Membuktikan dari Kitab Suci di muka umum

Kisah Para Rasul 18:28

Apolos menunjukkan Yesus sang Mesias

karena ia dengan keras membantah orang-orang Yahudi di muka umum, sambil menunjukkan dari Kitab Suci bahwa Kristus adalah Yesus.

Kisah Para Rasul 18:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 18:28?

Apolos dengan gigih membantah orang-orang Yahudi di depan umum, membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Kristus. Ia menggunakan pengetahuan Kitab Suci yang dimilikinya untuk meyakinkan orang banyak.

Latar belakang

Senjata terbaik: Kitab Suci sendiri

Apolos dengan kuat membantah orang Yahudi di depan umum. Ia membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesuslah Sang Kristus — memakai kefasihannya untuk satu kesimpulan: Yesus adalah Mesias.

Di mana

Akhaya (Korintus)

Ruang publik tempat debat terbuka

Kapan

~53 M

Perjalanan misi ketiga (paralel)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Menolong jemaat Akhaya
Paulus tiba di Efesus
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Apolos

Pengajar fasih asal Aleksandria, kini dilengkapi

Y

Kepada

Yahudi penentang

Lawan debat di muka umum di Akhaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

διακατηλέγχετο

diakatēlencheto · convinced

membantah dengan tuntas dan kuat

δημοσίᾳ

dēmosia · publickly

di muka umum, terbuka

Χριστὸν

Christon · Christ

Kristus, Sang Mesias

Apolos membantah 'dengan tuntas' dan 'di muka umum' — keberanian dan ketelitiannya kini terarah penuh pada satu poin: Yesus adalah Mesias.

Tahukah kamu

Berdebat dengan Kitab mereka sendiri

Apolos tak memakai argumen filsafat Yunani, melainkan Kitab Suci Ibrani yang justru diakui lawan-lawannya — strategi yang sukar dibantah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 18:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 18:28

✕  Sering dikira

"Apolos menang lewat retorika dan kepintaran bicara."

✓  Yang sebenarnya

Kekuatannya adalah bukti dari Kitab Suci, bukan sekadar kefasihan.

✕  Sering dikira

"Kristus di sini nama, bukan klaim."

✓  Yang sebenarnya

Apolos membuktikan Yesus adalah Sang Mesias — sebuah klaim teologis, bukan sekadar sebutan.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 18:28

Kita dipanggil untuk berani bersaksi dan mempertahankan kebenaran, tetapi harus dilakukan dengan dasar yang kuat pada Alkitab dan dalam sikap yang penuh kasih.

Ya Roh Kudus, berani dan hikmat untuk memberitakan kebenaran-Mu dengan jelas dan penuh kasih. Amin.