Marta membuka pintu rumahnya untuk Yesus
Lukas 10:38
Panen Besar, Sesama yang Nyata
“Ketika mereka dalam perjalanan, Yesus masuk ke sebuah desa dan seorang perempuan bernama Marta menyambut Yesus di rumahnya.”Lukas 10:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.”Lukas 10:38 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Yesus dan pengikut-pengikut-Nya meneruskan perjalanan, lalu tiba di sebuah desa. Di situ seorang wanita, bernama Marta, mengundang Dia ke rumahnya.”Lukas 10:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan, tibalah mereka di sebuah desa. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.”Lukas 10:38 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now it came to pass, as they went, that he entered into a certain village: and a certain woman named Martha received him into her house.”Lukas 10:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 10:38?
Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan dan tiba di sebuah desa, kemungkinan Betania. Seorang perempuan bernama Marta menyambut Yesus di rumahnya. Ini menunjukkan bahwa Yesus menerima keramahan dan bersedia tinggal di rumah orang biasa.
Latar belakang
Singgah di rumah dua saudari yang berbeda
Betania adalah desa kecil sekitar 3 km dari Yerusalem — Yesus sering singgah di sana. Marta disebutkan pertama dan sebagai pemilik rumah: ia yang membuka pintu dan yang mengorganisir segalanya. Ini perempuan yang bukan sekadar istri atau anggota keluarga seseorang — ia punya rumah dan otoritas untuk mengundang.
Di mana
Betania
Rumah Marta dan Maria di desa yang dekat Yerusalem
Kapan
~29 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Lukas (narator)
penulis Injil yang mencatat kunjungan Yesus ke rumah Marta
Kepada
Teofilus dan pembaca Injil Lukas
pembaca Yunani-Romawi abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑπεδέξατο
hypedexato · menyambut
Menerima sebagai tamu ke dalam rumah — kata untuk keramahan resmi yang penuh hormat.
πορευομένων δὲ αὐτῶν
poreuomenōn de autōn · dalam perjalanan
Sementara mereka dalam perjalanan — transisi naratif yang menunjukkan ini momen yang terjadi di tengah perjalanan panjang.
κώμην
kōmēn · desa
Desa kecil — bukan kota besar, komunitas kecil yang saling kenal.
Keramahan Marta adalah tindakan nyata kasih — ia membuka pintu rumahnya kepada Yesus dan rombongannya. Ini ekspresi iman yang diperlihatkan dalam tindakan praktis, bukan hanya perasaan.
Tahukah kamu
Marta disebutkan pertama — tidak biasa untuk perempuan di zaman itu
Dalam kebudayaan Yahudi abad pertama, perempuan jarang disebutkan pertama dalam narasi. Bahwa Marta disebut lebih dulu dari Maria menunjukkan bahwa dialah kepala rumah tangga — ini detail kecil tapi bermakna tentang status dan peran Marta.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:38
Yohanes 11:1-5
konteks lebih lanjut tentang keluarga ini
“Ada seorang yang sakit, namanya Lazarus. Ia saudara Maria dan Marta... Yesus mengasihi Marta dan saudaranya dan Lazarus.”
Roma 12:13
keramahan sebagai tanda iman
“Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberi tumpangan.”
Ibrani 13:2
nilai keramahan dalam tradisi Kristen
“Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang telah menjamu malaikat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 10:38
✕ Sering dikira
Marta adalah orang yang lebih duniawi dibanding Maria yang lebih rohani
✓ Yang sebenarnya
Marta yang membuka rumahnya adalah tindakan kasih nyata — persoalannya bukan tentang profil rohani, tapi tentang prioritas dalam momen tertentu.
✕ Sering dikira
Kisah ini mengajarkan bahwa pelayanan praktis tidak bernilai rohani
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak menghukum Marta atas pelayanannya — Ia mengoreksi kecemasannya, bukan perbuatannya.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 10:38
Belajar dari Marta yang menyambut Yesus dengan sukacita. Apakah kita sudah membuka rumah dan hati kita untuk Yesus, tidak hanya di gereja tetapi juga dalam keseharian kita?
Tuhan, jadikan hatiku dan rumahku tempat yang ramah bagi-Mu, seperti Marta yang menyambut-Mu dengan sukacita. Amin.