Berkabar di Perga, turun ke Atalia

Kisah Para Rasul 14:25

Pulang lewat jalan yang sama, menguatkan jemaat

Lalu, ketika mereka telah mengabarkan firman di Perga, mereka turun ke Atalia.

Kisah Para Rasul 14:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 14:25?

Paulus dan Barnabas melanjutkan perjalanan mereka dari Pisidia ke Pamfilia, sebuah wilayah di Asia Kecil. Ini menunjukkan bahwa misi mereka terus berlanjut dari kota ke kota, menyebarkan Injil ke berbagai daerah.

Latar belakang

Sempat berkabar sebelum berlayar

Di Perga mereka memberitakan firman — sesuatu yang sempat terlewat saat lewat ke sana di awal. Lalu mereka turun ke Atalia, kota pelabuhan, untuk bersiap berlayar pulang.

Di mana

Perga → Atalia

Kota Pamfilia lalu pelabuhan pesisir

Kapan

~47 M

Perjalanan misi pertama

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tiba di Pamfilia
Berlayar ke Antiokhia
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (narator)

Tabib dan sejarawan, penulis Kisah Para Rasul

T

Kepada

Teofilus & pembaca awal

Penerima tulisan Lukas, kemungkinan orang berpunya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

λαλήσαντες

lalēsantes · spoken

telah menyampaikan/berbicara

λόγον

logon · word

firman, pesan

κατέβησαν

katebēsan · went down

turun (menuju pesisir)

Mereka 'menyampaikan firman' di Perga lalu turun ke pelabuhan Atalia untuk pulang.

Tahukah kamu

Atalia masih jadi pelabuhan

Atalia adalah kota Antalya modern di Turki, sampai hari ini pelabuhan dan tujuan wisata pesisir Mediterania yang ramai.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 14:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 14:25

✕  Sering dikira

"Perga dilewati tanpa pemberitaan lagi."

✓  Yang sebenarnya

Kali ini mereka justru memberitakan firman di sana.

✕  Sering dikira

"Atalia tempat tinggal mereka."

✓  Yang sebenarnya

Atalia hanya pelabuhan transit untuk berlayar pulang.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 14:25

Perjalanan pelayanan tidak selalu berjalan mulus, tapi kita dipanggil untuk tetap setia melangkah. Jangan berhenti melayani hanya karena rintangan atau kelelahan; teruslah bergerak maju dalam panggilan Tuhan.

Tuhan, berikan kami kekuatan untuk terus melangkah dalam pelayanan, apa pun kondisinya. Amin.