyakan apa-apa lagi kepada-Nya.”Matius 22:46 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang Farisi yang berusaha menguji Yesus tadi tidak sanggup menjawab pertanyaan-Nya. Dan sejak hari itu, tidak seorang pun berani mengajukan pertanyaan untuk menguji Yesus lagi.”Matius 22:46 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And no man was able to answer him a word, neither durst any man from that day forth ask him any more questions.”Matius 22:46 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 22:46?
Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan Yesus, dan sejak itu tidak ada yang berani bertanya lagi. Ini menunjukkan otoritas Yesus yang mengagumkan dan membuat para lawan-Nya terdiam.
Latar belakang
Kemenangan argumen yang tuntas
Tidak ada seorang pun yang bisa menjawab pertanyaan Yesus — dan sejak hari itu, tidak ada yang berani bertanya lagi. Ini adalah penutup yang dramatis: setelah serangkaian percobaan menjebak Yesus (pajak, kebangkitan, hukum terbesar), semua gagal. Kini Yesus yang bertanya, dan tidak ada yang mampu menjawab.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Akhir dari sesi debat terpanjang di Bait Allah
Kapan
~30 M
Pekan terakhir pelayanan Yesus, sebelum Rabu sesi besar
Yang berbicara
Matius (narator)
Mencatat hasil akhir dari seluruh rangkaian debat di Matius 22
Kepada
Pembaca Injil Matius
Menyaksikan kemenangan argumen Yesus yang tuntas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐδεὶς
tidak seorang pun · no one
Absolut — tidak ada satu orang pun, termasuk yang paling pintar di antara mereka
ἐδύνατο ἀποκριθῆναι
yang dapat menjawab · able to answer
Imperfect — menunjukkan ketidakmampuan yang berlanjut, bukan hanya sesaat
ἐτόλμησέν
berani · dared
Keberanian yang diperlukan untuk berbicara — tidak ada yang punya itu lagi
Dua level kegagalan: tidak bisa menjawab (secara intelektual) dan tidak berani bertanya lagi (secara emosional/sosial). Yesus tidak hanya memenangkan satu argumen — Ia menutup seluruh seri dengan kemenangan yang tidak terbantahkan.
Tahukah kamu
Bungkam yang berbicara banyak
Keheningan Farisi di akhir ini lebih keras dari semua perdebatan sebelumnya. Mereka tidak bisa menjawab karena satu-satunya jawaban yang benar adalah mengakui bahwa Yesus adalah Kristus yang ilahi — dan itu adalah sesuatu yang tidak mau mereka akui.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 22:46
Yohanes 7:45-46
Ketidakmampuan menahan Yesus karena kuasa kata-kata-Nya
“Penjaga-penjaga itu kembali kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi... 'Mengapa kamu tidak membawa Dia?' Jawab penjaga-penjaga itu: 'Tidak pernah ada orang yang berkata-kata seperti orang itu!'”
Lukas 21:15
Yesus berjanji memberikan hikmat yang tidak tertandingi
“Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata dan hikmat yang tidak dapat ditentang atau dibantah oleh siapa pun yang melawan kamu.”
Matius 26:3-4
Penolakan intelektual beralih ke kekerasan fisik
“Berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa... Dan mereka merundingkan bagaimana menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan membunuh-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 22:46
✕ Sering dikira
Farisi diam karena mereka setuju dengan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Diamnya mereka bukan karena setuju — tapi karena tidak bisa menemukan argumen balik. Mereka segera mulai merencanakan kematian-Nya (Mat. 26:3-4).
✕ Sering dikira
Perdebatan ini adalah akhir dari konfrontasi antara Yesus dan para pemimpin agama
✓ Yang sebenarnya
Ini hanya akhir dari debat intelektual. Sesudahnya, Yesus masih mengecam Farisi keras di pasal 23, dan para pemimpin agama terus merencanakan cara menangkap Yesus.
Renungan
Renungan Singkat Matius 22:46
Ketika kita berhadapan dengan kebenaran, kadang lebih baik diam dan merenung daripada memaksakan argumen. Biarkan Yesus berbicara dan menantang kita untuk bertumbuh.
Ya Yesus, Engkau berotoritas atas segala hal. Bantulah aku untuk rendah hati dan mau menerima kebenaran-Mu. Amin.