Berdiri di tangga, menghadap massa

Kisah Para Rasul 22:1

Paulus membela diri di depan massa marah

“Saudara-saudara dan Bapak-bapak, dengarkan pembelaanku sekarang kepadamu.”

Kisah Para Rasul 22:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 22:1?

Paulus memulai pembelaannya di hadapan orang banyak dengan sapaan hormat, 'Saudara-saudara dan Bapak-bapak,' meminta mereka mendengarkan pembelaannya. Ini menunjukkan sikap menghormati pendengarnya dan kesediaan untuk menjelaskan diri secara terbuka.

Latar belakang

Bicara di ujung tanduk

Paulus baru saja diseret keluar Bait Allah dan nyaris dipukuli mati. Komandan Romawi mengizinkannya bicara dari tangga. Ia memulai dengan sopan, memanggil mereka 'saudara' dan 'bapak'.

Di mana

Tangga benteng Antonia, Yerusalem

Di tangga markas tentara Romawi, di atas halaman Bait Allah

Kapan

~57 M

Paulus ditangkap di Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Diselamatkan dari amukan massa
Massa terdiam mendengarnya
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang dulu pemburu pengikut Yesus

M

Kepada

Massa Yahudi di Yerusalem

Kerumunan yang baru saja mau menghajarnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀπολογία

apologia · defense

pembelaan resmi di pengadilan

ἀδελφοί

adelphoi · brothers

saudara sesama bangsa

ἀκούσατε

akousate · hear

dengarkan baik-baik

Paulus tidak menyerang balik; ia minta didengar layaknya orang yang diadili dengan adil.

Tahukah kamu

Kata yang biasa dipakai di pengadilan

Kata 'pembelaan' yang dipakai Paulus adalah istilah hukum Yunani, akar dari kata 'apologetika' yang kita kenal sekarang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 22:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 22:1

✕  Sering dikira

"Paulus menyerang balik massa dengan kasar."

✓  Yang sebenarnya

Ia justru membuka dengan hormat, memanggil mereka saudara dan bapak.

✕  Sering dikira

"Ini khotbah biasa."

✓  Yang sebenarnya

Ini pidato pembelaan diri di tengah ancaman nyawa.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 22:1

Ketika kita dituduh atau disalahpahami, penting untuk tetap tenang dan berbicara dengan hormat. Sapaan yang baik dapat membuka hati pendengar dan menciptakan ruang untuk didengar.

Tuhan, ajari aku untuk selalu berbicara dengan hormat dan bijaksana, bahkan saat aku harus membela diri. Amin.