Tamu lama tidak akan mencicipi pesta
Lukas 14:24
Tamu, Tempat, dan Undangan Kerajaan
“Aku berkata kepadamu, tidak seorang pun dari mereka yang aku undang sebelumnya itu akan menikmati makanan sajianku.’””Lukas 14:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorangpun dari orang-orang Lukas 14.25–30 111 yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku."”Lukas 14:24 · TB
Terjemahan Baru
“Ingatlah! Tidak seorang pun dari antara tamu-tamu yang sudah diundang itu akan menikmati makanan pesta saya ini!'"”Lukas 14:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya bersumpah bahwa mereka yang sudah menolak datang tadi tidak akan boleh masuk dan tidak akan mengecap sedikit pun dari makanan yang disediakan untuk pestaku ini!’” Lalu Yesus mengakhiri perumpamaan itu dengan berkata, “Banyak orang yang diundang, tetapi hanya sedikit yang terpilih.””Lukas 14:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For I say unto you, That none of those men which were bidden shall taste of my supper.”Lukas 14:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 14:24?
Yesus menegaskan bahwa orang-orang yang menolak undangan-Nya dengan alasan-alasan yang lemah tidak akan menikmati perjamuan tersebut. Ini merupakan peringatan bahwa menolak panggilan Allah memiliki konsekuensi serius.
Latar belakang
Penolakan yang menjadi penutupan permanen
Tuan rumah mengumumkan: tidak seorang pun dari tamu yang menolak akan menikmati makanannya. Ini bukan dendam — ini konsekuensi alami. Kamu menolak ketika diundang; pesta tetap berlangsung tanpa kamu. Yesus menutup perumpamaan dengan nada yang berat: kesempatan yang ditolak tidak selalu datang lagi.
Di mana
Rumah pemimpin orang Farisi
Dalam perumpamaan, pernyataan penutup tuan rumah
Kapan
~30 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, menutup perumpamaan perjamuan besar
Kepada
Para tamu di perjamuan
orang-orang yang hadir di meja makan pemimpin Farisi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐδεὶς
oudeis · tidak seorang pun
Tidak ada seorang pun — pernyataan absolut yang tidak punya pengecualian.
γεύσεταί
geusetai · menikmati
Akan mencicipi, merasakan — kata yang sensori dan personal; bukan sekadar 'hadir' tapi 'menikmati secara nyata'.
τοῦ δείπνου μου
tou deipnou mou · sajianku
Perjamuan malamku — milik personal tuan rumah; penolakan undangan adalah penolakan terhadap sang tuan.
Kata 'geusetai' (mencicipi/merasakan) dipilih bukan kata 'hadir'. Ini tentang pengalaman nyata yang tidak bisa dialami setelah kesempatan lewat. Penolakan bukan netral — ada sesuatu yang hilang.
Tahukah kamu
Penutupan yang keras dalam sastra perumpamaan
Perumpamaan Yesus sering berakhir dengan pernyataan yang tajam dan tidak melunak. Ini gaya retorika yang disebut 'twist ending' — membalik ekspektasi pendengar dan meninggalkan mereka dengan pertanyaan: apakah aku sedang dalam posisi yang menolak?
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 14:24
Ibrani 12:17
kesempatan yang tidak bisa diulang
“Ketika ia menginginkan berkat itu kemudian, ia tidak beroleh tempat untuk bertobat, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.”
Lukas 13:25
pintu yang akhirnya ditutup bagi yang terlambat
“Apabila tuan rumah sudah bangkit dan menutup pintu, kamu mulai berdiri di luar dan mengetok pintu.”
Matius 25:12
penolakan akhir terhadap mereka yang tidak siap
“Aku tidak mengenal kamu!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 14:24
✕ Sering dikira
Ini membuktikan Allah tidak memberikan kesempatan kedua
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini soal satu undangan yang ditolak berkali-kali — bukan tentang seluruh teologi 'kesempatan kedua'.
✕ Sering dikira
Tamu yang menolak adalah orang yang sudah pasti terhilang selamanya
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan adalah ilustrasi, bukan peta nasib individual; fokusnya pada urgensi merespons undangan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 14:24
Jangan remehkan tawaran keselamatan dan pemuridan dari Yesus. Sikap kita terhadap undangan Allah menentukan bagian kita di Kerajaan-Nya; mari hidup responsif dan taat.
Tuhan Yesus, jauhkan aku dari sikap acuh tak acuh terhadap panggilan-Mu, dan jadikan aku tamu yang setia dalam perjamuan-Mu. Amin.