Tangan-Nya yang Membuat Semuanya
Kisah Para Rasul 7:50
Pidato Panjang yang Berakhir dengan Batu
“Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini?’”Kisah Para Rasul 7:50 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bukankah tangan-Ku sendiri yang membuat semuanya ini?”Kisah Para Rasul 7:50 · TB
Terjemahan Baru
“Bukankah Aku sendiri yang menjadikan segala sesuatu?' begitulah kata Allah.”Kisah Para Rasul 7:50 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ingatlah, seluruh semesta ini dijadikan oleh tangan-Ku sendiri!’””Kisah Para Rasul 7:50 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Hath not my hand made all these things?”Kisah Para Rasul 7:50 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 7:50?
Allah menegaskan bahwa tangan-Nya sendiri yang menciptakan segala sesuatu, termasuk langit dan bumi. Ini adalah pernyataan bahwa Allah adalah Pencipta yang berdaulat atas seluruh alam semesta, sehingga tidak membutuhkan tempat tinggal buatan manusia.
Latar belakang
Argument Penutup: Pencipta Tidak Bisa Dikurung oleh Ciptaan-Nya
Pertanyaan Allah kepada nabi Yesaya berakhir dengan pernyataan yang mematikan: 'Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini?' Allah adalah pencipta langit dan bumi yang kita katakan sebagai 'takhta dan tumpuan kaki'-Nya. Jika Ia yang membuat semuanya, bagaimana mungkin manusia bisa membuat 'rumah' yang lebih besar dari sang Pencipta?
Di mana
Yerusalem — sidang Sanhedrin
Stefanus menyelesaikan kutipan dari Yesaya tentang Allah yang menciptakan semua hal
Kapan
~35 M
Penutup argumen teologis tentang ketidakcukupan Bait Suci
Yang berbicara
Stefanus (mengutip Yesaya)
Diakon jemaat Yerusalem, mengutip nabi Yesaya sebagai argumen final
Kepada
Sanhedrin
71 pemimpin agama Yahudi, mendengar argument Stefanus tentang Bait Suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἡ χείρ μου
tangan-Ku · my hand
Cheir mou — tangan Allah sebagai agen penciptaan. Kontras langsung dengan cheiropoiētos (buatan tangan manusia) di ayat 48.
ἐποίησεν
membuat · made
Poieō — membuat, menciptakan. Allah adalah Sang Pembuat — manusia tidak bisa 'membuat' rumah untuk Pembuat segala sesuatu.
ταῦτα πάντα
semuanya ini · all these things
Tauta panta — semua hal yang baru disebutkan: langit sebagai takhta, bumi sebagai tumpuan kaki. Semuanya adalah karya tangan Allah.
ἡ χείρ μου (tangan-Ku) ἐποίησεν (membuat) ταῦτα πάντα (semuanya ini). Kontras sempurna dengan χειροποιήτοις (buatan tangan manusia) di ayat 48. Tangan yang lebih kecil tidak bisa memuat Yang menciptakan tangan itu sendiri.
Tahukah kamu
Kata 'Tangan' Allah dalam Alkitab: Lebih dari 100 Kali
Referensi tentang 'tangan Allah' atau 'tangan TUHAN' muncul lebih dari 100 kali dalam Alkitab Ibrani. Di sini dipakai secara ironis: 'tangan Allah' yang membuat semesta alam tidak bisa dikurung dalam bangunan yang dibuat oleh 'tangan manusia' (cheiropoiētos dari ayat 48).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 7:50
Yesaya 66:2
Kelanjutan kutipan Yesaya yang Stefanus ulangi di sini.
“Karena semua itu telah dijadikan oleh tangan-Ku, dan demikianlah semuanya itu jadi, firman TUHAN.”
Ayub 38:4
Allah mengingatkan manusia tentang posisi mereka relatif terhadap kuasa-Nya.
“Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!”
Kolose 1:16
Seluruh ciptaan adalah karya Allah — dan tidak ada bangunan dari ciptaan yang bisa memuat Sang Pencipta.
“Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 7:50
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Allah tidak peduli dengan ritual atau tempat ibadah sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Bukan ketidakpedulian Allah terhadap ibadah — tapi penolakan terhadap pemikiran bahwa Allah 'membutuhkan' bangunan atau bahwa Ia hadir secara eksklusif di satu tempat.
✕ Sering dikira
Ini adalah ajaran baru dari Stefanus yang bertentangan dengan tradisi Israel
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kutipan dari nabi Yesaya yang Sanhedrin sendiri hormati. Stefanus bukan membawa ajaran baru — ia menunjukkan bahwa kitab mereka sendiri berkata hal yang sama.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 7:50
Ingatlah bahwa Allah yang kita layani adalah Pencipta segala sesuatu. Kita tidak perlu merasa terbebani untuk 'menyediakan' sesuatu bagi-Nya, tetapi kita dipanggil untuk bersyukur dan mengelola ciptaan-Nya dengan baik.
Ya Pencipta langit dan bumi, mampukan kami untuk hidup dalam kekaguman dan tanggung jawab atas ciptaan-Mu. Amin.