Petrus: semoga uangmu binasa bersamamu!
Kisah Para Rasul 8:20
Tersebar tapi tidak padam
“Akan tetapi, Petrus berkata kepada Simon, “Semoga uangmu itu binasa bersamamu karena kamu berpikir kamu dapat memperoleh karunia Allah dengan uang!”Kisah Para Rasul 8:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.”Kisah Para Rasul 8:20 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Petrus menjawab, "Celakalah kau dan uangmu! Kaukira pemberian Allah dapat dibeli dengan uang?”Kisah Para Rasul 8:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Petrus berkata kepada Simon, “Binasalah kamu bersama uangmu itu!— karena kamu menganggap pemberian rohani dari Allah bisa dibeli dengan uang.”Kisah Para Rasul 8:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Peter said unto him, Thy money perish with thee, because thou hast thought that the gift of God may be purchased with money.”Kisah Para Rasul 8:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 8:20?
Petrus menegur Simon dengan keras, mengutuk uangnya karena berpikir kuasa Allah bisa dibeli. Ini menegaskan bahwa karunia Roh Kudus adalah pemberian cuma-cuma, bukan komoditas yang bisa diperdagangkan.
Latar belakang
Ketegasan yang penuh kasih
Respons Petrus keras dan langsung — semoga uangmu binasa bersamamu. Ini bukan kutukan magis; ini idiom Yahudi yang sangat kuat untuk menolak sesuatu secara total. Petrus tidak bernegosiasi, tidak memperhalus kata-kata, tidak mencari jalan tengah. Tapi di ayat 22-23 dia juga menyerukan pertobatan — ini bukan kebencian, ini kejelasan.
Di mana
Kota di Samaria
Konfrontasi langsung antara Petrus dan Simon
Kapan
~35 M
Krisis integritas diselesaikan dengan tegas
Yang berbicara
Petrus
Rasul utama, pernah menyangkal Yesus, kini pemimpin gereja
Kepada
Simon (penyihir Samaria)
Bekas penyihir yang mencoba membeli karunia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπώλεια
apōleia · perish
Kehancuran, kebinasaan — kata yang sama dipakai Yesus tentang jalan yang menuju kehancuran (Matius 7:13).
ἐνόμισας
enomisas · thought
Kamu mengira, kamu menganggap — menunjukkan masalahnya ada di asumsi dasar Simon tentang bagaimana cara kerja karunia Allah.
δωρεάν
dōrean · gift
Pemberian cuma-cuma, hadiah — kata ini sendiri berarti gratis; tidak bisa dibeli.
Petrus menyerang asumsi dasar Simon: karunia Allah (dōrean = pemberian gratis) tidak bisa dibeli dengan uang. Kontradiksi ini fundamental dan Petrus tidak mencoba melunakinya.
Tahukah kamu
Kata binasa yang tidak sengaja dikutuk
Frasa semoga uangmu binasa bersamamu adalah terjemahan dari eis apōleian estō — secara harfiah kiranya menjadi kehancuran. Ini adalah ungkapan penolakan ekstrem dalam budaya Semit, bukan kutukan literal. Bahasa yang kuat untuk memperjelas betapa seriusnya pelanggaran yang Simon lakukan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 8:20
Matius 7:13
Kata apōleia yang sama
“Masuklah melalui pintu yang sempit, karena lebar pintu dan luas jalan yang menuju kebinasaan, dan banyak orang masuk melaluinya.”
Efesus 2:8
Keselamatan adalah pemberian, bukan pembelian
“Karena kasih karunia kamu diselamatkan melalui iman, dan itu bukan dari dirimu sendiri — itu adalah pemberian Allah.”
Yesaya 55:1
Kasih Allah tidak memerlukan bayaran
“datanglah! Belilah tanpa uang dan tanpa harga, anggur dan susu!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 8:20
✕ Sering dikira
Petrus mengutuk Simon sehingga Simon benar-benar binasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penolakan keras dan idiomatis, bukan kutukan magis — Petrus kemudian menyerukan pertobatan di ayat 22, menunjukkan bahwa dia ingin Simon diselamatkan, bukan binasa.
✕ Sering dikira
Petrus marah karena Simon mencoba mencuri jabatan rasul.
✓ Yang sebenarnya
Masalahnya spesifik: Simon berpikir karunia Allah bisa dibeli — ini pelanggaran terhadap prinsip kasih karunia yang mendasar, bukan persoalan perebutan jabatan.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 8:20
Jangan pernah berpikir bahwa kita bisa mendapatkan hak istimewa rohani lewat kekayaan atau posisi. Semua yang kita miliki berasal dari kasih karunia Allah, jadi kita harus bersyukur, bukan membanggakan diri.
Bapa, ampuni aku jika aku pernah berpikir bisa membeli atau mendapatkan berkat-Mu dengan cara duniawi. Ajari aku untuk bergantung sepenuhnya pada anugerah-Mu. Amin.