Massa terdiam saat dia bicara Ibrani

Kisah Para Rasul 22:2

Bahasa ibu menenangkan kerumunan

Dan, ketika mereka mendengar bahwa Paulus memanggil mereka dalam bahasa Ibrani, mereka semakin terdiam, dan Paulus berkata,

Kisah Para Rasul 22:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 22:2?

Orang banyak menjadi lebih tenang karena Paulus berbicara dalam bahasa Ibrani, bahasa ibu mereka. Ini menunjukkan kepekaan Paulus terhadap audiensnya dan membantunya mendapatkan perhatian mereka.

Latar belakang

Trik kecil yang ampuh

Mereka pikir Paulus orang asing yang menghina Bait Allah. Begitu ia bicara dalam bahasa Ibrani—bahasa rumah mereka—massa langsung tenang. Ini bukti ia salah satu dari mereka.

Di mana

Tangga benteng Antonia, Yerusalem

Tangga di atas halaman Bait Allah

Kapan

~57 M

Paulus ditangkap di Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Paulus minta didengar
Paulus mulai bercerita
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator (Lukas)

Penulis Kisah Para Rasul, rekan Paulus

M

Kepada

Massa Yahudi

Kerumunan yang mendadak diam

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

Ἑβραΐδι διαλέκτῳ

Hebraidi dialekto · Hebrew language

logat/bahasa Ibrani

μᾶλλον παρέσχον ἡσυχίαν

mallon hesychian · more quiet

makin tenang dan diam

ἤκουσαν

ekousan · they heard

mereka mendengar

Bahasa ibu membuka telinga yang tadinya tertutup amarah.

Tahukah kamu

Ibrani atau Aram?

Yang dimaksud 'bahasa Ibrani' di sini kemungkinan besar bahasa Aram, bahasa sehari-hari orang Yahudi saat itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 22:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 22:2

✕  Sering dikira

"Mereka diam karena takut tentara."

✓  Yang sebenarnya

Mereka diam karena terkejut Paulus bicara bahasa mereka sendiri.

✕  Sering dikira

"Bahasa Ibrani pasti Ibrani kuno kitab suci."

✓  Yang sebenarnya

Kemungkinan besar Aram, bahasa percakapan sehari-hari.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 22:2

Komunikasi yang efektif dimulai dengan memahami dan menggunakan bahasa atau cara yang akrab bagi pendengar. Kita bisa belajar untuk beradaptasi agar pesan kita diterima dengan baik.

Ya Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk berkomunikasi dengan cara yang tepat bagi setiap orang yang aku temui. Amin.