Lama beristirahat bersama jemaat

Kisah Para Rasul 14:28

Pulang lewat jalan yang sama, menguatkan jemaat

Dan, mereka tinggal bersama para murid untuk waktu yang lama.

Kisah Para Rasul 14:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 14:28?

Paulus dan Barnabas tinggal bersama para murid di Antiokhia untuk waktu yang lama. Setelah perjalanan misi yang panjang, mereka menikmati persekutuan dan pemulihan bersama jemaat, menunjukkan pentingnya membangun komunitas.

Latar belakang

Jeda yang lama

Setelah semua perjalanan itu, mereka tinggal cukup lama bersama para murid di Antiokhia. Ada masa berhenti, beristirahat, dan membangun jemaat sebelum babak baru — perdebatan besar tentang sunat di pasal 15.

Di mana

Antiokhia Siria

Kota basis gereja, tempat istirahat panjang

Kapan

~48 M

Jeda sebelum konsili Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Lapor karya Allah
Perdebatan soal sunat
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (narator)

Tabib dan sejarawan, penulis Kisah Para Rasul

T

Kepada

Teofilus & pembaca awal

Penerima tulisan Lukas, kemungkinan orang berpunya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

διέτριβον

dietribon · stayed

tinggal, menetap sementara

οὐκ ὀλίγον

ouk oligon · no little

tidak sedikit, cukup lama

μαθηταῖς

mathētais · disciples

para murid

Ungkapan 'waktu yang lama' menandai jeda penting sebelum konflik besar pasal 15.

Tahukah kamu

Tenang sebelum badai

Ketenangan di ayat penutup ini langsung pecah di pasal 15 oleh kontroversi terbesar gereja mula-mula: apakah orang non-Yahudi harus disunat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 14:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 14:28

✕  Sering dikira

"Mereka langsung berangkat misi berikutnya."

✓  Yang sebenarnya

Mereka tinggal lama dulu bersama jemaat Antiokhia.

✕  Sering dikira

"Setelah ini suasana selalu damai."

✓  Yang sebenarnya

Justru disusul kontroversi besar soal sunat di pasal 15.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 14:28

Setelah masa pelayanan yang melelahkan, penting untuk mengambil waktu beristirahat dan bersekutu dengan saudara seiman. Jangan lupa untuk merawat diri dan memperkuat hubungan dengan sesama orang percaya.

Tuhan, berikan kami hati yang rindu bersekutu dengan jemaat dan memulihkan tenaga di hadapan-Mu. Amin.