Tangan yang kusta dipulihkan seketika
Keluaran 4:7
Tongkat, Tanda, dan Tugas
“Lalu, Allah berfirman, “Masukanlah kembali tanganmu ke dalam jubahmu.” Dia pun memasukkan kembali tangannya ke dalam jubahnya. Ketika dia mengeluarkannya dari dalam jubahnya, lihatlah, tangannya pulih kembali seperti sekujur tubuhnya.”Keluaran 4:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu firman-Nya: "Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu." Musa memasukkan tangannya kembali ke dalam bajunya dan setelah ditariknya ke luar, maka tangan itu pulih kembali seperti seluruh badannya.”Keluaran 4:7 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu TUHAN berkata, "Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu." Musa berbuat begitu, dan ketika ia mengeluarkannya lagi, tangan itu sudah sembuh.”Keluaran 4:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu TUHAN berkata lagi, “Masukkan kembali tanganmu ke dalam jubahmu.” Maka Musa pun memasukkan lagi tangannya ke dalam jubahnya, dan ketika dia mengeluarkan tangannya, tampaklah tangannya sudah pulih seperti semula.”Keluaran 4:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, Put thine hand into thy bosom again. And he put his hand into his bosom again; and plucked it out of his bosom, and, behold, it was turned again as his other flesh.”Keluaran 4:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 4:7?
Musa memasukkan tangannya ke dalam jubahnya dan tangannya menjadi kusta, lalu Allah menyuruhnya memasukkannya kembali dan tangan itu pulih. Ini adalah tanda kedua untuk meyakinkan orang Israel bahwa Allah benar-benar mengutus Musa.
Latar belakang
Tanda kedua selesai: kuasa memulihkan
Segera setelah tangan Musa berkusta, Allah memerintahkan ia memasukkan kembali tangannya ke jubah — dan tangan itu pulih sempurna. Dua gerakan tangan, dua perubahan dramatis. Allah menunjukkan bahwa Dia bisa memberikan dan memulihkan kondisi ekstrem dalam hitungan detik.
Di mana
Gunung Horeb, Semenanjung Sinai
Di kaki gunung Allah · padang belantara sunyi
Kapan
~1446 SM
Pemanggilan Musa
Yang berbicara
Allah
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Horeb
Kepada
Musa
Gembala dan nabi yang dipanggil Allah, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כִּבְשָׂרוֹ
kivsaro · pulih
Harfiah 'seperti dagingnya' — artinya kembali ke kondisi kulit normal yang sehat, persis seperti bagian tubuh lainnya.
וַיּוֹצִאָהּ
vayotzi'ah · mengeluarkannya
Dari yatza (יָצָא, keluar) — kata yang sama dipakai untuk 'mengeluarkan' Israel dari Mesir; pemulihan dan pembebasan terkait.
שֵׁנִית
shenit · kembali
Untuk kedua kalinya — menekankan repetisi yang disengaja: dua kali gerakan, dua kali transformasi.
Kata 'mengeluarkan' dan 'pulih' menghubungkan tanda kecil ini dengan tema besar Keluaran: Allah mengeluarkan dan memulihkan umat-Nya.
Tahukah kamu
Orang Israel tahu makna kusta
Bagi orang Israel yang menyaksikan tanda ini, pemulihan kusta seketika akan sangat mengejutkan — kusta adalah kondisi yang dianggap permanen dan tidak bisa disembuhkan oleh manusia. Menyaksikan tanda ini pasti meyakinkan banyak orang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 4:7
2 Raja-raja 5:14
pemulihan kusta ajaib
“Lalu Naaman turun dan mencelupkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan... dan dagingnya pulih kembali.”
Matius 8:3
kuasa memulihkan kusta
“Yesus pun mengulurkan tangan-Nya dan menyentuhnya... maka tahirlah orang itu.”
Yeremia 30:17
pemulihan dari Allah
“Sebab Aku akan memulihkan kesehatanmu dan menyembuhkan luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 4:7
✕ Sering dikira
Tangan Musa harus dimasukkan dua kali karena pertama gagal
✓ Yang sebenarnya
Memasukkan dua kali adalah prosedur tanda itu sendiri — dua langkah yang menunjukkan kontrol penuh Allah.
✕ Sering dikira
Tubuh Musa menjadi seperti tubuh yang lain
✓ Yang sebenarnya
Tangan Musa pulih menjadi seperti 'sekujur tubuhnya sendiri' — bukan tubuh orang lain, tapi dipulihkan ke kondisi aslinya.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 4:7
Pemulihan yang Allah lakukan atas tangan Musa mengingatkan bahwa Allah sanggup menyembuhkan dan memulihkan apa pun yang rusak, termasuk penyakit yang paling mengerikan. Saat kita mengalami masalah yang tampaknya tidak terselesaikan, percayalah bahwa Allah sanggup memulihkan keadaan kita.
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau sanggup memulihkan segala yang rusak dalam hidupku, baik fisik, emosi, maupun hubungan. Amin.