Paulus tiba di kota pelabuhan Tesalonika
Kisah Para Rasul 17:1
Dari Tesalonika ke Atena: Injil Menembus Filsafat
“Suatu saat, ketika Paulus dan Silas telah melewati Amfipolis dan Apolonia, mereka sampai di Tesalonika, di mana ada sebuah sinagoge orang Yahudi.”Kisah Para Rasul 17:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Paulus dan Silas mengambil jalan melalui Amfipolis dan Apolonia dan tiba di Tesalonika. Di situ ada sebuah rumah ibadat orang Yahudi.”Kisah Para Rasul 17:1 · TB
Terjemahan Baru
“Paulus dan Silas melanjutkan perjalanan mereka melalui Amfipolis dan Apolonia lalu tiba di Tesalonika. Di sana ada rumah ibadat orang Yahudi.”Kisah Para Rasul 17:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, Paulus dan Silas pergi ke kota Tesalonika melalui kota Amfipolis dan Apolonia. Di kota itu sudah ada rumah pertemuan orang Yahudi.”Kisah Para Rasul 17:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now when they had passed through Amphipolis and Apollonia, they came to Thessalonica, where was a synagogue of the Jews:”Kisah Para Rasul 17:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 17:1?
Paulus dan Silas melanjutkan perjalanan melewati beberapa kota dan tiba di Tesalonika, sebuah kota besar di Makedonia. Di sana ada sebuah sinagoge Yahudi, yang menjadi tempat Paulus biasa memulai pelayanannya.
Latar belakang
Transit sebelum misi baru
Paulus dan Silas baru saja keluar dari penjara di Filipi setelah gempa ajaib. Mereka melewati dua kota kecil — Amfipolis dan Apolonia — tanpa berhenti lama, lalu memilih Tesalonika karena di sana ada sinagoge Yahudi. Tesalonika adalah kota strategis: pusat perdagangan, titik jalur militer utama Romawi, dan punya komunitas Yahudi yang cukup besar.
Di mana
Tesalonika, Makedonia
Kota pelabuhan besar di Makedonia, ibu kota provinsi, jalur Via Egnatia
Kapan
~50 M
Perjalanan misi kedua Paulus
Yang berbicara
Lukas (narator)
Tabib, teman seperjalanan Paulus, penulis Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus
Pembaca kitab Kisah Para Rasul, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
συναγωγή
sinagoge · synagogue
Tempat pertemuan dan ibadah komunitas Yahudi, juga pusat pendidikan
εἰωθός
kebiasaan · custom
Sesuatu yang sudah menjadi pola tetap, bukan tindakan spontan
Θεσσαλονίκη
Tesalonika · Thessalonica
Kota yang dinamai dari saudara tiri Aleksander Agung
Paulus punya strategi yang konsisten: masuk ke sinagoge karena di sana ada orang yang tahu Kitab Suci dan siap berdebat dengan argumen teologis.
Tahukah kamu
Amfipolis pernah jadi ibu kota Makedonia
Amfipolis yang dilewati Paulus dulunya adalah ibu kota kerajaan Makedonia sebelum era Romawi. Lokasinya di muara Sungai Strymon membuatnya sangat strategis secara militer.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 17:1
Kisah Para Rasul 16:40
Perjalanan langsung dari Filipi ke Tesalonika
“Setelah keluar dari penjara, Paulus dan Silas pergi ke rumah Lidia...”
1 Tesalonika 2:2
Paulus sendiri mengenang perjalanan ini dalam suratnya
“...setelah kami telah menderita dan diperlakukan buruk di Filipi...”
Kisah Para Rasul 9:20
Pola masuk sinagoge sudah jadi ciri khas misi Paulus sejak awal
“Dan segera ia memberitakan Yesus di dalam sinagoge-sinagoge...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 17:1
✕ Sering dikira
'Paulus hanya menginjil di sinagoge karena itu tempat paling aman'
✓ Yang sebenarnya
Sinagoge adalah titik awal strategis karena audiensinya sudah kenal teks Ibrani — dari sana injil bisa menyebar lebih jauh
✕ Sering dikira
'Paulus melewati Amfipolis dan Apolonia karena tidak ada yang mau dengar'
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebut itu — Paulus punya target kota tertentu, dan Tesalonika adalah tujuannya karena ada sinagoge
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 17:1
Mari kita juga mencari tempat-tempat di mana orang berkumpul untuk mencari kebenaran, dan berani memulai dari sana untuk berbagi iman kita. Konsistensi Paulus untuk pergi ke sinagoge mengajarkan kita untuk memulai dari lingkungan yang sudah ada.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk pergi ke tempat-tempat di mana orang berkumpul, dan gunakan kami untuk menjadi berkat di sana, Amin.