Mengukur kedalaman laut

Kisah Para Rasul 27:28

Air makin dangkal, daratan benar dekat

Mereka mengulurkan batu duga dan menemukan bahwa kedalaman airnya dua puluh depa. Ketika, mereka maju sedikit lagi, mereka kembali melemparkan batu duga dan mengetahui kedalaman airnya lima belas depa.

Kisah Para Rasul 27:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 27:28?

Para pelaut mengukur kedalaman laut untuk memastikan posisi mereka, menemukan bahwa mereka semakin dekat ke daratan. Ini menunjukkan kehati-hatian dan usaha mereka untuk bertahan hidup dalam situasi yang berbahaya.

Latar belakang

Air makin dangkal

Awak menurunkan batu duga untuk mengukur kedalaman: pertama dua puluh depa, sebentar kemudian lima belas depa. Air yang cepat mendangkal jelas menandakan pantai sudah dekat. Mereka harus segera bertindak agar tak menabrak karang.

Di mana

Perairan dangkal dekat Malta

Lepas pantai teluk berbatu

Kapan

~60 M

Mendekati pantai

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Menduga daratan dekat
Menurunkan empat jangkar
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter penulis, saksi mata

P

Kepada

Pembaca

Pengikut kisah perjalanan rasul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

βολίσαντες

bolisantes · took soundings

mengukur kedalaman air

ὀργυιὰς

orgyias · fathoms

depa (satuan kedalaman)

εὗρον

heuron · found

menemukan, mendapati

Mereka 'mengukur' (bolisantes) dengan teliti — iman pada janji Allah tetap disertai kewaspadaan dan tindakan cermat.

Tahukah kamu

Batu duga, GPS kuno

Tali bertimbal diturunkan untuk mengukur kedalaman. Perubahan 20 ke 15 depa dalam waktu singkat adalah sinyal jelas kapal mendekati daratan berbahaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:28

✕  Sering dikira

"Mengukur kedalaman tanda kurang iman."

✓  Yang sebenarnya

Iman dan kewaspadaan praktis berjalan bersama di sini.

✕  Sering dikira

"Air dangkal berarti aman."

✓  Yang sebenarnya

Justru itu peringatan bahaya karang di depan.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:28

Dalam krisis, penting untuk tetap siaga dan mengambil tindakan praktis untuk mengatasi masalah, sambil tetap berdoa memohon petunjuk Tuhan. Keseimbangan antara iman dan usaha adalah kunci.

Ya Allah, berilah aku kebijaksanaan untuk mengambil langkah-langkah praktis dalam menghadapi kesulitan, seraya tetap berserah pada-Mu. Amin.