Bagaikan domba yang dibawa ke pembantaian

Kisah Para Rasul 8:32

Tersebar tapi tidak padam

Pada waktu itu, bagian dari Kitab Suci yang sedang ia baca adalah ini, “Ia dibawa seperti seekor domba ke tempat penyembelihan, dan seperti seekor anak domba sebelum digunting bulunya membisu sehingga Ia tidak membuka mulut-Nya.

Kisah Para Rasul 8:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 8:32?

Ayat yang dibaca oleh sida-sida itu adalah Yesaya 53:7-8, yang menggambarkan penderitaan dan kematian Yesus. Yesus digambarkan seperti domba yang dibawa ke pembantaian, tanpa membela diri, menyerahkan diri-Nya sebagai korban.

Latar belakang

Nubuatan yang menunggu 700 tahun

Bagian yang dibaca adalah Yesaya 53:7-8 — salah satu nubuatan Mesianik paling jelas dalam Perjanjian Lama. Gambar domba yang dibawa ke pembantaian tanpa membuka mulut adalah gambar yang sangat kuat tentang penderitaan yang diterima tanpa perlawanan. Filipus akan menunjukkan bahwa ini berbicara tentang Yesus.

Di mana

Di dalam kereta, jalan Gaza

Gulungan Yesaya terbuka di tangan pejabat Etiopia

Kapan

~35 M

Nubuatan yang bertemu penggenapannya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pejabat mengundang Filipus naik ke kereta
Filipus mulai menjelaskan tentang Yesus
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (mengutip Yesaya 53:7-8)

Dokter dan penulis yang mengutip nubuatan untuk menjelaskan Yesus

T

Kepada

Teofilus dan pembaca Kisah

Pembaca yang perlu memahami koneksi Yesaya dengan Yesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

πρόβατον

probaton · sheep

Domba — hewan yang dipakai untuk persembahan, gambaran kelemahan dan kepasrahan.

σφαγήν

sphagēn · slaughter

Pembantaian, pengorbanan — kata yang sangat keras, menggambarkan kematian yang brutal.

ἄφωνος

aphōnos · silent

Tanpa suara, bisu — tidak mengeluh, tidak menuntut hak, tidak memprotes.

Domba ke penyembelihan dan bisu — dua gambar yang menggambarkan bukan kelemahan tapi pilihan untuk tidak menggunakan kekuatan. Yesus tidak terbunuh karena tidak mampu melawan — Dia memilih untuk tidak melawan.

Tahukah kamu

Yesaya 53: nubuatan yang mengejutkan rabbi

Di kalangan Yahudi abad pertama, Yesaya 53 adalah teks yang diperdebatkan — siapa Hamba yang Menderita itu? Beberapa rabbi menginterpretasikan itu sebagai Israel kolektif, bukan individu. Filipus menawarkan interpretasi yang revolusioner: ini berbicara tentang Yesus dari Nazaret.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 8:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 8:32

✕  Sering dikira

Domba berarti Yesus lemah dan tidak berdaya.

✓  Yang sebenarnya

Gambaran domba di sini bukan tentang ketidakberdayaan tapi tentang pilihan sadar untuk tidak melawan — Yesus punya kuasa untuk melarikan diri (Matius 26:53) tapi memilih untuk tidak menggunakannya.

✕  Sering dikira

Yesaya 53 jelas sudah dari dulu dimengerti sebagai nubuatan tentang Mesias.

✓  Yang sebenarnya

Interpretasi Mesias tentang Yesaya 53 diperdebatkan dalam tradisi Yahudi — itulah mengapa orang Etiopia bingung dan bertanya di ayat 34 tentang siapa yang dimaksud sang nabi.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 8:32

Yesus rela menderita dan mati untuk kita tanpa banyak protes. Ini mengajarkan kita tentang kerelaan berkorban dan ketaatan yang total kepada kehendak Bapa.

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela berkorban bagiku. Ajari aku untuk taat dan rela berkorban bagi sesamaku. Amin.