Makan, dikuatkan, lalu berbaur dengan murid
Kisah Para Rasul 9:19
Mantan musuh kini satu meja
“Dan, setelah makan, Saulus dikuatkan. Ia bersama murid-murid di Damsyik selama beberapa hari.”Kisah Para Rasul 9:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. (9-19b) Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik.”Kisah Para Rasul 9:19 · TB
Terjemahan Baru
“Dan setelah makan, ia menjadi kuat lagi. Saulus tinggal di Damsyik dengan pengikut-pengikut Yesus beberapa hari lamanya.”Kisah Para Rasul 9:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, Saulus makan dan merasa kuat kembali. Kemudian Saulus tinggal beberapa hari bersama pengikut-pengikut Yesus di Damsik.”Kisah Para Rasul 9:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when he had received meat, he was strengthened. Then was Saul certain days with the disciples which were at Damascus.”Kisah Para Rasul 9:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 9:19?
Saulus, setelah dipulihkan penglihatannya dan dibaptis, makan dan pulih kekuatannya. Ia menghabiskan beberapa hari bersama murid-murid di Damsyik, menunjukkan bahwa ia diterima dan mulai menjalin persekutuan dengan mereka yang sebelumnya ia aniaya.
Latar belakang
Diterima dalam persekutuan
Setelah tiga hari berpuasa, Saulus akhirnya makan dan tenaganya pulih. Yang lebih penting, dia tinggal bersama para murid di Damsyik — orang-orang yang beberapa hari lalu jadi targetnya kini jadi keluarga barunya. Penerimaan komunitas ini menyegel transformasinya.
Di mana
Damsyik
Saulus pulih, makan, dan tinggal bersama para murid beberapa hari
Kapan
~34 M
Saulus bergabung dengan jemaat
Yang berbicara
Lukas
Dokter dan penulis Injil, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
Pembaca utama, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐνίσχυσεν
enischysen · strengthened
Dikuatkan — tenaga fisik pulih setelah tiga hari berpuasa.
τροφὴν
trophēn · food
Makanan — sumber kekuatan; makan bersama jadi tanda penerimaan.
μαθητῶν
mathētōn · disciples
Murid-murid — komunitas yang dulu diburu, kini jadi keluarga Saulus.
Saulus 'dikuatkan' lewat 'makanan' bersama 'murid-murid' yang dulu ia buru — pemulihan fisik dan rekonsiliasi sosial berjalan beriringan.
Tahukah kamu
Makan bersama: tanda persaudaraan sejati
Di budaya Timur kuno, makan bersama berarti penerimaan penuh dan damai. Saulus si pemburu kini berbagi meja dengan murid-murid yang ia buru — gambaran rekonsiliasi yang radikal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 9:19
Kisah Para Rasul 9:25
Saulus kini punya murid
“Akan tetapi, murid-murid Saulus membawanya pada waktu malam dan menurunkannya melalui tembok.”
Galatia 1:17
Saulus di Damsyik
“aku berangkat ke Arab, lalu kembali lagi ke Damsyik.”
Kisah Para Rasul 2:42
Persekutuan dan makan bersama
“Mereka bertekun... dalam persekutuan dan dalam memecahkan roti dan dalam doa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 9:19
✕ Sering dikira
"Saulus langsung pergi sendiri tanpa komunitas."
✓ Yang sebenarnya
Ia justru tinggal bersama para murid Damsyik beberapa hari — penerimaan komunitas menyegel pertobatannya.
✕ Sering dikira
"'Dikuatkan' di sini berarti kekuatan rohani saja."
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya jelas fisik: setelah tiga hari tak makan, ia makan dan tenaganya pulih.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 9:19
Pemulihan bisa terjadi lewat hal sederhana: makan, istirahat, dan bersekutu dengan sesama percaya. Saulus tidak langsung melayani besar, ia menerima pertolongan dan menikmati kebersamaan. Jangan terburu-buru dalam proses pemulihan; biarkan Tuhan memakai orang lain untuk menguatkan kita.
Tuhan, ajar aku untuk menerima pemulihan dan persekutuan, agar aku dapat dikuatkan untuk melayani-Mu. Amin.