Imam melihat lalu menyeberang jalan

Lukas 10:31

Panen Besar, Sesama yang Nyata

Kebetulan, seorang imam melewati jalan itu. Ketika ia melihat orang itu, ia pergi begitu saja dengan berjalan di sisi jalan yang lain.

Lukas 10:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 10:31?

Seorang imam, yang seharusnya menjadi teladan kebaikan, melihat orang yang terluka parah di jalan, tetapi memilih untuk menyeberang ke sisi lain dan pergi. Ini menunjukkan bahwa status religius tidak menjamin belas kasihan; imam itu tidak mau repot atau takut menjadi najis, sehingga mengabaikan kebutuhan sesamanya.

Latar belakang

Yang diharapkan menolong justru pergi

Imam adalah figur paling terhormat dalam masyarakat Yahudi — pemimpin rohani, mediator antara manusia dan Allah. Jika ada yang diharapkan menunjukkan kasih, dialah orangnya. Tapi ia melihat dan menyeberang ke sisi lain. Lukas tidak memberi alasan. Kita tidak tahu apakah takut, terburu-buru, atau khawatir tentang kenajisan ritual — Yesus tidak memberi pembenaran.

Di mana

Jalan Yerusalem–Yerikho

Kisah di dalam perumpamaan: tempat orang terluka terbaring

Kapan

~29 M

Perjalanan Yesus menuju Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Orang dirampok dan ditinggalkan
Orang Lewi juga melewati dari sisi lain
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus (narator perumpamaan)

Guru dari Nazaret yang sedang menceritakan kisah

A

Kepada

Ahli Hukum Taurat dan orang banyak

pendengar perumpamaan tentang sesama

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἱερεύς

hiereus · imam

Pemimpin rohani yang bertugas di Bait Allah — figur otoritas agama tertinggi dalam masyarakat Yahudi.

κατὰ συγκυρίαν

kata synkyrian · kebetulan

Secara kebetulan — bukan karena dicari, tapi karena jalan mereka memang sama.

ἀντιπαρῆλθεν

antiparēlthen · sisi jalan yang lain

Melintas di sisi berlawanan — sengaja mengambil jarak, bukan sekadar tidak melihat.

Kata 'antiparēlthen' tidak memberi ruang untuk interpretasi positif — imam itu dengan sengaja menyeberang ke sisi jalan yang lain. Ia melihat, memilih arah, dan melanjutkan perjalanan.

Tahukah kamu

Alasan aturan kemurnian kurang meyakinkan di sini

Beberapa orang mempertahankan imam dengan mengatakan ia khawatir menyentuh orang mati dan menjadi najis. Tapi korban ini masih 'setengah mati' — belum mati. Dan imam itu sedang turun ke Yerikho (pulang), bukan naik ke Yerusalem (mau bertugas). Alasan ritual tidak terlalu kuat di sini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 10:31

✕  Sering dikira

Imam ini jahat dan tidak percaya kepada Allah

✓  Yang sebenarnya

Kisah ini bukan tentang menilai karakter pribadi imam — ini tentang pola tindakan yang gagal mendefinisikan siapa sesama.

✕  Sering dikira

Imam menyeberang karena ia taat pada hukum kemurnian ritual

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan ia sedang pulang, bukan mau bertugas — alasan ritual sangat lemah dalam situasi ini.

Renungan

Renungan Singkat Lukas 10:31

Kita mungkin sering merasa sibuk dengan 'hal-hal rohani' atau rutinitas, tetapi kita bisa melewatkan kesempatan untuk menolong orang di sekitar kita. Hari ini, lihatlah sekelilingmu: adakah orang yang terluka secara fisik atau emosional yang butuh pertolonganmu? Jangan menyeberang ke sisi lain.

Tuhan, bukalah mataku untuk melihat mereka yang terluka di sekitarku, dan berikan aku keberanian untuk berhenti dan menolong, bukan menghindar. Amin.