Paulus membuktikan Yesus adalah Kristus yang dinantikan
Kisah Para Rasul 17:3
Dari Tesalonika ke Atena: Injil Menembus Filsafat
“sambil menjelaskan dan membuktikan bahwa Kristus harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, dengan berkata, “Yesus ini, yang sedang kuberitakan kepadamu, adalah Kristus.””Kisah Para Rasul 17:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia menerangkannya kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu."”Kisah Para Rasul 17:3 · TB
Terjemahan Baru
“Berdasarkan ayat-ayat Alkitab ia menjelaskan dan membuktikan bahwa Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah perlu menderita dan hidup kembali dari kematian. "Yesus yang saya beritakan kepadamu itu, Dialah Raja Penyelamat yang dijanjikan," kata Paulus.”Kisah Para Rasul 17:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Berdasarkan tulisan para nabi dia menjelaskan dan membuktikan bahwa Kristus harus menderita, lalu mati, dan kemudian hidup kembali dari kematian. Paulus menegaskan, “Yesus yang sedang saya beritakan kepada kalian, Dialah Kristus yang dijanjikan itu.””Kisah Para Rasul 17:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Opening and alleging, that Christ must needs have suffered, and risen again from the dead; and that this Jesus, whom I preach unto you, is Christ.”Kisah Para Rasul 17:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 17:3?
Paulus menjelaskan dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Kristus harus menderita dan bangkit dari kematian, dan Yesus itulah Kristus yang dijanjikan. Ini adalah inti pemberitaan Paulus.
Latar belakang
Argumen inti: Mesias harus mati dan bangkit
Ini adalah inti teologis dari pesan Paulus. Ia tidak mulai dari Yesus, tapi dari Kitab Suci — menunjukkan bahwa Mesias yang dijanjikan Perjanjian Lama memang harus menderita dan bangkit. Baru setelah itu ia berkata: 'Yesus itu orangnya.' Urutan ini cerdik secara retoris.
Di mana
Sinagoge Tesalonika
Ruang diskusi komunitas Yahudi, suasana akademis dan teologis
Kapan
~50 M
Perjalanan misi kedua Paulus
Yang berbicara
Paulus
Rasul, mantan Farisi, penulis banyak surat PB
Kepada
Jemaat sinagoge Tesalonika
Campuran orang Yahudi dan simpatisan non-Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
διανοίγων
menjelaskan · explaining
Kata Yunani ini secara harfiah berarti 'membuka' — seperti membuka gembok teks yang tertutup
παρατιθέμενος
membuktikan · proving
Meletakkan bukti di hadapan seseorang, seperti menyajikan barang bukti di pengadilan
Χριστός
Kristus · Christ
Terjemahan Yunani dari kata Ibrani Mesias — berarti 'Yang Diurapi'
Paulus 'membuka' teks lama dan 'meletakkan' bukti di depan pendengar — bukan memaksa, tapi mengundang mereka berpikir ulang tentang teks yang sudah mereka kenal.
Tahukah kamu
Mesias yang menderita adalah ide yang mengejutkan bagi banyak Yahudi
Banyak orang Yahudi abad pertama mengharapkan Mesias sebagai raja penakluk, bukan yang mati disalib. Argumen Paulus dari Kitab Suci — seperti Yesaya 53 — mengubah kerangka pikir ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 17:3
Yesaya 53:3-5
Teks yang kemungkinan Paulus gunakan untuk membuktikan Mesias harus menderita
“Ia dihina dan ditolak oleh orang-orang... Tetapi ia tertikam karena pemberontakan kita...”
1 Korintus 15:3-4
Paulus sendiri meringkas argumen ini dalam suratnya
“...Kristus mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci... dan dibangkitkan pada hari yang ketiga...”
Lukas 24:26
Yesus sendiri menggunakan argumen serupa setelah kebangkitan-Nya
“Bukankah Mesias harus menderita dan masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 17:3
✕ Sering dikira
'Paulus langsung bilang Yesus adalah Tuhan kepada orang Yahudi'
✓ Yang sebenarnya
Paulus mulai dari teks Kitab Suci mereka sendiri, membangun argumen bahwa Mesias harus menderita dan bangkit — baru kemudian mengidentifikasi Yesus sebagai Mesias itu
✕ Sering dikira
'Membuktikan' di sini berarti Paulus punya bukti fisik atau mukjizat'
✓ Yang sebenarnya
Paulus 'membuktikan' dengan cara menafsirkan dan menghubungkan teks Kitab Suci, bukan dengan menunjukkan mukjizat
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 17:3
Mari kita pegang teguh kebenaran bahwa penderitaan dan kebangkitan Yesus adalah inti iman kita. Setiap kali kita berbicara tentang iman, fokuslah pada karya Kristus yang menyelamatkan.
Tuhan Yesus, terima kasih untuk penderitaan dan kebangkitan-Mu. Tolong kami untuk selalu memberitakan kebenaran ini dengan jelas, Amin.