Lima hari berlayar dari Filipi ke Troas
Kisah Para Rasul 20:6
Perjalanan Terakhir Paulus ke Yerusalem
“tetapi kami berlayar dari Filipi sesudah Hari Raya Roti Tidak Beragi, dan datang kepada mereka di Troas dalam 5 hari, di sana kami tinggal selama 7 hari.”Kisah Para Rasul 20:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi sesudah hari raya Roti Tidak Beragi kami berlayar dari Filipi dan empat hari kemudian sampailah kami di Troas dan bertemu dengan mereka. Di situ kami tinggal tujuh hari lamanya. Kisah Para Rasul 20.7–12 122”Kisah Para Rasul 20:6 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Perayaan Roti Tidak Beragi, kami berlayar meninggalkan Filipi. Lima hari kemudian kami berkumpul lagi dengan mereka di Troas. Di sana kami tinggal satu minggu.”Kisah Para Rasul 20:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian, sesudah hari raya Paskah, kami berangkat dengan kapal dari Filipi menuju Troas. Sesudah lima hari perjalanan, kami berdua tiba di Troas dan bertemu dengan mereka. Kami semua tinggal di sana selama tujuh hari.”Kisah Para Rasul 20:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And we sailed away from Philippi after the days of unleavened bread, and came unto them to Troas in five days; where we abode seven days.”Kisah Para Rasul 20:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 20:6?
Setelah memperingati Hari Raya Roti Tidak Beragi, Paulus berlayar dari Filipi dan tiba di Troas. Ia tinggal di sana selama tujuh hari untuk bertemu dengan jemaat. Ini menunjukkan perhatian Paulus terhadap ritus iman dan komitmennya untuk mengunjungi jemaat.
Latar belakang
Waktu perjalanan yang lebih lama dari biasanya
Dalam perjalanan sebelumnya (Kisah 16:11), rute Filipi–Troas hanya dua hari. Kali ini butuh lima hari — kemungkinan angin berlawanan atau kondisi laut yang tidak bersahabat. Mereka tiba dan tinggal tujuh hari sebelum melanjutkan perjalanan.
Di mana
Filipi menuju Troas
Perjalanan laut dari Neapolis (pelabuhan Filipi) menyeberang ke Asia Kecil
Kapan
~58 M
Setelah Paskah, menuju Pentakosta
Yang berbicara
Lukas (narator)
Tabib dan rekan perjalanan Paulus, penulis Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus dan pembaca awal
Orang percaya non-Yahudi di dunia Yunani-Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τὰς ἡμέρας τῶν ἀζύμων
Hari Raya Roti Tidak Beragi · Days of Unleavened Bread
Azumon — tujuh hari setelah Paskah Yahudi; menunjukkan Paulus masih mengikuti kalender Yahudi
ἀπεπλεύσαμεν
berlayar · sailed
Apepleusamеn — aorist aktif; keberangkatan yang definitif dan disengaja
ἄχρι ἡμερῶν πέντε
dalam 5 hari · five days
Detail waktu yang spesifik menunjukkan catatan perjalanan tangan pertama
Detail seperti 'lima hari' dan 'tujuh hari' bukan pengisi cerita — ini penanda waktu dari pelaku perjalanan langsung. Lukas menulis seperti orang yang memang ada di sana.
Tahukah kamu
Lima hari bukan perjalanan biasa
Perjalanan yang sama di arah sebaliknya (Troas ke Filipi) pernah hanya butuh dua hari. Perbedaan ini kemungkinan disebabkan angin musim yang berlawanan di Laut Aegea — kapal layar sangat tergantung arah angin.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 20:6
Kisah Para Rasul 16:11-12
Rute yang sama sebelumnya hanya dua hari
“Setelah berlayar dari Troas, kami langsung menuju Samotrake dan hari berikutnya ke Neapolis. Dari sana kami pergi ke Filipi.”
1 Korintus 5:7-8
Paulus sendiri memaknai Paskah secara Kristen
“...karena anak domba Paskah kita, yaitu Kristus, sudah disembelih. Karena itu marilah kita berpesta...”
Filipi 1:3-5
Kedekatan Paulus dengan jemaat Filipi
“Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu... atas persekutuanmu dalam Injil.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 20:6
✕ Sering dikira
Paulus merayakan Paskah Yahudi karena masih terikat Hukum Taurat
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengikuti kalender Yahudi secara budaya, bukan karena kewajiban agama untuk keselamatan
✕ Sering dikira
Lima hari perjalanan menunjukkan Paulus tidak terburu-buru
✓ Yang sebenarnya
Lima hari adalah waktu yang lama untuk rute itu — kemungkinan besar karena kondisi angin yang buruk, bukan santai-santai
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 20:6
Perhatikan momen-momen penting dalam iman kita, seperti hari-hari raya atau perayaan, sebagai kesempatan untuk merenungkan karya Tuhan dan memperkuat hubungan dengan jemaat.
Ya Tuhan, mampukan kami untuk menghargai setiap kesempatan bersekutu dan merayakan karya-Mu. Amin.